Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Wisata Kuliner Sukabumi: 5 Kuliner Legendaris dan Hits yang Wajib Dicoba, Gak Cuma Mochi!

Sabtu, 13 Juni 2026 06:00 WIB

Bansos PKH dan BPNT Juni 2026 Cair Tahap 2, Ini Jadwal dan Cara Cek Penerima Resmi Kemensos

Sabtu, 13 Juni 2026 05:00 WIB

Persib Gigit Jari? Palermo dan Filippo Inzaghi Disebut Selangkah Lagi Dapatkan Tommaso Cassandro

Sabtu, 13 Juni 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Wisata Kuliner Sukabumi: 5 Kuliner Legendaris dan Hits yang Wajib Dicoba, Gak Cuma Mochi!
  • Bansos PKH dan BPNT Juni 2026 Cair Tahap 2, Ini Jadwal dan Cara Cek Penerima Resmi Kemensos
  • Persib Gigit Jari? Palermo dan Filippo Inzaghi Disebut Selangkah Lagi Dapatkan Tommaso Cassandro
  • Viral di Mana-Mana, Link Video Cut Salwa Bikin Netizen Penasaran, Ini Faktanya
  • Panen Pemain OVR Tinggi! Ini Daftar Kode Redeem FC Mobile Terbaru Sabtu 13 Juni 2026
  • Banjir Skin dan Diamond Gratis! Ini Daftar Kode Redeem FF Terbaru Sabtu 13 Juni 2026 yang Masih Aktif
  • Catat Tanggalnya! Legenda Sepak Bola Dunia Luís Figo Dipastikan Bakal Sambangi Jakarta Juli 2026
  • Internet Anak Makin Ketat: Apple Rilis Fitur ‘Ask to Browse’ di iOS 27, Wajib Izin Ortu Sebelum Buka Situs!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 13 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

VIRAL! Ngaku Anak Propam Bawa Mobil Barang Bukti, Ternyata Lagi Dikejar-kejar Debt Collector

By Aga GustianaSenin, 24 November 2025 10:55 WIB4 Mins Read
Viral seorang pria ngaku anak Propam bawa mobil barang bukti. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Akhir pekan di sebuah pusat perbelanjaan di kawasan Bogor, Jawa Barat, mendadak berubah heboh. Bukan karena promo besar-besaran atau acara khusus, melainkan akibat sebuah video amatir yang direkam di area parkiran mall tersebut. Rekaman itu memperlihatkan seorang pria berbaju kemeja lengan pendek tengah berseteru dengan sejumlah orang yang diduga debt collector.

Di tengah ketegangan, pria itu lantang mengaku sebagai anak anggota Propam Polda Metro Jaya. Ia juga menyatakan bahwa mobil yang dibawanya adalah kendaraan barang bukti yang dipinjam sang ayah dari kepolisian sektor. Klaim tersebut sontak memancing perhatian orang-orang di sekitarnya, dan lebih luas lagi setelah video itu diunggah ke media sosial.

Akun Instagram @feedgramindo mengunggah rekaman tersebut pada Minggu (23/11/2025) dengan keterangan provokatif berbunyi: “Mobil barang bukti dibuat jalan-jalan keluarga polisi: bapak saya Propam di Polda Metro.” Unggahan itu menuai respons besar dari warganet, memicu diskusi panjang dan spekulasi mengenai kemungkinan penyalahgunaan fasilitas kepolisian.

Mengenal Propam dan Sensitivitas Isu

Banyak publik ikut tersulut karena klaim sang pria menyebut nama Propam. Propam, atau Profesi dan Pengamanan, merupakan divisi internal Polri yang bertugas menjaga etika, kedisiplinan, serta melakukan pengawasan terhadap personel kepolisian. Dengan peran tersebut, lembaga ini sering dianggap sebagai garda terakhir penegakan disiplin internal.

Oleh karena itu, ketika seseorang mengatakan dirinya anak anggota Propam, publik cenderung memberi perhatian lebih. Apalagi ditambah klaim penggunaan barang bukti untuk kepentingan pribadi, narasi yang sangat sensitif di tengah sorotan masyarakat terhadap integritas institusi penegak hukum.

Baca Juga:  Momen Wisuda Berubah Chaos: Viral Aksi Debt Collector Cegat Mobil Sewaan di Tengah Jalan!

Dalam video, tampak pria tersebut berupaya meyakinkan pihak lain yang mempertanyakan legalitas mobil yang digunakannya. Seorang pria yang diduga debt collector menanyakan kepemilikan kendaraan, memicu adu argumentasi sengit di area parkir mall.

Klarifikasi dari Polda Metro Jaya

Tidak butuh waktu lama bagi institusi kepolisian untuk memberikan tanggapan. Pihak Polda Metro Jaya membenarkan adanya kejadian itu, namun sekaligus membantah klaim yang beredar luas.

Kepala Bidang Propam Polda Metro Jaya, Kombes Radjo Harahap, memberikan pernyataan tegas terkait identitas pria dalam video. “Bukan (anggota Propam Polda Metro), anaknya asbun saja itu. Bapaknya anggota SPKT di Polsek Tajur Halang,” kata Radjo.

Melalui pernyataannya, Radjo menegaskan bahwa pria dalam rekaman bukanlah anak anggota Propam, melainkan putra anggota Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Tajur Halang, Depok. SPKT sendiri memiliki tugas penting memberikan pelayanan awal kepada masyarakat, seperti menerima laporan, memberikan bantuan pertama, hingga mendatangi lokasi kejadian untuk pengamanan dan olah TKP.

