Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jejak Pengabdian Danny Setiawan: Dari Camat di Lebak hingga Kursi Gubernur Jawa Barat

Sabtu, 19 September 2026 14:23 WIB

Jatuh Sakit Sepulang Dampingi Persib di Korsel, Begini Kondisi Terkini Haji Umuh Muchtar

Sabtu, 19 September 2026 14:02 WIB

Marc Klok hingga Beckham Putra Hilang dari Daftar, Ini Alasan John Herdman Rombak Timnas Indonesia

Sabtu, 19 September 2026 13:24 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jejak Pengabdian Danny Setiawan: Dari Camat di Lebak hingga Kursi Gubernur Jawa Barat
  • Jatuh Sakit Sepulang Dampingi Persib di Korsel, Begini Kondisi Terkini Haji Umuh Muchtar
  • Marc Klok hingga Beckham Putra Hilang dari Daftar, Ini Alasan John Herdman Rombak Timnas Indonesia
  • Xabi Alonso Kecewa Berat! Chelsea Remuk Redam Dihajar Brentford Tiga Gol Tanpa Balas
  • Pamer Lencana KPK, Oknum LSM Pemeras Ketua Kelompok Tani di Sukabumi Dicokok Polisi
  • Bongkar Alasan Dikick dari Kemenkeu! Aksi ‘Koboy’ Purbaya Berakhir di Kolam Pancing, Siap Kejar Pilgub Jabar?
  • Innalillahi, Mantan Gubernur Jabar Danny Setiawan Tutup Usia
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 19 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

Yance Sayuri Jadi Sasaran Serangan Rasis Usai Laga Kontra Persib

By SusanaSelasa, 16 Desember 2025 16:00 WIB2 Mins Read
Pemain Malut United, Yance dan Yakob Sayuri. Foto: Instagram @appi_official.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Manajemen Malut United FC menyampaikan kecaman keras terhadap aksi komentar kebencian bernuansa rasis yang menyasar pemain mereka, Yance Sayuri, usai kemenangan 2-0 atas Persib Bandung pada lanjutan Super League 2025, 14 Desember lalu.

Serangan tersebut terjadi di media sosial dan diduga dilontarkan oleh oknum pendukung Persib setelah insiden di lapangan yang melibatkan Yance Sayuri dan kapten Persib, Marc Klok.

Pada laga tersebut, Yance sempat menunjukkan gestur emosional usai mendapat pelanggaran dari Klok, yang kemudian memicu reaksi berlebihan di ruang digital.

Wakil Manajer Malut United, Asghar Saleh, menilai tindakan tersebut sangat memalukan dan bertentangan dengan nilai sportivitas sepak bola. Ia menegaskan bahwa hasil pertandingan tidak boleh dijadikan alasan untuk melontarkan ujaran kebencian, apalagi yang mengarah pada rasisme.

Baca Juga:  Link Live Streaming Persib vs PSM: Siapa Kuasai GBLA Malam Ini?

“Serangan tersebut diduga dilakukan oleh oknum pendukung Persib Bandung usai pertandingan. Ini sangat disesalkan dan mencederai semangat sepak bola,” ujar Asghar Saleh, Selasa (16/12/2025).

Asghar juga meminta koordinator suporter Persib Bandung (Bobotoh) untuk bertindak lebih tegas dalam menertibkan anggotanya. Menurutnya, ulah segelintir oknum justru mencoreng citra klub besar dan komunitas suporter yang selama ini dikenal solid.

Baca Juga:  Jadwal Lengkap Super League Pekan Ini, Persib vs Arema FC Disiarkan di TV?

“Kami berharap koordinator Bobotoh bisa menertibkan pendukung yang bertindak di luar batas sportivitas,” tegasnya.

Sorotan juga diarahkan pada fakta bahwa kasus serupa bukan kali pertama menimpa Yance Sayuri dan saudaranya, Yakob Sayuri.

Asghar menilai berulangnya serangan bernuansa rasis menunjukkan masih rendahnya kesadaran sebagian suporter dalam memaknai sepak bola sebagai ruang persatuan.

“Persib adalah tim besar, tetapi perilaku seperti ini sangat kerdil. Serangan rasis terhadap Yance dan Yakob Sayuri sudah terjadi berulang kali,” kata Asghar.

Baca Juga:  Bojan Siapkan Opsi Pemain untuk Gantikan Posisi Dedi dan Irianto

Selain itu, Asghar menyayangkan sikap PSSI yang dinilai belum menunjukkan langkah tegas, meski laporan resmi telah disampaikan ke kepolisian. Ia berharap federasi dapat bertindak cepat agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

“Kami sudah melapor ke polisi, namun sampai sekarang federasi terkesan diam. Harus ada tindakan nyata,” ujarnya.

Manajemen Malut United menegaskan komitmennya untuk terus melawan segala bentuk rasisme di sepak bola. Mereka berharap kompetisi nasional dapat menjadi ajang adu prestasi dan persatuan, bukan ruang penyebaran kebencian dan diskriminasi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bobotoh Malut United Persib Bandung PSSI Sepak Bola Indonesia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Marc Klok hingga Beckham Putra Hilang dari Daftar, Ini Alasan John Herdman Rombak Timnas Indonesia

Xabi Alonso Kecewa Berat! Chelsea Remuk Redam Dihajar Brentford Tiga Gol Tanpa Balas

Cristiano Ronaldo Kembali Masuk Skuad Timnas Portugal untuk UEFA Nations League

Timnas Indonesia

Resmi Dirilis! Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026 Tanpa Jay Idzes

Pesan Haru Jay Idzes Usai Dipastikan Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Kabar Buruk Timnas Indonesia, Jay Idzes Harus Menepi hingga 8 Pekan

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.