Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bongkar Isi Proposal Pernikahan Rozan yang Viral, Pantas Saja Mertua Langsung Luluh

Rabu, 15 Juli 2026 20:05 WIB

Pemkot Bandung Siapkan Sistem Parkir Jelang Bandara Husein Sastranegara Kembali Beroperasi

Rabu, 15 Juli 2026 19:53 WIB

Lionel Messi Siap Hadapi Inggris, De Paul Ungkap Kondisi Sang Kapten Jelang Semifinal

Rabu, 15 Juli 2026 18:05 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bongkar Isi Proposal Pernikahan Rozan yang Viral, Pantas Saja Mertua Langsung Luluh
  • Pemkot Bandung Siapkan Sistem Parkir Jelang Bandara Husein Sastranegara Kembali Beroperasi
  • Lionel Messi Siap Hadapi Inggris, De Paul Ungkap Kondisi Sang Kapten Jelang Semifinal
  • Bangkit dari Cedera, Marc Klok Siap Rebut Posisi Utama di Timnas Indonesia
  • Fakta Sebenarnya Video Macan Gunung Papandayan yang Heboh di WhatsApp, Polisi Beri Penjelasan
  • Kecelakaan Maut di Arcamanik Bandung, Lansia Tewas saat Hendak ke Pasar Cicaheum
  • Arkana Aidan Misbach Kini Sah Jadi Anak Ridwan Kamil
  • Jadwal Cair PKH Juli 2026: Simak Prediksi Tanggal, Nominal, dan Cara Cek Status Terbaru
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 15 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

7 Fakta Kasus Raya Sukabumi Meninggal karena Infeksi Cacing

By Aga GustianaJumat, 22 Agustus 2025 10:11 WIB3 Mins Read
Raya Sukabumi
Raya, balita di Sukabumi mengalami penyakit langka hingga meninggal dunia. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kasus memilukan terjadi di Kampung Pasir Ceuri, Desa Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Seorang balita bernama Raya (4) meninggal dunia setelah tubuhnya dipenuhi ribuan cacing. Peristiwa ini menyita perhatian publik karena kondisi yang begitu memprihatinkan. Berikut rangkuman fakta-fakta yang terungkap:

1. Dibawa ke IGD dalam Kondisi Tak Sadar

Raya dibawa ke IGD RSUD Syamsudin, Sukabumi, pada 13 Juli 2025 malam. Saat tiba, kondisinya sudah tidak sadarkan diri.

“Kondisinya sudah tidak sadar, bahkan menurut keterangan orang tua, sudah tidak sadar sejak sehari sebelumnya. Artinya sejak tanggal 12 Juli,” ujar Humas RSUD Syamsudin, Irfan.

Dari pemeriksaan awal, Raya mengalami syok akibat kekurangan cairan. Tekanan darahnya menurun drastis. Awalnya, dokter menduga penyebabnya terkait penyakit TBC, sebab salah satu orang tuanya memang tengah menjalani pengobatan TBC.

Baca Juga:  Data Mudik 2026: Lebih dari 25 Juta Warga Jabar Siap Mudik, Bogor Jadi Titik Terpadat

2. Lebih dari Satu Kilogram Cacing Keluar dari Tubuh

Selama perawatan, dokter menemukan cacing keluar dari hidung, mulut, kemaluan, hingga anus Raya. Bahkan, total lebih dari satu kilogram cacing hidup berhasil dikeluarkan.

Salah satunya, cacing gelang sepanjang 15 sentimeter ditemukan masih hidup. Setelah itu, Raya didiagnosis askariasis, infeksi akibat cacing gelang.

“Infeksi bisa terjadi ketika telur cacing tertelan lewat makanan, minuman, atau tangan kotor. Setelah menetas di usus, larva bisa menyebar ke organ lain bahkan otak,” jelas Irfan.

3. Meninggal Setelah Sembilan Hari Dirawat

Meski sudah menjalani perawatan intensif di ruang PICU, kondisi Raya tak kunjung membaik. Obat cacing tidak bekerja optimal karena kondisinya sudah terlalu kritis.