Status Mobil Dipertanyakan

Selain masalah identitas, salah satu isu yang paling ramai diperbincangkan menyangkut status mobil yang dibawa pria tersebut. Klaim bahwa mobil itu merupakan barang bukti membuat publik semakin curiga.

Baca Juga:  Sahara vs Yai Mim: Narasi Baru, Simpati Publik ke Mana Berlabuh?

Radjo menanggapi isu tersebut dengan menyebut bahwa berdasarkan informasi awal, kendaraan itu tidak termasuk barang bukti. “Sekilas kami dapat infonya itu bukan (barang bukti). Tapi masih kami dalami lagi,” jelasnya. Ia memastikan pihaknya akan menelusuri lebih jauh untuk memastikan status kendaraan tersebut.

Pernyataan serupa juga datang dari Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto. “Sudah didalami oleh Propam tentang video tersebut dan tidak benar orang tua yang bersangkutan berdinas di Propam Polda Metro Jaya,” ujarnya.

Terkait kendaraan, Budi memberikan penjelasan lebih rinci. “Kendaraan dimaksud statusnya pindah kredit, bukan mobil barang bukti,” tegasnya. Penegasan ini mematahkan narasi awal yang berkembang luas di media sosial.

Permintaan Maaf dan Klarifikasi Pelaku

Setelah video tersebut menjadi viral dan menuai banyak kecaman, pihak yang bersangkutan akhirnya muncul memberikan klarifikasi. Dalam video permintaan maaf yang beredar kemudian, pria itu mengakui kesalahannya dan menyampaikan penyesalan.

“Saya ingin meminta maaf kepada institusi Polri karena sudah mencemarkan nama baik Polri,” katanya. Ia juga menegaskan kembali bahwa dirinya bukan anak anggota Propam Polda Metro Jaya.

“Tidak benar orang tua saya berdinas di Propam Polda Metro. Kemudian, kedua terkait kendaraan tersebut tidak benar juga BB (barang bukti) milik Polri,” ujarnya.

Baca Juga:  Viral, Pria Mengaku Debt Collector Tantang Tarik Kendaraan Milik Aparat: Bukan Soal Kasta!

Dalam kesempatan yang sama, ia mengungkap alasan di balik pengakuannya di parkiran mall tersebut. Menurutnya, ia berada dalam kondisi tertekan saat berhadapan dengan debt collector. “Saya terpaksa melakukan hal tersebut karena saya mendapatkan tekanan dan intimidasi dari debt collector,” tuturnya.

Polemik di Tengah Budaya Viral

Kasus ini menjadi gambaran jelas bagaimana sebuah peristiwa kecil di ruang publik dapat berkembang menjadi polemik nasional dalam hitungan jam. Keberadaan kamera ponsel dan akses cepat ke media sosial membuat setiap tindakan terekam dan tersebar luas tanpa filter.

Di sisi lain, peristiwa ini menunjukkan sensitivitas masyarakat terhadap isu yang menyangkut aparat penegak hukum, terutama ketika berhubungan dengan fasilitas negara. Tuduhan penyalahgunaan wewenang menjadi topik yang cepat memancing emosi publik.

Dampak dan Pembelajaran

Bagi kepolisian, respons cepat melalui klarifikasi resmi dari pejabat terkait menjadi langkah penting untuk meredam spekulasi liar. Pernyataan tegas dari Radjo dan Budi turut menjaga kredibilitas institusi.

Namun, bagi sebagian masyarakat, kasus ini membuka diskusi baru tentang praktik penagihan utang oleh debt collector. Tekanan dan intimidasi yang disebut-sebut dialami pelaku memperlihatkan sisi lain dari persoalan yang jarang mendapat sorotan.

Peristiwa di mall Bogor ini memperlihatkan bagaimana dinamika sosial digital membentuk opini publik. Pertengkaran di parkiran.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

anak propam Berita Terbaru debt collector klarifikasi polisi mall Bogor mobil barang bukti Polda Metro
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos PKH dan BPNT Juni 2026 Cair Tahap 2, Ini Jadwal dan Cara Cek Penerima Resmi Kemensos

Semrawut SPMB 2026 & Aturan ‘Ekstrem’ Dedi Mulyadi: Ada Apa dengan Pendidikan Jawa Barat?

Susul Dadan Cs, Komisaris Emmo Jadi Tersangka Baru Kasus MBG Usai 26 Nama Dibocorkan

Amblesan Jalan Dago Atas Bikin Perjalanan Melambat, Pengguna Jalan Minta Perbaikan Dipercepat

Harga Pertamax Melonjak Mulai 10 Juni 2026, Ternyata Ini Penyebab Utamanya

Resmi! Dadang Supriatna Kembali Pimpin PKB Kabupaten Bandung Hingga 2031

Terpopuler
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Viral! Link Video Full Durasi Cut Salwa Ramai Diburu Netizen, Apa Isinya?
  • Link Telegram Video Cut Salwa Full Durasi Ramai Dicari, Benarkah Ada?
  • Video Full Cut Salwa di Telegram Viral, Link Dicari Warganet! Ini Faktanya
  • Video Cut Salwa Viral, Banyak Netizen Berburu Link Durasi Panjang!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.