Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Prediksi Kanada vs Qatar: Tuan Rumah Siap Mengamuk, Qatar Terancam Pulang Tanpa Poin!

Kamis, 18 Juni 2026 12:02 WIB

Kejutan Pantai Timur Pangandaran: Jaring Nelayan Berhasil Daratkan Kerapu Raksasa 120 Kg

Kamis, 18 Juni 2026 11:52 WIB

Buruan Klaim! Kode Redeem FF 18 Juni 2026 Bagi-Bagi Skin Senjata Langka dan Hadiah Premium

Kamis, 18 Juni 2026 11:35 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Prediksi Kanada vs Qatar: Tuan Rumah Siap Mengamuk, Qatar Terancam Pulang Tanpa Poin!
  • Kejutan Pantai Timur Pangandaran: Jaring Nelayan Berhasil Daratkan Kerapu Raksasa 120 Kg
  • Buruan Klaim! Kode Redeem FF 18 Juni 2026 Bagi-Bagi Skin Senjata Langka dan Hadiah Premium
  • Belanja Rokok Pakai Uang Palsu, Pria di Cimahi Malah Bikin Polisi Temukan Rp31 Juta di Rumahnya
  • Didikan Aktivis 98! Mengupas Omah Dongeng Marwah, Pabrik Kritik yang Lahirkan Tokoh Tangguh Tiyo Ardianto
  • Persib Bergerak Diam-Diam! Nama Jesé Rodriguez Muncul, Bobotoh Heboh
  • Ronaldo Pecahkan Rekor Dunia, Portugal Malah Gagal Menang di Piala Dunia 2026!
  • Menguak Duduk Perkara Kasus Hotel Sultan: Konflik 26 Tahun Pontjo Sutowo vs Negara yang Berakhir Eksekusi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 18 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

Yance Sayuri Jadi Sasaran Serangan Rasis Usai Laga Kontra Persib

By SusanaSelasa, 16 Desember 2025 16:00 WIB2 Mins Read
Pemain Malut United, Yance dan Yakob Sayuri. Foto: Instagram @appi_official.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Manajemen Malut United FC menyampaikan kecaman keras terhadap aksi komentar kebencian bernuansa rasis yang menyasar pemain mereka, Yance Sayuri, usai kemenangan 2-0 atas Persib Bandung pada lanjutan Super League 2025, 14 Desember lalu.

Serangan tersebut terjadi di media sosial dan diduga dilontarkan oleh oknum pendukung Persib setelah insiden di lapangan yang melibatkan Yance Sayuri dan kapten Persib, Marc Klok.

Pada laga tersebut, Yance sempat menunjukkan gestur emosional usai mendapat pelanggaran dari Klok, yang kemudian memicu reaksi berlebihan di ruang digital.

Wakil Manajer Malut United, Asghar Saleh, menilai tindakan tersebut sangat memalukan dan bertentangan dengan nilai sportivitas sepak bola. Ia menegaskan bahwa hasil pertandingan tidak boleh dijadikan alasan untuk melontarkan ujaran kebencian, apalagi yang mengarah pada rasisme.

Baca Juga:  Derby Panas di GBLA! Persib Dapat Tambahan Amunisi Lawan Persija

“Serangan tersebut diduga dilakukan oleh oknum pendukung Persib Bandung usai pertandingan. Ini sangat disesalkan dan mencederai semangat sepak bola,” ujar Asghar Saleh, Selasa (16/12/2025).

Asghar juga meminta koordinator suporter Persib Bandung (Bobotoh) untuk bertindak lebih tegas dalam menertibkan anggotanya. Menurutnya, ulah segelintir oknum justru mencoreng citra klub besar dan komunitas suporter yang selama ini dikenal solid.

Baca Juga:  Liga 2 Musim 2023/2024 Resmi Bergulir, Erick Thohir: Komitmen PSSI

“Kami berharap koordinator Bobotoh bisa menertibkan pendukung yang bertindak di luar batas sportivitas,” tegasnya.

Sorotan juga diarahkan pada fakta bahwa kasus serupa bukan kali pertama menimpa Yance Sayuri dan saudaranya, Yakob Sayuri.

Asghar menilai berulangnya serangan bernuansa rasis menunjukkan masih rendahnya kesadaran sebagian suporter dalam memaknai sepak bola sebagai ruang persatuan.

“Persib adalah tim besar, tetapi perilaku seperti ini sangat kerdil. Serangan rasis terhadap Yance dan Yakob Sayuri sudah terjadi berulang kali,” kata Asghar.

Baca Juga:  Panas! Borneo FC Samai Poin Persib Usai Tumbangkan Bali United

Selain itu, Asghar menyayangkan sikap PSSI yang dinilai belum menunjukkan langkah tegas, meski laporan resmi telah disampaikan ke kepolisian. Ia berharap federasi dapat bertindak cepat agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

“Kami sudah melapor ke polisi, namun sampai sekarang federasi terkesan diam. Harus ada tindakan nyata,” ujarnya.

Manajemen Malut United menegaskan komitmennya untuk terus melawan segala bentuk rasisme di sepak bola. Mereka berharap kompetisi nasional dapat menjadi ajang adu prestasi dan persatuan, bukan ruang penyebaran kebencian dan diskriminasi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bobotoh BRI Super League 2025 insiden rasisme komentar rasis Malut United Persib Bandung PSSI Sepak Bola Indonesia Yance Sayuri
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Prediksi Kanada vs Qatar: Tuan Rumah Siap Mengamuk, Qatar Terancam Pulang Tanpa Poin!

Ronaldo Pecahkan Rekor Dunia, Portugal Malah Gagal Menang di Piala Dunia 2026!

Kena Mental! Oknum Penghina Beckham Putra Akhirnya Minta Maaf, Ngaku Gak Bisa Tidur Nyenyak

Prediksi AI Piala Dunia 2026: Prancis dan Argentina Berada di Garis Terdepan Calon Juara

Kejutan Transfer Musim Panas: Bernardo Silva Resmi Membelot ke Real Madrid dengan Status Bebas Transfer

Cuma Butuh 1 Gol Lagi, Messi Siap Tumbangkan Rekor Klose Jadi Striker Tersubur Sepanjang Sejarah Piala Dunia

Terpopuler
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Heboh Video Cut Salwa Viral! Warganet Penasaran, Sebenarnya Isinya Apa?
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.