Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Sah Secara Agama Tapi Salahi Etika? Pernikahan Ustaz Khalifah dan Adik Ipar Menuai Perdebatan Panas

Minggu, 30 Agustus 2026 09:59 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Tak Bergerak Usai Anjlok Rp48 Ribu, Segini Harganya

Minggu, 30 Agustus 2026 09:23 WIB

Kode Redeem FF 30 AGUSTUS 2026: Jangan Sampai Telat, Klaim Skin Weapons & Bundle Gratisan Ini!

Minggu, 30 Agustus 2026 06:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Sah Secara Agama Tapi Salahi Etika? Pernikahan Ustaz Khalifah dan Adik Ipar Menuai Perdebatan Panas
  • Harga Emas Antam Hari Ini Tak Bergerak Usai Anjlok Rp48 Ribu, Segini Harganya
  • Kode Redeem FF 30 AGUSTUS 2026: Jangan Sampai Telat, Klaim Skin Weapons & Bundle Gratisan Ini!
  • Cara Dapat Saldo DANA Gartis 30 Agustus 2026: Klaim via DANA Kaget dan Promo Resmi Hari Ini!
  • Kode Redeem FF 30 Agustus 2026: Klaim Skin Weapon, Emote Rare, dan SG2 Gratis Sekarang!
  • Benarkah Azab? Di Balik Narasi Bencana Nepal dan Isu Perusakan Masjid yang Viral
  • Kabar Transfer Liga Inggris: Enzo Fernandez Sepakat Pindah ke Manchester City
  • Bukan Cuma Korupsi, Ini 13 Jenis Kejahatan yang Asetnya Bisa Disita dalam RUU Perampasan Aset
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 30 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

4 Pendekar PSHT Asal Jatim Keroyok Warga di Depan Kampus Itenas Bandung

By SusanaJumat, 11 Juli 2025 16:00 WIB2 Mins Read
Foto/Ilustrasi Pengeroyokan. (inimassa.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Empat pendekar dari perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) asal Jawa Timur (Jatim) ditangkap tim Satreskrim Polrestabes Bandung karena diduga melakukan pengeroyokan terhadap seorang warga di depan Kampus Itenas, Jalan PHH Mustofa, Kota Bandung.

Aksi kekerasan tersebut sempat terekam dalam video amatir dan viral di media sosial. Dalam video tersebut, tampak para pelaku memukuli korban di tengah jalan hingga menimbulkan kemacetan parah di lokasi kejadian. Warga dan pengendara lain pun hanya bisa menyaksikan karena takut terlibat.

Korban Lapor Polisi, Empat Pelaku Langsung Diciduk

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono mengatakan bahwa korban bernama Muhammad Fahmi Alamsyah telah melaporkan kejadian tersebut. Setelah menerima laporan, penyidik bergerak cepat melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap empat pelaku.

“Hasil penyelidikan menunjukkan para pelaku merupakan murid perguruan silat PSHT asal Jatim. Keempatnya berhasil diamankan,” ujar Kombes Budi didampingi Kasatreskrim AKBP Abdul Rachman, Jumat (11/7/2025).

Empat pelaku yang ditangkap berinisial MIH, FAF, AE, dan JP. Semuanya diketahui adalah warga Jatim yang sedang merantau di Bandung.

Kronologi Pengeroyokan di Depan Kampus Itenas

Kombes Budi menjelaskan, pengeroyokan terjadi pada Sabtu malam, 5 Juli 2025 sekitar pukul 23.00 WIB, setelah para pelaku mengikuti acara pengesahan anggota baru PSHT di Yon Zipur Ujungberung, Kota Bandung.

Usai acara, mereka melakukan konvoi motor secara ugal-ugalan dan berknalpot bising. Saat melintas di Jalan PHH Mustofa, Kelurahan Neglasari, Kecamatan Cibeunying Kaler, mereka berpapasan dengan korban.

“Terjadi perselisihan antara rombongan pelaku dengan korban yang menegur karena suara bising. Korban bahkan melempar botol ke arah mereka,” ungkap Kapolrestabes.

Pelaku MIH menendang korban, FAF mendorong korban hingga terjatuh. AE dan JP kemudian memukul korban beberapa kali. Akibatnya, korban mengalami luka di pelipis dan kepala bagian kanan.

Motif dan Versi Kedua Pihak

Menurut keterangan korban dan dua rekannya, Muhammad Diaz Syahputra dan Muhammad Fahri Ramadhan, tindakan mereka menegur konvoi pelaku adalah karena kebisingan dan aksi ugal-ugalan.

Namun, versi pelaku menyebut mereka tidak terima saat dilempar botol, hingga akhirnya terjadi pengeroyokan.

Ancaman Hukuman dan Profil PSHT

Polisi menjerat keempat tersangka dengan Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan yang ancamannya maksimal 5 tahun 6 bulan penjara.

Sebagai informasi, PSHT atau Persaudaraan Setia Hati Terate merupakan organisasi pencak silat yang berdiri sejak 1922 di Madiun, Jawa Timur. Di Kota Bandung, PSHT memiliki cabang resmi di Mall BTC dan memiliki setidaknya 14 titik tempat latihan di wilayah Kota dan Kabupaten Bandung.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Benarkah Azab? Di Balik Narasi Bencana Nepal dan Isu Perusakan Masjid yang Viral

Bukan Cuma Korupsi, Ini 13 Jenis Kejahatan yang Asetnya Bisa Disita dalam RUU Perampasan Aset

Ancaman Nyata Krisis Iklim: Ketika Gunung Es Himalaya Mulai Mencair dan Bawa Petaka

Ilustrasi begal

Dijerat Tali Tambang dari Belakang, Driver Ojol di Tasikmalaya Bangkit dan Tumbangkan Begal

Terbongkar Sosok Melva Pardede! Sebut Ojol Dikhianati Botok Pati CS, Ternyata Cuma Driver Jadi-jadian?

Sederet Skandal Sesama Jenis di Cianjur yang Berakhir Tragis dan Memicu Amarah Warga

Terpopuler
  • Janji Penguatan UMKM Dipertanyakan di Tengah Masifnya Penertiban PKL Kota Bandung
  • Lepas Saat Dijemur, Pitbull Ngamuk Serang Anak 9 Tahun di Arjasari Bandung
  • Loyalis Fanatik Mulai Tergerus, Warga Makin Berani Kritik Dedi Mulyadi!
  • Musda VI Demokrat Jabar Digelar, AHY Dorong Konsolidasi dan Kebangkitan Partai Menuju Pemilu 2029
  • Gempuran Bantuan Udara: Enam Pesawat TNI AU Diterbangkan Tembus Wilayah Bencana NTT dan Kalimantan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.