Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Ogah Cari Istri Baru! Demian Aditya Blak-blakan Tak Kepikiran Nikah Lagi Usai Cerai dari Sara Wijayanto

Minggu, 8 November 2026 14:11 WIB

Jelang Persib vs Java United, Igor Tolic Minta Bobotoh Utamakan Keselamatan

Minggu, 8 November 2026 13:31 WIB

Kabar Duka! Bobotoh Meninggal saat Menuju Laga Persib di Semarang

Minggu, 8 November 2026 13:21 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Ogah Cari Istri Baru! Demian Aditya Blak-blakan Tak Kepikiran Nikah Lagi Usai Cerai dari Sara Wijayanto
  • Jelang Persib vs Java United, Igor Tolic Minta Bobotoh Utamakan Keselamatan
  • Kabar Duka! Bobotoh Meninggal saat Menuju Laga Persib di Semarang
  • Lelah Bukan Alasan! Marc Klok Minta Persib Habis-habisan di Jatidiri
  • Apes! Veda Ega Pratama Kedelapan di Kualifikasi, tapi Terlempar ke Start ke-14
  • Gagal Refund Gegara Aplikasi Error dan Tenggat 7×24 Jam, Penumpang Gugat KAI ke PN Bandung
  • Hilang Kontak Hampir Sebulan, PMI Cililin Diduga Korban TPPO Akhirnya Ditemukan
  • 10 Laga dalam 30 Hari! Igor Tolic Ungkap Kondisi Persib Jelang Lawan Java United
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 8 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Wujudkan Sekolah Inklusif, KBB Targetkan Seluruh Proyek Renovasi 2026 Ramah Disabilitas

By Aga GustianaKamis, 15 Januari 2026 19:20 WIB3 Mins Read
siswa
Ilustrasi siswa. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) melakukan terobosan dalam proyek perbaikan infrastruktur pendidikan. Tak sekadar memperbaiki atap yang bocor atau dinding yang retak, Pemkab KBB kini mewajibkan standar pembangunan gedung sekolah yang ramah bagi penyandang disabilitas.

Salah satu implementasi nyata yang mulai terlihat adalah pemasangan guiding block atau ubin pemandu di sepanjang lorong sekolah menuju ruang kelas. Langkah ini diambil untuk memastikan aksesibilitas bagi siswa maupun tenaga pendidik yang memiliki kebutuhan khusus.

Inovasi Fasilitas Tanpa Batas

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, menegaskan bahwa visi pendidikan di wilayahnya harus mencakup semua kalangan tanpa terkecuali. Menurutnya, sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi siapa saja.

“Sarana ramah disabilitas, akan kami terapkan di semua sekolah di Bandung Barat, kita sediakan fasilitas seperti itu,” ungkap Jeje saat ditemui, Kamis (15/1/2026).

Baca Juga:  Kronologi 115 Siswa di KBB Keracunan Massal Usai Santap MBG

Jeje menambahkan, skema ini sebenarnya sudah mulai diuji coba pada beberapa proyek rehabilitasi di tahun 2025. Salah satu contoh suksesnya adalah SMP Negeri 1 Cisarua yang kini telah memiliki akses jalan yang memadai bagi tunanetra.

“Seperti di SMP Negeri 1 Cisarua, jalan-jalan menuju ruang kelas sudah dipasang guiding block. Selanjutnya di tahun ini akan diterapkan kalau bisa di semua sekolah di Bandung Barat,” kata Jeje.

Evaluasi 2025 dan Target Anggaran 2026

Berdasarkan data capaian tahun lalu, Pemkab Bandung Barat telah berhasil memulihkan 98 ruang kelas di tingkat SD dan SMP dengan berbagai kategori kerusakan. Keberhasilan ini akan diteruskan tahun ini dengan alokasi dana sebesar Rp25 miliar.

Baca Juga:  Pj Gubernur Jabar Pastikan Korban Longsor di Bandung Barat Direlokasi

Meski angka anggaran sudah dipatok, Jeje menyebutkan bahwa pihaknya masih melakukan kalkulasi mendetail mengenai jumlah sekolah yang bisa dijangkau, mengingat faktor geografis wilayah KBB yang beragam.

“Alokasi anggaran sendiri ini Rp25 miliar, untuk ruang kelasnya kita masih menghitung. Karena jarak sekolah juga cukup mempengaruhi juga. Jadi kerusakan itu ada yang rusak berat, sedang dan ringan, yang kemarin kita perbaiki rata-rata itu rusak berat,” papar Jeje.

Standar Baru Pembangunan Sekolah

Senada dengan Bupati, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) KBB, Asep Dendih, menyatakan bahwa fasilitas ramah disabilitas kini bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan standar wajib dalam setiap proyek renovasi.

Baca Juga:  Dugaan Keracunan MBG Kembali Terjadi di KBB, 14 Orang Alami Mual hingga Diare

“Jadi pada perbaikan sekolah di tahun ini juga akan menerapkan hal yang sama, yakni pemasangan guiding block di sekolah-sekolah yang akan diperbaiki nanti,” jelas Asep.

Asep juga menekankan bahwa dana Rp25 miliar tersebut akan digunakan secara efisien. Selain untuk perbaikan fisik bangunan dan fasilitas disabilitas, anggaran tersebut juga dialokasikan untuk pengadaan mebeler seperti bangku sekolah baru.

“Jumlah Rp25 miliar itu nantinya bukan hanya perbaikan infrastruktur, tapi juga bangku sekolah dan kebutuhan mendesak lainnya,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kabar Duka! Bobotoh Meninggal saat Menuju Laga Persib di Semarang

Gagal Refund Gegara Aplikasi Error dan Tenggat 7×24 Jam, Penumpang Gugat KAI ke PN Bandung

Hilang Kontak Hampir Sebulan, PMI Cililin Diduga Korban TPPO Akhirnya Ditemukan

Ilustrasi video syur

Heboh 7 Versi Video Mesum Karyawati Pabrik di Jombang, Mantan Kekasih Diringkus Polisi!

Geger Balita 2 Tahun di Garut Diculik Mobil Avanza Putih, Polisi Buru Pelaku

Misteri Poster Munaslub Golkar 29 November: Siapa ‘Gank Solo’ & Komprador di Balik Layar?

Terpopuler
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ramai Dicari Netizen! Terbongkar Kebenaran Isu Link Video Egar dan Fina Asal Banyuwangi
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Heboh! Video 6 Menit Karyawan HWI Jepara Viral di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Rahasia?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.