Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Link Video Viral Ibu dan Anak Handuk Putih di TikTok Viral, Ini Isi Sebenarnya yang Bikin Penasaran

Minggu, 21 Juni 2026 13:36 WIB

Bursa Transfer Liga 1 2026/2027 Memanas: Persija Incar Kevin Mendoza, Persib Gerak Cepat

Minggu, 21 Juni 2026 13:11 WIB

Fakta Kelam di Balik Hubungan Asmara yang Berujung Penyiksaan di Bandung

Minggu, 21 Juni 2026 12:45 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Link Video Viral Ibu dan Anak Handuk Putih di TikTok Viral, Ini Isi Sebenarnya yang Bikin Penasaran
  • Bursa Transfer Liga 1 2026/2027 Memanas: Persija Incar Kevin Mendoza, Persib Gerak Cepat
  • Fakta Kelam di Balik Hubungan Asmara yang Berujung Penyiksaan di Bandung
  • Geger! Malut United Diduga Bertransformasi Jadi Jateng United FC Mulai 2026
  • Auto Kaya Item! Kode Redeem FF Terbaru Bikin Inventori Kamu Makin Sultan
  • Aksi Nyata Remaja Jawa Barat untuk Indonesia: Program Genesis Libatkan RibuanRemaja Cegah Stunting dan Krisis Fatherless Sejak Dini
  • Dekat dengan Bintang Liverpool, Lucho Persib Ternyata Punya Keluarga Sepak Bola Elite
  • Bukan Dipaksa?! Ini Alasan Dua Bocah Mau Ikut Ibunya Ngamen Sampai Larut Malam
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 21 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Fakta Kelam di Balik Hubungan Asmara yang Berujung Penyiksaan di Bandung

By SusanaMinggu, 21 Juni 2026 12:45 WIB4 Mins Read
Kasus penyekapan di Bandung menimpa wanita berinisial YTR asal Rancaekek. Foto: Instagram @azis_docs.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kisah pilu menimpa seorang perempuan berinisial YTT (29), warga Antapani, Kota Bandung. Setelah menghilang tanpa kabar selama kurang lebih tiga tahun, ia akhirnya ditemukan dalam kondisi sangat memprihatinkan di rumah sakit dengan sejumlah luka berat di tubuhnya.

Keluarga menduga kuat YTT menjadi korban penganiayaan dan penyekapan yang dilakukan oleh kekasihnya sendiri. Kasus ini kini tengah ditangani pihak kepolisian dan menyita perhatian publik karena kondisi korban yang sangat mengenaskan saat ditemukan.

Ditemukan di Rumah Sakit dalam Kondisi Luka Berat

Kasus ini mulai terungkap setelah keluarga korban menerima pesan WhatsApp dari nomor tidak dikenal. Pesan tersebut menyebutkan bahwa YTT sedang dirawat di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Keluarga yang menerima kabar tersebut langsung mendatangi rumah sakit dan mendapati kondisi korban sangat mengkhawatirkan.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, membenarkan adanya laporan dugaan penganiayaan tersebut.

“Setelah itu pelapor mendatangi RSHS dan diketahui bahwa korban dalam keadaan luka berat di bagian kepala, wajah, kaki, serta luka ringan di bagian tangan,” ujar Hendra, Selasa 16 Juni 2026.

Baca Juga:  Korban Kekerasan Seksual RSHS Temui Gubernur, Dedi Mulyadi Siapkan Hal Ini

Kabar tersebut membuat keluarga syok, mengingat korban telah lama tidak diketahui keberadaannya.

Hilang Kontak Selama Tiga Tahun

Menurut keterangan kepolisian, YTT sudah tidak diketahui keberadaannya selama sekitar tiga tahun. Selama kurun waktu tersebut, keluarga hampir tidak pernah mendapatkan kabar yang jelas.

“Korban menghilang tanpa kabar dan tidak diketahui keberadaannya selama kurang lebih tiga tahun,” ungkap Hendra.

Meski sesekali korban sempat mengirim pesan singkat, informasi yang diberikan sangat terbatas, salah satunya menyebut berada di Jakarta. Setelah itu, komunikasi kembali terputus.

Diduga Mengalami Kekerasan dalam Waktu Lama

Dari hasil penyelidikan awal, korban diduga mengalami penganiayaan dalam jangka waktu yang cukup panjang. Terlapor berinisial TH disebut melakukan kekerasan menggunakan tangan kosong, benda tumpul, hingga senjata tajam.

Selain itu, sejumlah barang berharga milik korban juga diduga hilang.

“Diduga selama rentang waktu tersebut korban mendapatkan penganiayaan dari terlapor menggunakan tangan, benda tumpul, senjata tajam, serta barang berharga milik korban juga hilang,” jelas Hendra.

