Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Saldo Rp600 Ribu BPNT Mulai Muncul di KKS? Simak Fakta Pencairan Tahap 3 2026

Minggu, 2 Agustus 2026 17:39 WIB

Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Resmi Dirilis, Duel Persib vs Persija Digelar di Bali

Minggu, 2 Agustus 2026 16:43 WIB

Kisah Rahmania Shafiatu Zahra: Mojang Bandung yang Percantik Gerobak UMKM Lewat Konten Sosial

Minggu, 2 Agustus 2026 15:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Saldo Rp600 Ribu BPNT Mulai Muncul di KKS? Simak Fakta Pencairan Tahap 3 2026
  • Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Resmi Dirilis, Duel Persib vs Persija Digelar di Bali
  • Kisah Rahmania Shafiatu Zahra: Mojang Bandung yang Percantik Gerobak UMKM Lewat Konten Sosial
  • Nasib Gianni Infantino Dipertaruhkan, Kontroversi Bisnis FIFA Guncang Sepak Bola Dunia
  • 3 Kali Menang Tanpa Kebobolan, Persib Kirim Sinyal Bahaya Jelang Semifinal Piala Presiden 2026
  • Aparat Gabungan Sisir Tempat Hiburan Malam Bandung, Sejumlah Pengunjung Dites Urine
  • Liburan ke Bandung? Jangan Pulang Sebelum Beli 4 Oleh-Oleh Hits Ini
  • Fakta Baru Nabila Gardena Putri di Tengah Isu Kasus Timah, Kuasa Hukum Buka Suara
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 2 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

Yance Sayuri Jadi Sasaran Serangan Rasis Usai Laga Kontra Persib

By SusanaSelasa, 16 Desember 2025 16:00 WIB2 Mins Read
Pemain Malut United, Yance dan Yakob Sayuri. Foto: Instagram @appi_official.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Manajemen Malut United FC menyampaikan kecaman keras terhadap aksi komentar kebencian bernuansa rasis yang menyasar pemain mereka, Yance Sayuri, usai kemenangan 2-0 atas Persib Bandung pada lanjutan Super League 2025, 14 Desember lalu.

Serangan tersebut terjadi di media sosial dan diduga dilontarkan oleh oknum pendukung Persib setelah insiden di lapangan yang melibatkan Yance Sayuri dan kapten Persib, Marc Klok.

Pada laga tersebut, Yance sempat menunjukkan gestur emosional usai mendapat pelanggaran dari Klok, yang kemudian memicu reaksi berlebihan di ruang digital.

Wakil Manajer Malut United, Asghar Saleh, menilai tindakan tersebut sangat memalukan dan bertentangan dengan nilai sportivitas sepak bola. Ia menegaskan bahwa hasil pertandingan tidak boleh dijadikan alasan untuk melontarkan ujaran kebencian, apalagi yang mengarah pada rasisme.

“Serangan tersebut diduga dilakukan oleh oknum pendukung Persib Bandung usai pertandingan. Ini sangat disesalkan dan mencederai semangat sepak bola,” ujar Asghar Saleh, Selasa (16/12/2025).

Asghar juga meminta koordinator suporter Persib Bandung (Bobotoh) untuk bertindak lebih tegas dalam menertibkan anggotanya. Menurutnya, ulah segelintir oknum justru mencoreng citra klub besar dan komunitas suporter yang selama ini dikenal solid.

“Kami berharap koordinator Bobotoh bisa menertibkan pendukung yang bertindak di luar batas sportivitas,” tegasnya.

Sorotan juga diarahkan pada fakta bahwa kasus serupa bukan kali pertama menimpa Yance Sayuri dan saudaranya, Yakob Sayuri.

Asghar menilai berulangnya serangan bernuansa rasis menunjukkan masih rendahnya kesadaran sebagian suporter dalam memaknai sepak bola sebagai ruang persatuan.

“Persib adalah tim besar, tetapi perilaku seperti ini sangat kerdil. Serangan rasis terhadap Yance dan Yakob Sayuri sudah terjadi berulang kali,” kata Asghar.

Selain itu, Asghar menyayangkan sikap PSSI yang dinilai belum menunjukkan langkah tegas, meski laporan resmi telah disampaikan ke kepolisian. Ia berharap federasi dapat bertindak cepat agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

“Kami sudah melapor ke polisi, namun sampai sekarang federasi terkesan diam. Harus ada tindakan nyata,” ujarnya.

Manajemen Malut United menegaskan komitmennya untuk terus melawan segala bentuk rasisme di sepak bola. Mereka berharap kompetisi nasional dapat menjadi ajang adu prestasi dan persatuan, bukan ruang penyebaran kebencian dan diskriminasi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bobotoh BRI Super League 2025 insiden rasisme komentar rasis Malut United Persib Bandung PSSI Sepak Bola Indonesia Yance Sayuri
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Resmi Dirilis, Duel Persib vs Persija Digelar di Bali

Nasib Gianni Infantino Dipertaruhkan, Kontroversi Bisnis FIFA Guncang Sepak Bola Dunia

Viral Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026? Ini Kata Exco PSSI

Resmi! Persib vs Persija Tersaji di Semifinal Piala Presiden 2026, STY Kirim Pesan Ini

Resmi! Persib vs Persija Panaskan Semifinal Piala Presiden 2026, Ini Jadwal Lengkapnya

Daftar Lengkap 35 Cabang Olahraga yang Diikuti Kontingen Indonesia di Asian Games 2026

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.