bukamata.id – Jagat maya dihebohkan oleh unggahan video yang memperlihatkan kepanikan massal di salah satu destinasi wisata populer Jawa Barat. Sejumlah mobil wisatawan dilaporkan terjebak di tengah kepungan gelombang air laut yang sedang pasang di kawasan Pantai Ujung Genteng, Kabupaten Sukabumi.
Video amatir yang merekam momen mendebarkan tersebut langsung viral setelah diunggah oleh akun informasi lokal dan memancing beragam reaksi dari netizen.
Kronologi: Terlena Suasana Setelah Liburan Usai
Dikutip Sabtu (20/6/2026), peristiwa tersebut terjadi pada sore hari, tepat ketika aktivitas wisata di area pantai sebenarnya mulai berangsur sepi. Berdasarkan rekaman video, beberapa rombongan wisatawan diduga sengaja membawa kendaraan roda empat mereka turun hingga ke area pasir yang mendekati bibir pantai untuk menikmati pemandangan atau sekadar berfoto.
Namun petaka datang ketika air laut tiba-tiba mulai pasang dengan cepat. Karakteristik pasir pantai yang awalnya kering dan padat langsung berubah menjadi gembur, basah, dan labil akibat diterjang genangan air laut.
Akibatnya, beberapa mobil—termasuk sebuah minibus hitam dan mobil keluarga perak—langsung amblas. Ban kendaraan mereka berputar di tempat (spin) dan justru semakin tenggelam ke dalam pasir setiap kali pengemudi menginjak pedal gas.
Aksi Heroik Gotong Royong Warga dan Wisatawan
Situasi di lokasi sempat mencekam karena air laut terus merangkak naik dan mulai membasahi bodi mobil. Menyadari bahaya kendaraan bisa terseret arus atau mengalami kerusakan mesin total akibat air asin, para pemilik kendaraan panik dan berusaha menyelamatkan aset mereka.
Beruntung, aksi solidaritas spontan langsung terjadi di lokasi kejadian:
- Warga Lokal Turun Tangan: Sejumlah warga setempat, termasuk para pemuda dan pelaku usaha wisata di sekitar pantai, langsung berlarian menuju bibir pantai untuk memberikan bantuan.
- Dorong Bersama: Puluhan orang terlihat mengepung mobil yang terjebak, lalu bersama-sama mengerahkan tenaga untuk mendorong mobil keluar dari jebakan pasir gembur.
- Bantuan Kendaraan Lain: Tampak pula kendaraan lain, seperti mobil petualang (offroad) dan motor trail, bersiaga di sekitar lokasi untuk membantu proses evakuasi dan mengarahkan jalur yang lebih aman ke permukaan tanah yang lebih tinggi.
Berkat gotong royong yang solid antara warga dan sesama pengunjung, satu per satu mobil yang terjebak akhirnya berhasil dievakuasi ke tempat yang aman sebelum gelombang pasang mencapai puncaknya. Tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam insiden ini, namun beberapa kendaraan dipastikan harus mendapatkan perawatan ekstra akibat terendam air laut.
Pelajaran Penting dan Imbauan Bagi Wisatawan
Catatan Redaksi: Peristiwa ini menjadi teguran keras bagi para pelancong yang sering kali mengabaikan faktor keselamatan demi estetika atau kenyamanan pribadi. Memarkirkan atau mengemudikan kendaraan non-4×4 di atas pasir pantai yang dekat dengan garis laut sangat tidak direkomendasikan.
Pihak pengelola wisata dan penjaga pantai setempat kembali mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh pengunjung agar:
- Selalu memarkirkan kendaraan di kantong parkir resmi yang telah disediakan.
- Selalu waspada terhadap jadwal pasang surut air laut, terutama menjelang sore hari.
- Mematuhi rambu-rambu serta peringatan yang diberikan oleh petugas di lapangan demi keselamatan bersama.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










