bukamata.id – Media sosial dihebohkan dengan rekaman video pasca-kecelakaan sebuah angkutan umum (angkot) di lintasan Jalan Raya Bandung-Cirebon, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Bukannya langsung dievakuasi seperti biasa, sang sopir justru terekam memperagakan gerakan aneh dengan menjulurkan lidah layaknya orang kesurupan, hingga memicu spekulasi mistis netizen mengenai “ilmu pamacan”.
Namun, misteri aksi tidak biasa tersebut akhirnya terjawab. Pihak kepolisian menegaskan bahwa tingkah laku sang sopir murni merupakan respons psikologis akibat guncangan batin atau syok berat, bukan karena hal gaib.
Kronologi Angkot Terguling di Tikungan Tajam
Petaka tersebut bermula pada Kamis (18/6/2026) sekitar pukul 15.30 WIB di kawasan Dusun Margamulya, Desa Hegarmanah. Sebuah angkot yang melesat dari arah Bandung menuju Cirebon kehilangan kendali saat melewati jalanan yang menikung.
Kapolsek Jatinangor, Kompol Rogers Thomas, menjelaskan bahwa insiden dipicu oleh kelalaian pengemudi bernama Yudi Supriadi yang diduga hilang fokus saat berkendara.
“Diduga supir Yudi Supriadi kurang konsentrasi saat berkendara sehingga mengakibatkan kendaraan terjungkal pada saat berbelok, dengan posisi mobil angkutan umum tersebut atap mobil berada di atas aspal (terbalik),” ujar Rogers dalam keterangannya, Jumat (19/6/2026).
Nahasnya, angkot tersebut sedang mengangkut rombongan 17 pelajar dari SMPN 1 Tanjungsari. Pasca-kejadian, atap mobil ringsek menyentuh aspal. Beruntung tidak ada korban jiwa, meski sang sopir bersama tujuh siswa harus dilarikan ke Puskesmas Jatinangor karena mengalami luka-luka.
“Akibat kejadian tersebut tidak mengakibatkan korban jiwa namun sopir dan tujuh siswa di bawa ke Puskesmas Jatinangor,” katanya.
Bantahan Mistis: Murni Reaksi Trauma dan Hasil Tes Urine Negatif
Narasi liar yang menyebut sopir menguasai ilmu magis harimau langsung dipatahkan oleh Kanit Gakkum Satlantas Polres Sumedang, Ipda Arief. Pihaknya meluruskan bahwa kondisi tersebut dipicu oleh rasa kaget luar biasa sesaat setelah menyadari armada yang dikemudikannya terbalik dan mencelakai banyak penumpang.
“Ya mungkin itu sopirnya hanya kaget aja jadi begitu (kayak kesurupan). Tapi kondisi nya memang nggak luka berat, abis kejadian langsung kita bawa ke rumah sakit,” kata Arief, Sabtu (20/6/2026).
Guna mengantisipasi dugaan lain seperti pengaruh zat adiktif, pihak kepolisian juga bergerak cepat menggandeng Satres Narkoba Polres Sumedang untuk melakukan pemeriksaan medis secara menyeluruh.
“Kita sudah test urine juga dan hasilnya negatif, kita melibatkan juga dari Satres Narkoba Polres hasilnya negatif,” pungkasnya.
Saat ini kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan unit lantas setempat, sementara sang sopir telah mendapatkan perawatan medis sekaligus pendampingan untuk memulihkan kondisi psikologisnya pasca-trauma.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









