Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Game Free Fire

Sikat Deretan Kode Redeem FF 13 September 2026, Amankan Hadiah Eksklusif Hari Ini!

Minggu, 13 September 2026 06:00 WIB
Mudah banget, cara mendapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game di HP.

Cara Berburu Saldo DANA Gratis 13 September 2026, Amankan Cuan Tambahan Hari Ini!

Minggu, 13 September 2026 02:00 WIB

Klaim Cepat Kode Redeem FF 13 September 2026, Sikat Berbagai Hadiah Menariknya!

Minggu, 13 September 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Sikat Deretan Kode Redeem FF 13 September 2026, Amankan Hadiah Eksklusif Hari Ini!
  • Cara Berburu Saldo DANA Gratis 13 September 2026, Amankan Cuan Tambahan Hari Ini!
  • Klaim Cepat Kode Redeem FF 13 September 2026, Sikat Berbagai Hadiah Menariknya!
  • Geger Skandal Perselingkuhan Suami Artis, Pelapor Tantang Pihak M Buktikan Video Palsu
  • Krisis Darurat Kantong Darah di Cianjur, Pasien Talasemia Terpaksa Andalkan Keluarga
  • Takluk dari Persija 2-1, Igor Tolic Soroti Celah Lini Belakang Persib
  • Akhir Perjalanan Kangen Band: Dodhy Umumkan Bubar Akibat ‘Kezaliman’ dan Larang Nyanyikan Lagunya
  • Pasukan Jepang Nyesel Datang? Niat Bantu Karhutla Malah Disambut Parade & Marching Band!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 13 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

52 Ribu Jemaah Haji Akan Laksanakan Murur, Kemenag Pastikan Kesiapan Catering dan Transportasi

By Putra JuangKamis, 13 Juni 2024 11:04 WIB3 Mins Read
Jemaah haji saat di Muzdalifah. (Foto: muhammadiyah)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kementerian Agama (Kemenag) RI mencatat, ada sebanyak 52 ribu jemaah haji hanya akan melintas atau murur saat di Muzdalifah dan langsung ke Mina.

Stafsus Menteri Agama, Nuruzzaman mengatakan, 25 persen atau sekitar 52 ribu atau jemaah haji tidak akan mabit atau bermalam di Muzdalifah.

“Alasannya pertama karena kekuatan Muzdalifah berkurang 2 hektar, kemudian juga jemaah haji Indonesia sudah tidak ada lagi di Mazadin, dan ada penambahan kuota sekitar 10 ribu jemaah,” ucap Nuruzzaman saat ditemui di Makkah, Rabu (12/6/2024).

Nuruzzaman menyebut, skema murur diterapkan sebagai ikhtiar menjaga keselamatan jiwa jemaah haji atas potensi kepadatan di tengah terbatasnya area Muzdalifah.

“Jadi setelah kita hitung, space untuk jemaah itu hanya 29 cm per jamaah, maka ini kita menduga akan ada masalah yang cukup serius bagi jemaah. Untuk menjaga keselamatan, maka kita skema kan murur dan juga kita mintakan fatwa agamanya dari seluruh ormas Islam,” jelasnya.

“Dari MUI dan juga salah satu dewan Muhammadiyah menyatakan bahwa wajib murur itu untuk menjaga kesehatan nyawa daripada jemaah haji,” lanjutnya.

Baca Juga:  Menag Ajak Semua Pihak Satu Suara dalam Persiapan Haji 1446 H

Nuruzzaman mengatakan, ada tiga kriteria bagi jemaah haji yang boleh menerapkan skema murur.

“Alhamdulillah semua ormas menyepakati bahwa murur boleh dilakukan dengan syarat tiga hal. Yang pertama untuk lansia, kedua disabilitas, dan ketiga risti (resiko tinggi) dan perlu pendampingan,” ungkapnya.

“Kemudian disepakati 25 persen, sekitar 52 ribu jemaah yang kita murur kan. Dan datanya alhamdulillah, sektor 7 di Jabar ini sudah lengkap, kita bisa jalankan secara baik,” tambahnya.

