Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kisah Tahun Gajah dan Lahirnya Nabi Muhammad SAW yang Menyimpan Pelajaran Berharga

Senin, 24 Agustus 2026 15:18 WIB

Farhan Klaim Penertiban PKL Belum Picu Lonjakan Pengangguran di Bandung

Senin, 24 Agustus 2026 15:02 WIB

Pindah Stadion Tanpa Penonton, Ramon Tanque Tegaskan Persib Siap Hajar Manila Digger di SJH

Senin, 24 Agustus 2026 14:59 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kisah Tahun Gajah dan Lahirnya Nabi Muhammad SAW yang Menyimpan Pelajaran Berharga
  • Farhan Klaim Penertiban PKL Belum Picu Lonjakan Pengangguran di Bandung
  • Pindah Stadion Tanpa Penonton, Ramon Tanque Tegaskan Persib Siap Hajar Manila Digger di SJH
  • Bocah 9 Tahun Digigit Pitbull hingga Operasi, Polisi Ungkap Nasib Anjing dan Pemiliknya
  • Persib Berpacu dengan Waktu! Igor Tolic Pusing, 2 Pemain Cedera Jelang Kontra Manila Digger
  • Natanael Wiraatmaja, Ilmuwan Masa Depan Indonesia yang Menembus Orlando dan NASA
  • Mencekam! Bocah 9 Tahun Diserang Pitbull di Kompleks Bandung, Kepala dan Telinga Luka Serius
  • Cek Bansos Rp600 Ribu BPNT Tahap 3 2026 Lewat HP, NIK KTP Jadi Kuncinya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 24 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Viral! Kepala Sekolah Ngamuk Gegara Menu MBG, Tempe Bau sampai Anggur Busuk

By SusanaSelasa, 13 Januari 2026 19:07 WIB5 Mins Read
Viral video Kepala SD di Lampung Utara memprotes menu Makan Bergizi Gratis. Foto: Instagram @tante.rempong. official.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, perhatian tertuju pada aksi protes keras Kepala SD Negeri 3 Sindang Sri, Kotabumi, Lampung Utara, yang mempersoalkan kualitas makanan MBG yang dinilai tidak layak konsumsi dan berpotensi membahayakan kesehatan siswa.

Aksi protes tersebut viral di media sosial setelah sebuah video diunggah oleh akun Instagram @tante.rempong.official pada Selasa (13/1/2026). Dalam video itu, Kepala SDN 3 Sindang Sri, Ida Yua Mega, terlihat meluapkan kemarahan dan kekecewaannya terhadap menu MBG yang diterima sekolahnya.

Tempe Berlendir dan Anggur Busuk dalam Menu MBG

Dalam rekaman video berdurasi beberapa menit itu, Ida memperlihatkan isi food tray MBG yang berisi telur mata sapi, sayur, tempe, dan buah anggur. Namun, kondisi makanan tersebut memicu kemarahan sang kepala sekolah.

Tempe tampak berlendir dan berbau, sementara buah anggur terlihat busuk dan tidak segar. Ida menegaskan makanan tersebut sama sekali tidak pantas disajikan kepada anak-anak sekolah.

“Apa anggapan kamu ngasih tempe busuk, ngasih anggur busuk? Ini anak sekolah, bukan binatang,” ujar Ida dengan nada tinggi dalam video viral tersebut.

Ia mengaku sangat khawatir jika makanan tersebut sampai dikonsumsi siswa karena dapat menyebabkan keracunan makanan dan membahayakan kesehatan anak-anak.

Bukan Kejadian Pertama, Buah Busuk Disebut Sudah Berulang

Lebih lanjut, Ida mengungkapkan bahwa temuan makanan tidak layak konsumsi dalam program MBG bukan kali pertama terjadi di sekolahnya. Menurutnya, kualitas buah yang disajikan kerap bermasalah.

Baca Juga:  Edaran Kemenag soal Makan Bergizi Gratis di Pesantren: Wudhu Sebelum Makan

“Sudah kebiasaan. Kadang jeruk busuk, kadang salak busuk. Ini anggur makanan hewan,” lanjutnya.

Pernyataan tersebut memperkuat dugaan bahwa pengawasan kualitas makanan dalam pelaksanaan MBG di wilayah tersebut masih sangat lemah.

Minta Dapur MBG Profesional dan Bertanggung Jawab

Tak hanya meluapkan emosi, Ida juga secara tegas menuntut tanggung jawab pengelola dapur MBG. Ia meminta agar penyedia makanan bekerja secara profesional dan tidak asal dalam menyiapkan konsumsi bagi siswa.

“Kalau memang tidak bisa bekerja dengan baik, ganti pekerjanya. Jangan masukkan makanan busuk seperti ini,” tegas Ida.

Ia juga meminta pihak dapur MBG untuk datang langsung ke sekolah guna memberikan klarifikasi serta pertanggungjawaban atas makanan yang telah disalurkan.

Singgung Operasional MBG dan Tak Ada Kompensasi

Dalam video yang sama, Ida turut menyinggung persoalan lain dalam pelaksanaan MBG, yakni tidak konsistennya operasional dapur. Ia menyebut dapur MBG sempat tidak beroperasi selama tiga minggu, dengan alasan anggaran dari pemerintah pusat belum cair.

“Tiga minggu tidak beroperasi, kompensasi untuk sekolah kami tidak ada, tanggapan juga tidak ada,” kata Ida.

