Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

7 Sport Center di Bandung dengan Fasilitas Lengkap, Ada Kolam Renang hingga Padel

Sabtu, 17 Oktober 2026 02:00 WIB
Bansos

Menunggu BLT Kesra Rp900 Ribu? Ini Fakta Terbaru dan Link Cek Bansos Kemensos

Sabtu, 17 Oktober 2026 01:00 WIB

100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?

Jumat, 16 Oktober 2026 21:01 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • 7 Sport Center di Bandung dengan Fasilitas Lengkap, Ada Kolam Renang hingga Padel
  • Menunggu BLT Kesra Rp900 Ribu? Ini Fakta Terbaru dan Link Cek Bansos Kemensos
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Target 4 Perunggu Asian Para Games 2026, Indonesia Awali Perjuangan dengan Dua Kemenangan
  • IHSG Terjun ke Level 5.185, Kapolri Perintahkan Bareskrim Selidiki Dugaan Pidana
  • Tragedi Kebakaran Bromo! 4 Orang Tewas, Petugas TNBTS dan Relawan Terjebak Kobaran Api
  • Dana Bencana Rp148 Miliar Diduga Dikorupsi, Adik Eks Kepala BNPB Jadi Tersangka
  • Kabar Duka! Aktor Senior Yadi Timo Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 17 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Wali Kota Bandung Klaim Stok Gas Aman, Minta Warga Tak Panic Buying

By Muhammad Rafki Razif KiransyahSelasa, 17 Juni 2025 14:15 WIB2 Mins Read
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. (Redaksi/bukamata.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Di tengah mencuatnya isu kelangkaan dan kenaikan harga gas subsidi di sejumlah daerah, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memastikan bahwa ketersediaan gas di wilayahnya dalam kondisi aman dan distribusi berjalan lancar.

“Alhamdulillah, menurut data dari Disdagin, stok gas aman dan distribusinya lancar. Masyarakat tidak usah panic buying,” ujar Farhan dalam keterangannya pada Selasa (17/6/2025).

Meski demikian, ia mengakui bahwa terdapat hambatan kecil dalam proses distribusi. Namun, Farhan menegaskan, hal itu bukan karena kekurangan pasokan, melainkan akibat ulah spekulan yang diduga sengaja menahan barang.

“Memang rada seret sedikit, pasti ada spekulan yang menahan barang. Kita sedang lakukan operasi untuk memastikan barang bisa dilepas ke pasar,” lanjutnya.

Baca Juga:  Liburan di Bandung? Ajak Keluarga Main Salju di Frozen Land Indonesia

Kenaikan Harga Bukan Kewenangan Daerah

Terkait harga gas subsidi yang mulai mengalami kenaikan, Farhan menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan dampak dari kebijakan pengurangan subsidi oleh pemerintah pusat. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan dalam menetapkan harga.

“Alasan naiknya karena subsidi dari pusat dikurangi, itu bukan kewenangan kita. Pemerintah daerah tugasnya memastikan barang tersedia, bukan menetapkan harga,” jelasnya.

Baca Juga:  Sampah Jadi Tantangan Terbesar Bandung, Farhan Dorong Sistem Pengelolaan Jangka Panjang

Farhan juga menyoroti pentingnya kelancaran distribusi sebagai kunci utama dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan di pasar.

Patroli Distribusi Ditingkatkan

Guna mencegah praktik penimbunan dan menjaga stabilitas pasokan, Pemkot Bandung menggencarkan patroli distribusi gas bersama dinas terkait. Langkah ini diambil sebagai upaya pengendalian agar situasi tetap kondusif dan tidak memicu kepanikan di masyarakat.

“Kami pastikan tidak ada yang menahan barang. Patroli dilakukan setiap hari, ini bagian dari pengendalian agar tidak memicu kepanikan di masyarakat,” tegas Farhan.

Baca Juga:  Kampanye ke-30, Prabowo Kunjungi Bandung hingga Surabaya

Ia pun mengingatkan bahwa tren kenaikan harga gas berpotensi terjadi di masa mendatang, seiring dengan meningkatnya permintaan dan keterbatasan anggaran subsidi pemerintah.

“Harga gas ini fluktuatif. Permintaan naik terus, sementara kemampuan fiskal negara terbatas. Ketika subsidi dikurangi, pasti ada dampak harga. Tapi yang penting, kita pastikan barangnya ada dulu,” tutupnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bandung Wali Kota Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos

Menunggu BLT Kesra Rp900 Ribu? Ini Fakta Terbaru dan Link Cek Bansos Kemensos

IHSG Terjun ke Level 5.185, Kapolri Perintahkan Bareskrim Selidiki Dugaan Pidana

Tragedi Kebakaran Bromo! 4 Orang Tewas, Petugas TNBTS dan Relawan Terjebak Kobaran Api

Ilustrasi korupsi

Dana Bencana Rp148 Miliar Diduga Dikorupsi, Adik Eks Kepala BNPB Jadi Tersangka

Viral Petugas SPBU Menangis di Depan I Wayan Koster: Saya Bukan Robot, Pak!

Diduga Jadi Korban Pengantin Pesanan WNA China, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen PIK 2

Terpopuler
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Viral! Dana Donasi Pak Santoso Tercatat Rp14,3 Juta, Disebut Hanya Terima Rp600 Ribu
  • Kontroversi Jalan Diponegoro Bandung: Demi Ruang Publik atau Menabrak Tata Ruang?
  • Siap-siap Cair! Panduan Cek Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Oktober-Desember 2026 Pakai NIK KTP
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.