Akhirnya, Raya menghembuskan napas terakhir pada 22 Juli 2025 pukul 14.24 WIB, sembilan hari setelah dirawat. “Kemungkinan penyebabnya kombinasi infeksi cacing dan TBC,” kata Irfan.

Baca Juga:  Program Barak Militer untuk Anak Nakal Dikritik, Dedi Mulyadi: Di Mana Letak Salahnya?

4. Kesehatan Sudah Lama Bermasalah

Bidan desa, Cisri Maryati, mengungkap sejak kecil Raya terpantau memiliki berat badan di bawah garis merah (BGM). Ia rutin ke posyandu, bahkan sempat ikut program pemberian makanan tambahan (PMT) lokal selama 60 hari.

Raya juga rutin mendapat obat cacing setiap enam bulan sekali. Namun, ayah tirinya kerap menolak ketika pihak posyandu ingin merujuk Raya ke puskesmas.

5. Kondisi Orang Tua: Ibu ODGJ, Ayah Sakit TBC

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan bahwa kondisi keluarga Raya sangat memprihatinkan. Ibunya mengalami gangguan kejiwaan (ODGJ), sementara ayahnya menderita TBC. Karena itu, Raya lebih banyak dirawat oleh neneknya.

“Anak ini terbiasa bermain di kolong rumah, dan itu mungkin jadi sumber infeksi cacing,” kata Dedi.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Tegaskan Aksi Demo Tambang Ilegal Ajarkan Kebodohan bagi Masyarakat Jabar

Menurut kesaksian keluarga, Raya masih bermain sehari sebelum jatuh sakit. Namun saat sakit, ia hanya diobati secara tradisional dan tidak dibawa ke puskesmas.

6. Aparat Desa Akan Disanksi

Atas kejadian ini, Gubernur Dedi Mulyadi menegaskan akan menjatuhkan sanksi kepada aparat Desa Cianaga dan pihak terkait di Kecamatan Kabandungan.

“Fungsi PKK, posyandu, dan kebidanan di desa ini tidak berjalan sebagaimana mestinya. Karena itu, sanksi akan diberikan,” ucapnya.

7. Dinkes Jabar Minta Maaf

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat, Raden Vini Adiani Dewi, turut menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat.

“Kami mohon maaf karena kinerja kami belum maksimal. Kejadian ini menjadi pembelajaran penting agar layanan kesehatan bisa lebih kolaboratif dari tingkat rumah sakit, puskesmas, hingga posyandu,” ujarnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

balita Sukabumi Dedi Mulyadi Infeksi Cacing Gelang jawa barat Sukabumi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bongkar Isi Proposal Pernikahan Rozan yang Viral, Pantas Saja Mertua Langsung Luluh

Pemkot Bandung Siapkan Sistem Parkir Jelang Bandara Husein Sastranegara Kembali Beroperasi

Fakta Sebenarnya Video Macan Gunung Papandayan yang Heboh di WhatsApp, Polisi Beri Penjelasan

Kecelakaan Maut di Arcamanik Bandung, Lansia Tewas saat Hendak ke Pasar Cicaheum

Arkana Aidan Misbach Kini Sah Jadi Anak Ridwan Kamil

Nama Resmi Bandara Husein Kini Ditambah ‘Bandung’, Farhan Siapkan Branding Khas Kota Kembang

Terpopuler
  • Polemik Aksi Kamisan, Kehadiran Kelompok LGBT dalam Gerakan HAM Jadi Sorotan
  • Sosok Febrie Adriansyah, Sang Pemburu Jadi Buruan? Menguak Sisi Lain Kasus Korupsi yang Mengguncang Negeri!
  • Jejak Kontroversi ‘Ratu Sound Horeg’ Mala Agatha & Icha Chellow: Dari Panggung Lokal hingga Diancam Anisa Bahar
  • Muhammad Farhan Dilarikan ke Rumah Sakit, Ini Kondisi Terbarunya
  • Bongkar Defisit APBD Jabar Rp5,7 Triliun: Salah Hitung, Salah Kelola, atau Ada Faktor Lain?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.