Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bernostalgia di Bandung, Eks Kiper Persib Ini Berharap Dukungan Bobotoh untuk Timnas Filipina

Sabtu, 26 September 2026 10:17 WIB

Karya Lokal Kelas Dunia! Goresan Pensil Siswa Majalengka Ini Sukses Digarap hingga Dinotice Seleb Hollywood

Sabtu, 26 September 2026 07:44 WIB

Update Ranking FIFA: Indonesia Naik ke Posisi 116 Usai Permalukan Singapura di ASEAN Cup 2026

Sabtu, 26 September 2026 06:19 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bernostalgia di Bandung, Eks Kiper Persib Ini Berharap Dukungan Bobotoh untuk Timnas Filipina
  • Karya Lokal Kelas Dunia! Goresan Pensil Siswa Majalengka Ini Sukses Digarap hingga Dinotice Seleb Hollywood
  • Update Ranking FIFA: Indonesia Naik ke Posisi 116 Usai Permalukan Singapura di ASEAN Cup 2026
  • Berburu Cita Rasa Malam di Purwakarta: Deretan Kuliner Legendaris yang Menggoyang Lidah
  • Bikin Panik Warga! Kabar Internet Nasional Mati 25–27 September Ternyata Hoaks
  • Warga Bandung Merapat! Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 Dipajang di PVJ, Ada Meet and Greet Legenda
  • 3 Oleh-Oleh Dekat Braga Bandung yang Bikin Liburan Makin Lengkap, Ada Kuliner Tempo Dulu!
  • Kuliner Malam Bogor: Deretan Sajian Hangat Penggugah Selera di Kota Hujan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 26 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

3 Karakteristik Pemilih di Jabar, Cagub Tak Bisa Hanya Andalkan Popularitas

By SusanaJumat, 19 Juli 2024 20:25 WIB2 Mins Read
Ilustrasi calon kepala daerah. (Foto: IPC)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Jawa Barat menjadi provinsi dengan pemilih terbanyak di Indonesia. Dengan banyaknya jumlah tersebut, membuat karakteristik masyarakatnya heterogen.

Sehingga, untuk menyimpulkan figur yang pas dalam memimpin Jawa Barat sangat sulit dan kompleks, dengan masyarakat yang berada di pedesaan, di perkotaan, juga yang transisi.

Melihat hal itu, Pengamat Politik Universitas Padjadjaran (Unpad), Firman Manan mengungkapkan perbedaan karakteristik pemilih di Jabar.

“Kalau kita lihat, pemilih yang ada di Bandung Raya dan di megapolitan itu tentu berbeda karakternya dengan pemilih di Priangan Timur, Priangan Barat, pemilih di Cirebon-an itu juga beda,” beber Firman, saat dihubungi Jumat (19/7/2024).

Baca Juga:  Dinkes Ungkap Penyebab Kasus TBC di Jabar Paling Tinggi se-Indonesia

Firman menyebutkan setidaknya ada tiga karakteristik pemilih di Jabar yang nantinya bisa mempengaruhi terhadap pilihan figur.

“Paling tidak kalau saya melihat itu dari pengalaman pemilu atau pilkada sebelumnya, beberapa karakteristik itu (popularitas/religiusitas/kualitas) yang mempengaruhi pilihan terhadap figur,” ujarnya.

Karakteristik pertama yaitu popularitas. Firman mengatakan, sebagian pemilih di Jabar akan melihat popularitas Calon Gubernur Jabar untuk menentukan pilihannya.

Baca Juga:  Ridwan Kamil Apresiasi Kinerja KPED dalam Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi

“Jadi ada karakter pemilih Jawa Barat itu tadi yang melihat pada sisi popularitas,” ungkapnya.

Lalu kedua, ada karakteristik juga di sebagian wilayah itu pemilih religius. Biasanya ada di daerah Priangan Barat, Priangan Timur.

“Pemilih-pemilih religius yang kemudian melihat sisi religiusitas dari figur. 2018 misalnya Kang Emil akhirnya memilih berpasangan dengan Kang Uu, lalu kemudian memilih membangun koalisi itu dengan ada Partai Islamnya juga PPP dan PKB,” bebernya.

Kemudian yang ketiga yaitu kualitas. Firman mengatakan, pemilih-pemilih di perkotaan pada tingkatan tertentu memiliki rasionalitas untuk menentukan pilihan.

Baca Juga:  Data Kependudukan Dinilai Penting, Sekda Herman: Berdampak pada Keputusan yang Tepat

“Tapi ketiga, tidak bisa dilupakan memang ada pemilih-pemilih perkotaan yang juga pada tingkatan tertentu dia punya rasionalitas untuk menentukan pilihan, melihat pada kualitas figurnya yang punya kompetensi, yang punya rekam jejak yang baik, yang bersih, lalu punya visi-misi, program yang jelas,” bebernya.

Dengan demikian, ketiga karakteristik pemilih tersebut bisa menjadi bahan pertimbangan partai politik dalam mengusung Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Firman Manan Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bikin Panik Warga! Kabar Internet Nasional Mati 25–27 September Ternyata Hoaks

Kecelakaan Maut di Bundaran Cibiru Bandung, Pelajar Tewas Usai Tertabrak Truk Box

Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi

Modal Kunci Asli, Dua Pelaku Gasak Isi Toko di Margaasih hingga Rugi Rp30,8 Juta

5 Provinsi dengan Kasus PHK Tertinggi, Jabar Tempati Posisi Pertama!

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Polri Bongkar 4 Dugaan Peristiwa Korupsi

Terpopuler
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.