Ia menilai kondisi tersebut merugikan sekolah dan siswa, karena tidak ada kejelasan maupun solusi dari pihak pengelola.

Hingga berita ini ditulis, belum ada klarifikasi resmi dari pengelola dapur MBG maupun instansi pemerintah terkait atas tudingan yang disampaikan pihak sekolah. Seluruh pernyataan masih berdasarkan pengakuan Kepala SDN 3 Sindang Sri.

Baca Juga:  Kisah Haru Nur Rahmadani: Siswi di Sigi yang 'Merayu' Pengelola MBG Demi Kado Ulang Tahun Ayah

Respons Warganet: Dukungan dan Kekhawatiran

Aksi berani Ida Yua Mega menuai dukungan luas dari warganet. Banyak pengguna media sosial memuji keberaniannya bersuara demi keselamatan dan hak siswa.

“Tapi beliau tahu komplennya ke pengelola dapur MBG, bukan ke presiden seperti kebanyakan. Emang parah sih dapur MBG-nya, harusnya diaudit,” tulis akun @ras*.

Komentar lain menyinggung dugaan adanya tekanan terhadap pihak sekolah yang berani mengkritik program MBG.

“Kemarin marak berita murid ditekan tidak boleh bersuara. Yang ini beda, berani banget,” tulis akun @mah*.

Tak sedikit pula warganet yang menyebut Ida sebagai sosok kepala sekolah yang patut diteladani.

“Ini kepsek yang patut ditiru. Makanan bergizi bukan cuma soal ada gizinya, tapi juga layak dan bisa dimakan anak-anak,” tulis akun @m.im*.

Namun, di balik dukungan tersebut, muncul pula kekhawatiran terhadap nasib sang kepala sekolah.

“Semoga karier ibu aman. Banyak yang bersuara tapi dibungkam,” tulis akun @iju*.

“Aman ya Bu, semoga selalu dalam lindungan Allah,” tulis akun @mah*.

Klarifikasi Dapur Supplier MBG Lampung Utara

Pihak dapur supplier Makan Bergizi Gratis (MBG) di Lampung Utara akhirnya memberikan klarifikasi menanggapi viralnya video protes Kepala SDN 3 Sindang Sri terkait temuan tempe berlendir dan buah anggur busuk.

Baca Juga:  Harta Fantastis Lodewyk Pusung: Eks Wakil Kepala BGN yang Kini Tersangka Korupsi

Perwakilan SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi), Abab Saputra, mengakui adanya kelalaian dalam proses penyediaan makanan yang didistribusikan ke sekolah. Ia menyatakan pihaknya bertanggung jawab atas insiden tersebut dan berkomitmen melakukan perbaikan menyeluruh.

“Ke depannya bakal evaluasi lebih baik lagi, bakal lebih teliti lagi, bakal lebih profesional. Juga akan ada evaluasi untuk karyawan,” ujar Abab Saputra.

Abab menegaskan, kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi internal agar kualitas makanan MBG benar-benar layak konsumsi, aman, dan sesuai dengan standar gizi yang ditetapkan. Ia memastikan pihak dapur akan meningkatkan pengawasan, mulai dari pemilihan bahan baku hingga proses pengolahan dan distribusi makanan.

Meski demikian, pihak SPPG belum merinci bentuk sanksi internal maupun langkah teknis yang akan diambil untuk mencegah terulangnya kejadian serupa. Klarifikasi ini sekaligus menjadi respons pertama dari pihak pengelola dapur MBG setelah sorotan publik dan kritik tajam dari pihak sekolah serta warganet.

Sorotan terhadap Pengawasan Program MBG

Kasus ini kembali membuka diskusi publik soal pengawasan dan kualitas pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis, khususnya di daerah.

Program yang sejatinya bertujuan meningkatkan gizi dan kesehatan anak sekolah justru berpotensi menimbulkan masalah serius jika tidak dikelola secara profesional dan transparan.

Publik kini menantikan langkah evaluasi dan audit dari pihak berwenang agar kasus serupa tidak terulang dan tujuan program MBG benar-benar tercapai.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Makan Bergizi Gratis
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Farhan Klaim Penertiban PKL Belum Picu Lonjakan Pengangguran di Bandung

Bocah 9 Tahun Digigit Pitbull hingga Operasi, Polisi Ungkap Nasib Anjing dan Pemiliknya

Mencekam! Bocah 9 Tahun Diserang Pitbull di Kompleks Bandung, Kepala dan Telinga Luka Serius

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Cek Bansos Rp600 Ribu BPNT Tahap 3 2026 Lewat HP, NIK KTP Jadi Kuncinya

Gempuran Bantuan Udara: Enam Pesawat TNI AU Diterbangkan Tembus Wilayah Bencana NTT dan Kalimantan

Janji Penguatan UMKM Dipertanyakan di Tengah Masifnya Penertiban PKL Kota Bandung

Terpopuler
  • Deretan Kode Redeem FF 19 Agustus 2026: Amankan Evolution Stone dan Skin Spesial Kemerdekaan!
  • Janji Penguatan UMKM Dipertanyakan di Tengah Masifnya Penertiban PKL Kota Bandung
  • Mengenang 50 Tahun Kebersamaan, Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung
  • Garena Free Fire
    Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
  • Jabar Masih Dibelit Masalah, Kehadiran Dedi Mulyadi di NTT Dinilai Tak Urgent
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.