Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Link Video Viral Durasi 9 Menit 48 Detik Jadi Buruan Netizen, Karyawan HWI Jepara Terseret?

Sabtu, 7 November 2026 13:30 WIB
BSU cair

Gaji di Atas Rp3,5 Juta Masih Bisa Dapat BSU 2026? Cek Ketentuan UMK dan Syarat Lengkapnya!

Sabtu, 7 November 2026 13:00 WIB

Daftar Tim Lolos 16 Besar ACL 2: Persib Bandung Bersanding dengan Raksasa Asia

Sabtu, 7 November 2026 12:31 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Link Video Viral Durasi 9 Menit 48 Detik Jadi Buruan Netizen, Karyawan HWI Jepara Terseret?
  • Gaji di Atas Rp3,5 Juta Masih Bisa Dapat BSU 2026? Cek Ketentuan UMK dan Syarat Lengkapnya!
  • Daftar Tim Lolos 16 Besar ACL 2: Persib Bandung Bersanding dengan Raksasa Asia
  • Viral Video Camat Injak Punggung Pria Demi Seberangi Kubangan, Pemkab Buka Suara!
  • Tragedi Ngaliwet di Garut: Cuma Gegara Sambal Asin, Paman Tega Tikam Keponakan Hingga Tewas
  • Larangan Spanduk Karhutla Berujung Hujatan! Klarifikasi Mentah, Oki Rengga Dituding Star Syndrome dan Jumawa!
  • Bencana Beneran Dianggap Arena Bermain? Ria Ricis Diamuk Warganet!
  • Ukir Catatan Emas di Asia, Persib dan Borneo FC Tuai Pujian Setinggi Langit dari Ferry Paulus
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 7 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

Yance Sayuri Jadi Sasaran Serangan Rasis Usai Laga Kontra Persib

By SusanaSelasa, 16 Desember 2025 16:00 WIB2 Mins Read
Pemain Malut United, Yance dan Yakob Sayuri. Foto: Instagram @appi_official.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Manajemen Malut United FC menyampaikan kecaman keras terhadap aksi komentar kebencian bernuansa rasis yang menyasar pemain mereka, Yance Sayuri, usai kemenangan 2-0 atas Persib Bandung pada lanjutan Super League 2025, 14 Desember lalu.

Serangan tersebut terjadi di media sosial dan diduga dilontarkan oleh oknum pendukung Persib setelah insiden di lapangan yang melibatkan Yance Sayuri dan kapten Persib, Marc Klok.

Pada laga tersebut, Yance sempat menunjukkan gestur emosional usai mendapat pelanggaran dari Klok, yang kemudian memicu reaksi berlebihan di ruang digital.

Wakil Manajer Malut United, Asghar Saleh, menilai tindakan tersebut sangat memalukan dan bertentangan dengan nilai sportivitas sepak bola. Ia menegaskan bahwa hasil pertandingan tidak boleh dijadikan alasan untuk melontarkan ujaran kebencian, apalagi yang mengarah pada rasisme.

Baca Juga:  Janji Ciro Alves untuk Bobotoh, Meski Kini Bela Malut United

“Serangan tersebut diduga dilakukan oleh oknum pendukung Persib Bandung usai pertandingan. Ini sangat disesalkan dan mencederai semangat sepak bola,” ujar Asghar Saleh, Selasa (16/12/2025).

Asghar juga meminta koordinator suporter Persib Bandung (Bobotoh) untuk bertindak lebih tegas dalam menertibkan anggotanya. Menurutnya, ulah segelintir oknum justru mencoreng citra klub besar dan komunitas suporter yang selama ini dikenal solid.

Baca Juga:  Viral Video Persib: Gambar Misterius Picu Rumor Besar Transfer Peralta

“Kami berharap koordinator Bobotoh bisa menertibkan pendukung yang bertindak di luar batas sportivitas,” tegasnya.

Sorotan juga diarahkan pada fakta bahwa kasus serupa bukan kali pertama menimpa Yance Sayuri dan saudaranya, Yakob Sayuri.

Asghar menilai berulangnya serangan bernuansa rasis menunjukkan masih rendahnya kesadaran sebagian suporter dalam memaknai sepak bola sebagai ruang persatuan.

“Persib adalah tim besar, tetapi perilaku seperti ini sangat kerdil. Serangan rasis terhadap Yance dan Yakob Sayuri sudah terjadi berulang kali,” kata Asghar.

Baca Juga:  Bek Persib Ini Sebut Portugal Paling Siap Angkat Trofi Piala Dunia 2026

Selain itu, Asghar menyayangkan sikap PSSI yang dinilai belum menunjukkan langkah tegas, meski laporan resmi telah disampaikan ke kepolisian. Ia berharap federasi dapat bertindak cepat agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

“Kami sudah melapor ke polisi, namun sampai sekarang federasi terkesan diam. Harus ada tindakan nyata,” ujarnya.

Manajemen Malut United menegaskan komitmennya untuk terus melawan segala bentuk rasisme di sepak bola. Mereka berharap kompetisi nasional dapat menjadi ajang adu prestasi dan persatuan, bukan ruang penyebaran kebencian dan diskriminasi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bobotoh Malut United Persib Bandung PSSI Sepak Bola Indonesia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ukir Catatan Emas di Asia, Persib dan Borneo FC Tuai Pujian Setinggi Langit dari Ferry Paulus

Thom Haye

Ukir Sejarah! Bek Timnas Indonesia Terpilih Jadi Pemain Terbaik Liga Champions

Dibikin Heran Satu Dunia! Selebrasi Paling Nyeleneh Veda Ega: Makan Belalang Goreng di Sepang!

Misi Balas Dendam! Melbourne Victory Turunkan Kekuatan Penuh Hadapi Persib Bandung

Jadwal Piala Asia 2027 Resmi Dirombak Total oleh AFC, Ini Tanggal Barunya!

Tiwi/Fadia Taklukkan Wakil Taiwan, Gelar HYLO Open 2026 Jadi Milik Indonesia

Terpopuler
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ramai Dicari Netizen! Terbongkar Kebenaran Isu Link Video Egar dan Fina Asal Banyuwangi
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Lagi Dicari Netizen, Terungkap Isi Sebenarnya di Balik Video Viral Egar dan Fina Asal Banyuwangi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.