Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Seleksi Petugas Haji 2027 Resmi Dibuka! Cek Syarat, Formasi dan Cara Daftarnya

Selasa, 25 Agustus 2026 14:50 WIB

BIKIN BANGGA! Anak SD Asal Bandung Sikat Habis Medali Kompetisi Sains Nasional 2026, Ini Rahasianya!

Selasa, 25 Agustus 2026 14:44 WIB
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Jangan Panik Jika PKH Belum Masuk! Cek Bansos Agustus 2026 dan Status PKH Tahap 3 Lewat HP

Selasa, 25 Agustus 2026 13:35 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Seleksi Petugas Haji 2027 Resmi Dibuka! Cek Syarat, Formasi dan Cara Daftarnya
  • BIKIN BANGGA! Anak SD Asal Bandung Sikat Habis Medali Kompetisi Sains Nasional 2026, Ini Rahasianya!
  • Jangan Panik Jika PKH Belum Masuk! Cek Bansos Agustus 2026 dan Status PKH Tahap 3 Lewat HP
  • Laga Manila Digger Jadi Penentu Nasib Ramon Tanque? Persib Dikabarkan Siapkan Striker Baru
  • Banjir Hadiah Gratis! Kode Redeem FF 25 Agustus 2026 Diburu Survivor, Cek sebelum Hangus
  • 3 Pekan Tertunda, YTR Korban Penganiayaan Taufik Hidayat Akhirnya Jalani Operasi di RSHS
  • Baru 31 Detik Chelsea Sudah Cetak Gol! The Blues Tekuk Fulham 3-2
  • Launching Persib 2026 Hari Ini, Bobotoh Siap Dikejutkan Pemain Anyar?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 25 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

63 Siswa di Bandung Barat Keracunan Usai Santap MBG

By Aga GustianaSenin, 22 September 2025 18:51 WIB2 Mins Read
MBG
Siswa di Bandung Barat keracunan usai santap MBG. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kasus keracunan massal akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi. Kali ini menimpa siswa di Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat. Hingga Senin (22/9/2025) malam, tercatat 63 pelajar mengalami gejala keracunan setelah menyantap paket makanan yang dibagikan siang harinya.

Korban berasal dari berbagai jenjang sekolah, mulai dari SMK Pembangunan Bandung Barat (PBB), MTs Darul Fiqri, hingga SD Negeri Cipari. Gejala yang dialami bervariasi, mulai dari mual, pusing, hingga kejang.

Pasien Terus Berdatangan ke Puskesmas

Kepala Puskesmas Cipongkor, Yuyun Sarihotimah, mengungkapkan bahwa pasien pertama mulai berdatangan sekitar pukul 12.06 WIB. Jumlah korban kemudian meningkat cepat dalam hitungan jam.

“Pasien terus berdatangan, hingga petang ini kami terima 63 orang pasien dengan jumlah 14 orang dirujuk. Pasien tak hanya siswa SMK dan MTS tapi juga siswa SD Cipari,” ujar Yuyun saat ditemui, Senin (22/9/2025).

Baca Juga:  MBG Jadi Sorotan: Mulai dari Keracunan Massal Hingga Dugaan Dapur Fiktif

Sebanyak 14 siswa yang kondisinya lebih parah harus dilarikan ke RSUD Cililin karena mengalami sesak napas dan kejang, yang tidak bisa ditangani di fasilitas kesehatan tingkat pertama.

“Untuk pasien yang dirujuk rata-rata keluhannya sesak. Kita rujuk ke RSUD Cililin. Kemungkinan jumlah akan terus bertambah apalagi kalau informasi dari SPPG mereka menyediakan 3.600 porsi makan,” tambahnya.

Baca Juga:  Ayah di Bandung Barat Tega Siksa Anak Kandung Usia 5 Tahun hingga Berdarah-darah

Penanganan Darurat di Tiga Titik

Lantaran jumlah korban cukup banyak, penanganan darurat dilakukan di UGD Poned Puskesmas Cipongkor, GOR Kantor Kecamatan Cipongkor, serta Bidan Desa Sirnagalih.

Untuk memperkuat layanan, tenaga medis dari Puskesmas Saguling, Gununghalu, dan Sindangkerta juga diturunkan ke lapangan.

Dugaan Awal Mengarah ke Lauk Ayam

Meski penyebab pasti masih menunggu hasil laboratorium, dugaan sementara mengarah pada kualitas bahan makanan, khususnya lauk ayam yang disajikan. Beberapa siswa bahkan mengaku sudah mencium aroma tak sedap saat menyantapnya.

“Informasi awal dari siswa, makanan MBG itu dari ayam yang katanya sudah berbau asam. Tapi kita belum pastikan penyebabnya, harus menunggu hasil lab. Investigasi awal sih mengarah ke ayam dari paket MBG,” tutur Yuyun.

Baca Juga:  MUI Khawatir Indonesia Jadi Negara Dhuafa Bila Program MBG Pakai Dana Zakat

Pihak puskesmas menegaskan bahwa kesimpulan final tetap menunggu hasil uji laboratorium untuk memastikan sumber kontaminasi.

Potensi Korban Bertambah

Program MBG di Cipongkor hari itu menyebarkan sekitar 3.600 porsi makanan ke berbagai sekolah. Dengan jumlah distribusi yang besar, potensi tambahan korban masih terbuka.

Hingga Senin petang, tim medis masih siaga di sejumlah titik pelayanan untuk mengantisipasi lonjakan pasien. Pemerintah kecamatan juga mendirikan posko darurat sebagai langkah cepat menampung warga yang membutuhkan penanganan medis.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Barat Keracunan Makan Bergizi Gratis MBG
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Seleksi Petugas Haji 2027 Resmi Dibuka! Cek Syarat, Formasi dan Cara Daftarnya

BIKIN BANGGA! Anak SD Asal Bandung Sikat Habis Medali Kompetisi Sains Nasional 2026, Ini Rahasianya!

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Jangan Panik Jika PKH Belum Masuk! Cek Bansos Agustus 2026 dan Status PKH Tahap 3 Lewat HP

3 Pekan Tertunda, YTR Korban Penganiayaan Taufik Hidayat Akhirnya Jalani Operasi di RSHS

Gara-Gara Benda Ini Diperlihatkan, Warga Nekat Berebut Air Bekas Cucian Pusaka Wali Songo

Musda VI Demokrat Jabar Digelar, AHY Dorong Konsolidasi dan Kebangkitan Partai Menuju Pemilu 2029

Terpopuler
  • Deretan Kode Redeem FF 19 Agustus 2026: Amankan Evolution Stone dan Skin Spesial Kemerdekaan!
  • Janji Penguatan UMKM Dipertanyakan di Tengah Masifnya Penertiban PKL Kota Bandung
  • Mengenang 50 Tahun Kebersamaan, Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung
  • Garena Free Fire
    Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
  • Lepas Saat Dijemur, Pitbull Ngamuk Serang Anak 9 Tahun di Arjasari Bandung
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.