Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Viral! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Diduga Rekayasa, Netizen Kena Prank?

Jumat, 10 April 2026 21:33 WIB

Perawat RSHS Bandung Kena SP1 Usai Kelalaian Fatal Penyerahan Bayi di NICU

Jumat, 10 April 2026 20:57 WIB

Dramatis! Indonesia Kalahkan Vietnam 3-2 dan Lolos ke Final AFF Futsal 2026

Jumat, 10 April 2026 20:40 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Viral! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Diduga Rekayasa, Netizen Kena Prank?
  • Perawat RSHS Bandung Kena SP1 Usai Kelalaian Fatal Penyerahan Bayi di NICU
  • Dramatis! Indonesia Kalahkan Vietnam 3-2 dan Lolos ke Final AFF Futsal 2026
  • Prediksi Reijnders: Laga Persib vs Bali United Bakal Panas dan Emosional
  • Viral Video ‘No Sensor’ Ibu Tiri vs Anak Tiri, Ternyata Bukan dari Indonesia? Ini Faktanya
  • Drama Nikah Siri Viral Malang! Di Balik Isu Suami Palsu dan Janji Lamborghini yang Menguap
  • Misi Juara Makin Dekat! Putros Ungkap Kunci Persib Jelang Duel Panas Kontra Bali United
  • Sedang Berlangsung! Timnas Futsal Indonesia vs Vietnam di Semifinal AFF 2026, Duel Sengit Rebut Tiket Final
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 10 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Waspada! Penipuan Reservasi Hotel di Bandung Bikin Tamu Gigit Jari

By SusanaMinggu, 6 April 2025 11:00 WIB2 Mins Read
Ilustrasi hotel di Bandung. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kasus penipuan reservasi kamar hotel di Kota Bandung kembali mencuat selama musim libur Lebaran Idulfitri 2025.

Menanggapi hal ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dalam melakukan pemesanan kamar hotel secara online.

Modus penipuan yang digunakan cukup canggih. Pelaku memanipulasi informasi kontak hotel di hasil pencarian Google, mengganti nomor telepon asli dengan milik mereka.

Saat calon tamu menghubungi nomor tersebut, pelaku mengaku sebagai agen resmi atau perwakilan hotel dan menawarkan diskon besar.

Ketua Badan Promosi Pariwisata Kota Bandung, Arief Bonafianto, menyebutkan bahwa modus serupa pernah terjadi pada tahun sebelumnya dan kini kembali terulang.

“Mereka mengganti nomor reservasi hotel di Google dan menawarkan potongan harga hingga 50%. Namun, calon tamu diminta mentransfer uang muka (DP) sebesar 50% ke rekening pribadi pelaku sebelum kedatangan,” ungkap Arief melalui laman resmi Pemkot Bandung, dikutip Minggu (6/4/2025).

Baca Juga:  Hujan Lebat Picu Banjir dan Longsor di Ujungberung, Puluhan KK Terdampak

Lebih lanjut, Arief menambahkan bahwa praktik penipuan ini tidak hanya merugikan wisatawan, tetapi juga berdampak negatif terhadap industri perhotelan karena menurunkan tingkat kepercayaan konsumen.

“Sekitar 80% anggota Asosiasi Riung Priangan yang menaungi hotel bintang 3 hingga 5 di Bandung mengalami kasus serupa. Bahkan laporan dari Yogyakarta dan Makassar menunjukkan pola penipuan yang identik,” jelasnya.

Baca Juga:  Kualitas Udara Bandung di Ambang Batas Sedang, Dinkes Waspadai Lonjakan Kasus ISPA

Arief menegaskan bahwa hotel resmi tidak pernah meminta pembayaran melalui rekening pribadi. Oleh karena itu, ia mengimbau para wisatawan agar selalu berhati-hati dan memastikan informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang valid.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana, juga meminta masyarakat untuk hanya menggunakan layanan pemesanan yang terpercaya.

“Kami sarankan masyarakat untuk melakukan reservasi melalui online travel agent resmi seperti Traveloka, Agoda, dan Booking.com. Jangan pernah mentransfer uang ke rekening pribadi yang tidak dikenal,” tegas Yayan.

Baca Juga:  Prakiraan Cuaca Bandung 20 Maret 2025: Mendung dan Hujan Ringan

Untuk menghindari penipuan serupa, masyarakat disarankan menerapkan tiga langkah penting berikut ini:

  1. Selalu periksa nomor resmi hotel melalui situs web atau media sosial resmi, bukan hanya dari hasil pencarian Google.
  2. Gunakan agen perjalanan online terpercaya untuk melakukan pemesanan.
  3. Hindari melakukan pembayaran ke rekening pribadi, karena hotel profesional tidak akan meminta transfer ke rekening perorangan.

Sebagai langkah lanjut, Diskominfo Kota Bandung akan melaporkan kasus ini secara resmi ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

“Kami akan minta investigasi lebih dalam, apakah terjadi peretasan atau manipulasi sistem Google My Business yang dimanfaatkan oknum penipu,” pungkas Yayan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

hotel Kota Bandung Penipuan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Perawat RSHS Bandung Kena SP1 Usai Kelalaian Fatal Penyerahan Bayi di NICU

Kasus Belatung di Menu MBG Cianjur: Dalih ‘Kasus Tunggal’ di Tengah Temuan IPAL yang Bermasalah

Diduga Cemburu Buta, Pria di Bandung Berniat Serang Teman Istri tapi Berakhir Jatuh ke Sungai Citarum

Anggota DPR RI, Ahmad Sahroni

Nekat Peras Ahmad Sahroni Rp300 Juta, Komplotan KPK ‘Jadi-jadian’ Berakhir di Penjara

Sekda Jabar Soroti Insiden Bayi di RSHS: Harus Jadi Pelajaran, SOP Layanan Wajib Diperketat

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi

Bayi Nyaris Tertukar, Dedi Mulyadi Desak Sanksi Tegas untuk Perawat RSHS

Terpopuler
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Heboh! Video Viral Ibu Tiri di Ladang Sawit Bikin Netizen Berburu Link 7 Menit ‘No Sensor’
  • Terungkap! Rahasia di Balik Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Bikin Geger
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 Viral, Hati-Hati Bisa Bobol Rekening
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2’ Gegerkan Medsos, Link Full Video Ternyata Berbahaya!
  • Terkuak! Pemeran Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Bukan dari Indonesia, Hati-hati Jebakan Batman!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.