Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Cari Link Video Karyawan HWI 6 Menit? Awas Data Pribadimu yang Malah Dicuri

Senin, 9 November 2026 03:00 WIB
Jadwal pendaftaran CPNS

CPNS 2026 Dibuka November, Empat Formasi Ini Jadi Fokus Utama

Senin, 9 November 2026 01:00 WIB

Influencer Michelle Wibowo Dilaporkan Atas Dugaan Sertifikat Internasional Palsu

Minggu, 8 November 2026 23:01 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cari Link Video Karyawan HWI 6 Menit? Awas Data Pribadimu yang Malah Dicuri
  • CPNS 2026 Dibuka November, Empat Formasi Ini Jadi Fokus Utama
  • Influencer Michelle Wibowo Dilaporkan Atas Dugaan Sertifikat Internasional Palsu
  • Tutup Jadwal Padat dengan Pahit, Persib Kalah 1-2 di Semarang
  • Baru Dimaafkan!! Evelyn Kembali Digoreng Gara-gara Mimpi Jadi Diva?
  • Tolic Rotasi Besar-besaran! Ini Susunan Pemain Persib Lawan Java United
  • Kepulan Asap di Pool Damri Kebon Kawung, Kebakaran Gegerkan Warga Bandung
  • Lelah Usai dari Australia, Persib Malah Bikin Pelatih Java United Ketar-ketir
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 9 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

2 Kelompok Relawan Anies dan Ganjar Kompak Pindah Haluan Dukung Prabowo

By Putri Mutia RahmanJumat, 12 Januari 2024 19:57 WIB2 Mins Read
Calon Presiden Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan. (Foto: Presidenri.go.id).
ADVERTISEMENT

bukamata.id- Kelompok pendukung Anies Baswedan yang tergabung dalam Relawan Turun Tangan dan kelompok Sahabat Ganjar pindah haluan dan memutuskan untuk mendukung capres nomor urut 02, Prabowo Subianto.

Ketum Relawan Aktivis Turun Tangan, Khoirul Mujahid menjelaskan, kelompok ini merupakan sukarelawan yang diinisiasi oleh Anies Baswedan, saat ia masih menjabat sebagai Mendikbud di tahun 2015 lalu. Namun, gerakan ini kemudian dijadikan bagian dari politik praktis untuk menyukseskan Anies tanpa ada kesepakatan lebih dulu.

Akhirnya, ia dan sejumlah relawan lainnya memutuskan untuk pindah haluan dan mengubah nama menjadi Jenderal Muda 08 usai debat ketiga Pilpres 2024 yang digelar Minggu (7/1) lalu.

Khoirul menjelaskan alasannya meninggalkan Anies Baswedan, pihaknya menilai ada sikap yang kurang etis dari Anies.

Baca Juga:  Gerindra Berharap Pertemuan Prabowo-SBY Bisa Berujung Koalisi

“Bapak Prabowo diserang habis-habisan bahkan mungkin banyak yang bilang juga ini secara personal yang tidak ada kaitannya dengan apa yang menjadi fokus utama dalam debat capres sehingga kita lihat, pada merendahkan Prabowo ya, meng-underestimate posisinya Bapak Prabowo untuk menonjolkan pribadinya jauh lebih baik ketimbang Pak Prabowo,” ucap Khoirul di Medcen TKN Prabowo-Gibran, Jakarta, Jumat (12/1) dikutip dari Kumparan.

“Nah, itu mungkin bagi kami adalah sikap-sikap yang kurang etis, apalagi dilakukan oleh sosok yang kita kenal mungkin intelektual, ada cara lain, ada cara yang jauh lebih bijak untuk bagaimana mempromosikan dirinya menjadi presiden RI,” lanjutnya.

Baca Juga:  TKN Ganjar Sebut Prabowo Gagal Tunjukan Framing Gemoy di Debat Capres 2024

Sementara itu inisiator Gerakan Turun Tangan di Yogyakarta, Sanghyang Sukma Wahyu Abadi, mengaku ia sebenarnya sudah mendukung Anies sejak Konvensi Partai Demokrat 2014 lalu. Sampai akhirnya, beberapa orang di Gerakan Turun Tangan mulai memaksakan anggotanya untuk mendukung Anies.

Akhirnya, kata Sanghyang, ia memutuskan untuk mendukung Prabowo yang ia anggap sebagai orang baik.

“Saya kasih contoh Pak Prabowo pernah memberikan, salah satunya saja pernah memberikan bantuan senilai Rp 3 Miliar lebih, ini salah satu saja di Lombok tanpa beliau mau disebutkan sebagai penyumbangnya,” ucap Sanghyang.

“Memang mungkin secara kendaraan Pak Prabowo tidak pintar untuk berdialektika, tetapi kami melihat Pak Prabowo melakukan baktinya kepada negeri ini dengan baik,” imbuhnya.

Baca Juga:  Anies Sebut akan Tampil Optimal di Debat Pilpres Pamungkas

Sementara itu, Ketum Sahabat Ganjar Pranowo, Ahmad Muchdor Ihsan atau Gus Muchdor, menjelaskan awalnya ia memang mendukung Ganjar Pranowo. Bahkan, kata Gus Muchdor, mereka sudah menghabiskan Rp 2,2 miliar selama dua tahun terakhir untuk mengusung Ganjar.

“Banyak yang terus pertanyaannya mungkin panjang semua kalian semua tanya kenapa SGP menarik dukungan karena kita, kami, ketua umum SGP dan seluruh jajaran pengurus se-Indonesia, merasa kita sudah diinjak-injak harga diri kita. Itu alasan kenapa SGP kita bubarkan dan kita menarik dukungan dari Ganjar Pranowo,” ucap Gus Muchdor.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Anies baswedan Ganjar Pranowo Prabowo Subianto
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Jadwal pendaftaran CPNS

CPNS 2026 Dibuka November, Empat Formasi Ini Jadi Fokus Utama

Influencer Michelle Wibowo Dilaporkan Atas Dugaan Sertifikat Internasional Palsu

Kepulan Asap di Pool Damri Kebon Kawung, Kebakaran Gegerkan Warga Bandung

CPNS

CPNS 2026 Resmi Dibuka November! Siapkan Dokumen Ini dari Sekarang

Viral Pengendara Mobil Diacungi Senjata di Cangkuang, Remaja 17 Tahun Diamankan

Kabar Duka! Bobotoh Meninggal saat Menuju Laga Persib di Semarang

Terpopuler
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ramai Dicari Netizen! Terbongkar Kebenaran Isu Link Video Egar dan Fina Asal Banyuwangi
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Heboh! Video 6 Menit Karyawan HWI Jepara Viral di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Rahasia?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.