Baca Juga:  Tes Kesehatan Bakal Cagub-Cawagub Selesai Dilaksanakan, KPU Jabar Tunggu Rekomendasi dari RSHS

Akibat kekerasan tersebut, korban mengalami luka berat yang berdampak serius pada kondisi fisiknya, termasuk gangguan penglihatan, kesulitan berbicara, hingga tidak dapat berjalan.

Awal Mula Perkenalan dari Hubungan Asmara

Menurut keterangan keluarga, korban pertama kali mengenal terduga pelaku pada tahun 2023 dalam sebuah acara konser musik di kawasan Tritan Point, Bandung.

Hubungan keduanya kemudian berlanjut menjadi hubungan asmara hingga pelaku sempat datang ke rumah keluarga korban di Rancaekek, Kabupaten Bandung.

Namun setelah pertemuan tersebut, korban tiba-tiba menghilang dan sulit dihubungi.

“Iya, sejak saat itu langsung lost contact. Padahal sebelumnya masih rutin pulang karena bekerja dan ngekos di Bandung,” ujar adik korban, Syahrul Ulum (26).

Keluarga Sempat Cari dan Viralkan Pencarian

Keluarga korban sempat melakukan pencarian besar-besaran, termasuk menyebarkan informasi orang hilang di media sosial hingga sempat viral.

Namun upaya tersebut disebut sempat mendapat tekanan dari pihak yang meminta unggahan tersebut dihapus. Keluarga menduga hal tersebut berkaitan dengan terduga pelaku.

Kondisi Korban Saat Ditemukan Sangat Memprihatinkan

Baca Juga:  Nyaris Kehilangan Sang Buah Hati! Trauma Mendalam Nina Saleha di Balik Skandal RSHS Bandung

Saat pertama kali melihat korban di ruang IGD, keluarga mengaku sangat terpukul. Kondisi fisik YTT disebut mengalami kerusakan serius di beberapa bagian tubuh.

Korban mengalami gangguan penglihatan, luka di wajah, hingga bekas luka bacokan di kaki. Tim medis kemudian melakukan tindakan operasi untuk menangani luka di bagian kepala dan wajah.

Pengakuan Korban Setelah Sadar

Setelah kondisi korban mulai membaik, keluarga mendapat keterangan awal mengenai apa yang dialaminya selama menghilang.

Korban mengaku kerap mengalami kekerasan fisik, termasuk pemukulan, penggunaan benda tajam, hingga luka bakar.

“Sering dipukul pakai helm, dibacok, bahkan ada bekas luka rokok juga,” ungkap keluarga korban.

Polisi Lakukan Penyelidikan

Kasus ini telah resmi dilaporkan ke Polda Jawa Barat. Aparat kepolisian disebut telah mendatangi lokasi dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap fakta di balik peristiwa tersebut.

Keluarga berharap pelaku segera ditangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum.

Sementara itu, korban kini masih menjalani perawatan intensif untuk pemulihan kondisi fisiknya akibat luka berat yang diderita selama masa hilang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

berita kriminal terbaru kasus penganiayaan bandung kasus penyekapan kekasih RSHS Bandung wanita hilang ditemukan YTT Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bukan Dipaksa?! Ini Alasan Dua Bocah Mau Ikut Ibunya Ngamen Sampai Larut Malam

Geger Sopir Angkot Kesurupan Usai Kecelakaan di Sumedang, Polisi Ungkap Fakta Medisnya

Viral! Liburan Berujung Panik, Sejumlah Mobil Terjebak Gelombang Pasang di Pantai Ujung Genteng

Padam Listrik

Terungkap! Ini Penyebab Utama Pemadaman Listrik Bergilir yang Landa Sejumlah Wilayah Jawa Barat

Rayakan Ultah ke-19, DPRD Jabar Soroti Kemajuan Infrastruktur Bandung Barat Selatan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Daftar Nominal PKH 2026 Terbaru, Ada yang Dapat Hingga Rp2,7 Juta per Tahun

Terpopuler
  • Heboh Cut Salwa Viral! Warganet Ramai Cari Link Video ‘No Sensor’, Begini Fakta yang Terungkap
  • Perkuat Edukasi dan Aksi Sosial, Yayasan Jalan Surga Gandeng bukamata.id Sebarkan Nilai Kebaikan
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
  • Heboh Cut Salwa Trending, Benarkah Ada Video Full Durasi? Ini Fakta yang Terungkap
  • Viral di Media Sosial! Siapa Sebenarnya Cut Salwa dan Cut Salsa yang Bikin Geger Ini?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.