Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Mudah banget, cara mendapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game di HP.

Cara Berburu Saldo DANA Gratis 13 September 2026, Amankan Cuan Tambahan Hari Ini!

Minggu, 13 September 2026 02:00 WIB

Klaim Cepat Kode Redeem FF 13 September 2026, Sikat Berbagai Hadiah Menariknya!

Minggu, 13 September 2026 01:00 WIB

Geger Skandal Perselingkuhan Suami Artis, Pelapor Tantang Pihak M Buktikan Video Palsu

Sabtu, 12 September 2026 23:16 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cara Berburu Saldo DANA Gratis 13 September 2026, Amankan Cuan Tambahan Hari Ini!
  • Klaim Cepat Kode Redeem FF 13 September 2026, Sikat Berbagai Hadiah Menariknya!
  • Geger Skandal Perselingkuhan Suami Artis, Pelapor Tantang Pihak M Buktikan Video Palsu
  • Krisis Darurat Kantong Darah di Cianjur, Pasien Talasemia Terpaksa Andalkan Keluarga
  • Takluk dari Persija 2-1, Igor Tolic Soroti Celah Lini Belakang Persib
  • Akhir Perjalanan Kangen Band: Dodhy Umumkan Bubar Akibat ‘Kezaliman’ dan Larang Nyanyikan Lagunya
  • Pasukan Jepang Nyesel Datang? Niat Bantu Karhutla Malah Disambut Parade & Marching Band!
  • BOSS Cabaret Festival 2026 Jadi Ruang Tumbuh Kreativitas Anak Muda
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 13 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

7 Fakta Kasus Raya Sukabumi Meninggal karena Infeksi Cacing

By Aga GustianaJumat, 22 Agustus 2025 10:11 WIB3 Mins Read
Raya Sukabumi
Raya, balita di Sukabumi mengalami penyakit langka hingga meninggal dunia. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kasus memilukan terjadi di Kampung Pasir Ceuri, Desa Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Seorang balita bernama Raya (4) meninggal dunia setelah tubuhnya dipenuhi ribuan cacing. Peristiwa ini menyita perhatian publik karena kondisi yang begitu memprihatinkan. Berikut rangkuman fakta-fakta yang terungkap:

1. Dibawa ke IGD dalam Kondisi Tak Sadar

Raya dibawa ke IGD RSUD Syamsudin, Sukabumi, pada 13 Juli 2025 malam. Saat tiba, kondisinya sudah tidak sadarkan diri.

“Kondisinya sudah tidak sadar, bahkan menurut keterangan orang tua, sudah tidak sadar sejak sehari sebelumnya. Artinya sejak tanggal 12 Juli,” ujar Humas RSUD Syamsudin, Irfan.

Dari pemeriksaan awal, Raya mengalami syok akibat kekurangan cairan. Tekanan darahnya menurun drastis. Awalnya, dokter menduga penyebabnya terkait penyakit TBC, sebab salah satu orang tuanya memang tengah menjalani pengobatan TBC.

Baca Juga:  Dipimpin Ridwan Kamil, Berikut Susunan TKD Prabowo-Gibran Jawa Barat

2. Lebih dari Satu Kilogram Cacing Keluar dari Tubuh

Selama perawatan, dokter menemukan cacing keluar dari hidung, mulut, kemaluan, hingga anus Raya. Bahkan, total lebih dari satu kilogram cacing hidup berhasil dikeluarkan.

Salah satunya, cacing gelang sepanjang 15 sentimeter ditemukan masih hidup. Setelah itu, Raya didiagnosis askariasis, infeksi akibat cacing gelang.

“Infeksi bisa terjadi ketika telur cacing tertelan lewat makanan, minuman, atau tangan kotor. Setelah menetas di usus, larva bisa menyebar ke organ lain bahkan otak,” jelas Irfan.

3. Meninggal Setelah Sembilan Hari Dirawat

Meski sudah menjalani perawatan intensif di ruang PICU, kondisi Raya tak kunjung membaik. Obat cacing tidak bekerja optimal karena kondisinya sudah terlalu kritis.

Akhirnya, Raya menghembuskan napas terakhir pada 22 Juli 2025 pukul 14.24 WIB, sembilan hari setelah dirawat. “Kemungkinan penyebabnya kombinasi infeksi cacing dan TBC,” kata Irfan.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Pede Ditunjuk Gerindra Maju di Pilgub Jabar 2024, Ini Alasannya

4. Kesehatan Sudah Lama Bermasalah

Bidan desa, Cisri Maryati, mengungkap sejak kecil Raya terpantau memiliki berat badan di bawah garis merah (BGM). Ia rutin ke posyandu, bahkan sempat ikut program pemberian makanan tambahan (PMT) lokal selama 60 hari.

Raya juga rutin mendapat obat cacing setiap enam bulan sekali. Namun, ayah tirinya kerap menolak ketika pihak posyandu ingin merujuk Raya ke puskesmas.

5. Kondisi Orang Tua: Ibu ODGJ, Ayah Sakit TBC

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan bahwa kondisi keluarga Raya sangat memprihatinkan. Ibunya mengalami gangguan kejiwaan (ODGJ), sementara ayahnya menderita TBC. Karena itu, Raya lebih banyak dirawat oleh neneknya.

“Anak ini terbiasa bermain di kolong rumah, dan itu mungkin jadi sumber infeksi cacing,” kata Dedi.

Baca Juga:  Dorong Hunian Layak, bank bjb Perkuat Pembiayaan Perumahan Rakyat di Sumedang

Menurut kesaksian keluarga, Raya masih bermain sehari sebelum jatuh sakit. Namun saat sakit, ia hanya diobati secara tradisional dan tidak dibawa ke puskesmas.

6. Aparat Desa Akan Disanksi

Atas kejadian ini, Gubernur Dedi Mulyadi menegaskan akan menjatuhkan sanksi kepada aparat Desa Cianaga dan pihak terkait di Kecamatan Kabandungan.

“Fungsi PKK, posyandu, dan kebidanan di desa ini tidak berjalan sebagaimana mestinya. Karena itu, sanksi akan diberikan,” ucapnya.

7. Dinkes Jabar Minta Maaf

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat, Raden Vini Adiani Dewi, turut menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat.

“Kami mohon maaf karena kinerja kami belum maksimal. Kejadian ini menjadi pembelajaran penting agar layanan kesehatan bisa lebih kolaboratif dari tingkat rumah sakit, puskesmas, hingga posyandu,” ujarnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi jawa barat Sukabumi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Geger Skandal Perselingkuhan Suami Artis, Pelapor Tantang Pihak M Buktikan Video Palsu

Krisis Darurat Kantong Darah di Cianjur, Pasien Talasemia Terpaksa Andalkan Keluarga

penyaluran bansos PKH dan BPNT 2025 di kantor pos

Kemensos Gunakan Data Baru, 4,3 Juta Keluarga Resmi Masuk Daftar Penerima Bansos

Kaya Raya dan Ditakuti Pejabat! Sisi Lain Mentan Amran: Jago Tebak Tebu, Suka Bantu Anak Yatim Piatu

Ibu dan Bayi Baru Lahir Ditemukan Tewas di Garut, Diduga Korban Aborsi

Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Viral Rekaman Air Pesisir Surut Dekat Anak Krakatau, Begini Kata BMKG
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.