Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Pakar ITB Kritik Wacana PKB Diganti Jalan Provinsi Berbayar: Campur Dua Hal Berbeda

Rabu, 13 Mei 2026 22:55 WIB

Wacana PKB Dihapus Diganti Jalan Provinsi Berbayar, Warga Jabar: Menarik Tapi Masih Membingungkan

Rabu, 13 Mei 2026 22:20 WIB

Bandung Sehat Dimulai dari Rumah: Edukasi Gizi Tekankan Pola Makan Seimbang, Tidur Cukup, dan Gaya Hidup Aktif

Rabu, 13 Mei 2026 21:57 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Pakar ITB Kritik Wacana PKB Diganti Jalan Provinsi Berbayar: Campur Dua Hal Berbeda
  • Wacana PKB Dihapus Diganti Jalan Provinsi Berbayar, Warga Jabar: Menarik Tapi Masih Membingungkan
  • Bandung Sehat Dimulai dari Rumah: Edukasi Gizi Tekankan Pola Makan Seimbang, Tidur Cukup, dan Gaya Hidup Aktif
  • ITB dan Pemkot Bandung Percepat Solusi Sampah Tamansari, Dorong Ekonomi Sirkular Berbasis Teknologi
  • Bandung Jadi Pusat Talenta Digital! Farhan Bongkar Strategi Besar Ekonomi Kreatif 2026
  • Padat Karya Kota Bandung 2026, Warga Dibayar Rp175 Ribu per Hari Sambil Bersihkan Lingkungan
  • UMKM Bandung Siap Go Digital! Pemkot Luncurkan Program Besar hingga AI dan TikTok
  • Dekranasda Bandung Gelar Workshop Rajut di Braga, Warga Diajak Jadi Pelaku UMKM Kreatif
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 14 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Wali Kota Bandung Klaim Stok Gas Aman, Minta Warga Tak Panic Buying

By Muhammad Rafki Razif KiransyahSelasa, 17 Juni 2025 14:15 WIB2 Mins Read
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. (Redaksi/bukamata.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Di tengah mencuatnya isu kelangkaan dan kenaikan harga gas subsidi di sejumlah daerah, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memastikan bahwa ketersediaan gas di wilayahnya dalam kondisi aman dan distribusi berjalan lancar.

“Alhamdulillah, menurut data dari Disdagin, stok gas aman dan distribusinya lancar. Masyarakat tidak usah panic buying,” ujar Farhan dalam keterangannya pada Selasa (17/6/2025).

Meski demikian, ia mengakui bahwa terdapat hambatan kecil dalam proses distribusi. Namun, Farhan menegaskan, hal itu bukan karena kekurangan pasokan, melainkan akibat ulah spekulan yang diduga sengaja menahan barang.

“Memang rada seret sedikit, pasti ada spekulan yang menahan barang. Kita sedang lakukan operasi untuk memastikan barang bisa dilepas ke pasar,” lanjutnya.

Baca Juga:  Unbeaten Persib Nyaris 'Dinodai' Bali United

Kenaikan Harga Bukan Kewenangan Daerah

Terkait harga gas subsidi yang mulai mengalami kenaikan, Farhan menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan dampak dari kebijakan pengurangan subsidi oleh pemerintah pusat. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan dalam menetapkan harga.

“Alasan naiknya karena subsidi dari pusat dikurangi, itu bukan kewenangan kita. Pemerintah daerah tugasnya memastikan barang tersedia, bukan menetapkan harga,” jelasnya.

Baca Juga:  Menginap dengan Gaya di Cartel Bandung, Hotel Kekinian untuk Generasi Kreatif

Farhan juga menyoroti pentingnya kelancaran distribusi sebagai kunci utama dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan di pasar.

Patroli Distribusi Ditingkatkan

Guna mencegah praktik penimbunan dan menjaga stabilitas pasokan, Pemkot Bandung menggencarkan patroli distribusi gas bersama dinas terkait. Langkah ini diambil sebagai upaya pengendalian agar situasi tetap kondusif dan tidak memicu kepanikan di masyarakat.

Baca Juga:  Soliditas Persib Bandung di Tengah Badai Cedera, 12 Pemain Jadi Bukti Produktivitas Merata

“Kami pastikan tidak ada yang menahan barang. Patroli dilakukan setiap hari, ini bagian dari pengendalian agar tidak memicu kepanikan di masyarakat,” tegas Farhan.

Ia pun mengingatkan bahwa tren kenaikan harga gas berpotensi terjadi di masa mendatang, seiring dengan meningkatnya permintaan dan keterbatasan anggaran subsidi pemerintah.

“Harga gas ini fluktuatif. Permintaan naik terus, sementara kemampuan fiskal negara terbatas. Ketika subsidi dikurangi, pasti ada dampak harga. Tapi yang penting, kita pastikan barangnya ada dulu,” tutupnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bandung gas subsidi panic buying Stok Gas Wali Kota Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pakar ITB Kritik Wacana PKB Diganti Jalan Provinsi Berbayar: Campur Dua Hal Berbeda

Wacana PKB Dihapus Diganti Jalan Provinsi Berbayar, Warga Jabar: Menarik Tapi Masih Membingungkan

Bandung Sehat Dimulai dari Rumah: Edukasi Gizi Tekankan Pola Makan Seimbang, Tidur Cukup, dan Gaya Hidup Aktif

ITB dan Pemkot Bandung Percepat Solusi Sampah Tamansari, Dorong Ekonomi Sirkular Berbasis Teknologi

Bandung Jadi Pusat Talenta Digital! Farhan Bongkar Strategi Besar Ekonomi Kreatif 2026

Padat Karya Kota Bandung 2026, Warga Dibayar Rp175 Ribu per Hari Sambil Bersihkan Lingkungan

Terpopuler
  • Link Full Video Guru Bahasa Inggris Viral Banyak Dicari, Publik Diingatkan Bahaya Phishing
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Viral Berdurasi Panjang Ramai Dicari, Ini Faktanya
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Ramai Dicari, Link 6 Menit Ternyata Jebakan Phishing
  • Link Video Bu Guru Bahasa Inggris Diburu Netizen, Identitas Pemeran Masih Misterius
  • Persib Bandung Gigit Jari? Striker Abroad Timnas Indonesia Dipastikan Bertahan di Eropa Musim Depan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.