Nuruzzaman memastikan, sejauh ini persiapan murur sudah dilaksanakan. Mulai dari pendorongan jemaah haji dari Makkah hotel masing-masing dengan tiga trip juga sudah disiapkan.

Termasuk soal makanan hingga transportasi. Dia menyebut, tidak boleh ada kendaraan yang masuk hingga dilarang melakukan aktivitas, selain sholat.

“Jdi kita sudah siapkan semuanya, dan kita minta doa dan dukungan dari semua pihak, terutama rakyat umat Islam di Indonesia agar jemaah haji Indonesia dan pelaksana haji 2024 ini berjalan secara baik dan sukses, dan hajinya mabrur semua,” tuturnya.

Baca Juga:  Jawa Barat Pimpin Pelunasan Haji 2025, Ribuan Jemaah Siap Berangkat

Terkait skema transportasi saat murur, Nuruzzaman mengatakan nantinya akan disiapkan sebanyak 21 bis di setiap maktab.

“Dan nanti murur itu dilakukan di Arafah, dari Arafah akan digeser, 4 bis diberikan untuk yang melakukan murur, dan 6 bis diberikan pada jemaah haji reguler,” imbuhnya.

Nuruzzaman mengatakan, untuk jemaah haji murur akan langsung melewati Muzdalifah menuju ke Mina, dan jemaah haji reguler akan berhenti di Muzdalifah untuk Mabit.

“Itu dilakukan sejak pukul 19.00, akan langsung didorong dari Arafah ke Muzdalifah,” ujarnya.

Nantinya, 6 bis yang disiapkan untuk jemaah haji reguler ini akan pulang pergi mengangkut jemaah.

“Kemudian juga ada pintu keluar yang akan mendorong jemaah reguler dari Muzdalifah ini ke Mina. Tapi, jemaah murur sudah siap di Mina dengan petugas yang standby di Mina karena jam 4 sore itu petugas yang di Arafah itu sudah bergeser ke Mina dan Muzdalifah,” terangnya.

Baca Juga:  Tahun 2025, BIJB Kertajati Targetkan 70 Kloter Jemaah Haji Berangkat ke Tanah Suci

Terkait catering atau makanan, Nuruzzaman memastikan semuanya telah disiapkan. Mulai dari masak ditempat hingga menyiapkan makanan siap saji.

“Di Muzdalifah tidak ada hanya ada snack berat, tetapi di Mina sudah disiapkan masak di tempat, dan sudah disiapkan disana oleh maktab masing-masing, makanannya akan dibagi seperti apa,” katanya.

“Tapi ada beberapa hari yang tidak mendapatkan makanan oleh Maktab, maka kemudian Panitia PPIH menyiapkan siap saji yang sudah disiapkan di hotel-hotel, tanggal 8 dan 12 dzulhijjah,” tambahnya.

Adapun untuk tim pendamping murur, nantinya saudara atau kloter dari sektor yang ditugaskan untuk membantu jemaah haji lansia yang butuh pendorongan yang menggunakan kursi roda.

“Dan Insya Allah kalau murur ini sukses tidak akan ada lagi kursi roda yang di Muzdalifah, karena akan sulit sekali, karena pasir yang mendorongnya harus diangkat, imbuhnya.

“Mudah-mudahan ini sukses, kita berdoa semua agar terlaksana dengan baik dan jamaah haji kita mabrur semua,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

jemaah haji Kemenag
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Geger Skandal Perselingkuhan Suami Artis, Pelapor Tantang Pihak M Buktikan Video Palsu

Krisis Darurat Kantong Darah di Cianjur, Pasien Talasemia Terpaksa Andalkan Keluarga

penyaluran bansos PKH dan BPNT 2025 di kantor pos

Kemensos Gunakan Data Baru, 4,3 Juta Keluarga Resmi Masuk Daftar Penerima Bansos

Kaya Raya dan Ditakuti Pejabat! Sisi Lain Mentan Amran: Jago Tebak Tebu, Suka Bantu Anak Yatim Piatu

Ibu dan Bayi Baru Lahir Ditemukan Tewas di Garut, Diduga Korban Aborsi

Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Viral Rekaman Air Pesisir Surut Dekat Anak Krakatau, Begini Kata BMKG
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.