Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Klaim Kode Redeem FF 30 Juli 2026: Deretan Hadiah Eksklusif Tanpa Top Up

Kamis, 30 Juli 2026 01:00 WIB

Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Diduga Tewas sebelum Dibuang

Rabu, 29 Juli 2026 19:39 WIB

Belum Debut Tapi Sudah Jatuh Hati, Mariano Peralta Ungkap Pengalaman Pertama Bersama Persib

Rabu, 29 Juli 2026 19:11 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Klaim Kode Redeem FF 30 Juli 2026: Deretan Hadiah Eksklusif Tanpa Top Up
  • Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Diduga Tewas sebelum Dibuang
  • Belum Debut Tapi Sudah Jatuh Hati, Mariano Peralta Ungkap Pengalaman Pertama Bersama Persib
  • Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN: Ingatkan Pentingnya Integritas dan Keberpihakan pada Rakyat
  • Bukan Cuma Sekali Bikin Ulah! Rekam Jejak Kontroversial Lurah Syerly yang Kini Diperiksa Inspektorat
  • Garuda Siap Tempur! Indonesia Dapat Grup Panas Hadapi Malaysia hingga India di FIFA ASEAN Cup 2026
  • Geger Penemuan Jasad Bayi Membusuk di Perkebunan Kuningan
  • Update Penyaluran BLT Kesra Rp900.000 Juli 2026: Status Terbaru dan Klarifikasi Pemerintah
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 30 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Persib

Adam Alis Disorot: Pemain Persib Jadi Buronan Polisi Malaysia Usai Insiden Live TikTok

By Aga GustianaSenin, 17 November 2025 14:50 WIB3 Mins Read
Adam Alis. Foto: Dok. Persib.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kabar tak terduga datang dari dunia sepak bola Indonesia. Gelandang Persib Bandung, Adam Alis, mendadak masuk radar pencarian aparat Malaysia setelah terlibat insiden yang memicu polemik besar. Ia dituding melakukan tindakan yang dianggap melecehkan polisi Malaysia saat sedang disiarkan langsung melalui TikTok.

Peristiwa itu terjadi usai laga AFC Champions League 2 antara Persib Bandung dan Selangor FC—pertandingan yang berakhir manis untuk Persib dengan kemenangan 2-1. Seusai laga, beberapa pemain, termasuk Adam Alis, Saddil Ramdani, Kakang Rudianto, dan Robi Darwis, memanfaatkan waktu luang untuk menjelajahi pusat kota Kuala Lumpur.

Saat berada di dalam mobil, Adam memulai live streaming TikTok yang kemudian menjadi awal dari masalah. Di tengah asyiknya membuat konten perjalanan malam, mobil yang mereka tumpangi disebut melaju melawan arah. Kondisi itu membuat mereka dihentikan oleh petugas Unit Patroli Sepeda Motor (URB) Kepolisian Malaysia.

Ketika polisi menghentikan kendaraan untuk pemeriksaan, Adam tetap melanjutkan siaran langsungnya. Situasi menjadi memanas setelah muncul dugaan bahwa ia mengucapkan kata-kata yang dianggap merendahkan petugas yang menjalankan tugas. Cuplikan dari live TikTok itu pun cepat beredar, memicu kemarahan sebagian warganet Malaysia.

Polisi Malaysia Merasa Dihina

Kepala Kepolisian Selangor, Datuk Shazeli Kahar, mengonfirmasi bahwa petugas di lapangan merasa diperlakukan tidak pantas oleh Adam. Dalam keterangan resminya, ia menyebutkan bahwa anggota URB yang menghentikan mobil tersebut melaporkan adanya ucapan yang dinilai merendahkan martabat kepolisian.

Laporan itu kemudian berkembang menjadi penyelidikan resmi. Kasus ini mendapat perhatian serius karena menyangkut kehormatan aparat negara, terlebih insiden ini terjadi saat pemain Indonesia sedang berada pada agenda internasional.

Koordinasi dengan Polri

Masalah ini tidak berhenti di Malaysia. Kepolisian Selangor mengaku sudah menjalin komunikasi dengan pihak Polri untuk membantu menelusuri keberadaan Adam Alis dan meminta keterangannya.

“Polisi Malaysia sedang menjalin komunikasi yang intens… Kami juga bekerja sama dengan pihak Polri untuk menangani kasus ini, ” ujar Datuk Shazeli dalam pernyataannya kepada media Kosmo.

Selain itu, pihak kepolisian Malaysia bekerja sama dengan perwakilan mereka di Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta untuk mengumpulkan informasi tambahan mengenai kejadian di malam tersebut. Meski pemanggilan terhadap Adam telah direncanakan, belum ada kepastian kapan ia akan diminta hadir.

Diselidiki dengan Pasal Penghinaan

Kasus ini diproses menggunakan Seksyen 504 Kanun Keseksaan, aturan hukum Malaysia yang menjerat tindakan penghinaan terhadap aparat. Jika terbukti bersalah, pelaku bisa dikenai hukuman penjara hingga dua tahun, denda, atau kombinasi keduanya.

Aturan tersebut biasa digunakan untuk menangani insiden yang berpotensi mengganggu ketertiban dan dianggap merusak kehormatan pejabat negara.

Respons Publik di Dua Negara

Berbeda negara, berbeda pula reaksi publiknya.

Di Indonesia, banyak pendukung Persib yang menilai kasus ini dibesar-besarkan. Menurut mereka, insiden itu seharusnya bisa diselesaikan tanpa harus membawa unsur hukum, apalagi sampai melibatkan kerja sama lintas negara.

Sebaliknya, masyarakat Malaysia memandang tindakan Adam sebagai bentuk ketidaksopanan terhadap aparat mereka. Apalagi momen tersebut terjadi tidak lama setelah Persib meraih kemenangan—situasi yang seharusnya menjadi citra positif bagi kedua tim dan kedua negara.

Polemik ini kemudian ramai dibicarakan di media sosial, bahkan menjadi trending di beberapa platform. Banyak warganet saling berbalas komentar, memicu perdebatan yang semakin panjang.

Menanti Kejelasan Nasib Adam Alis

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Adam Alis ataupun Persib Bandung terkait langkah selanjutnya. Pihak klub maupun federasi kemungkinan akan segera memberikan klarifikasi mengingat kasus ini sudah melibatkan dua negara sekaligus.

Yang jelas, situasi ini menjadi pembelajaran penting bagi para atlet di era digital: aktivitas daring, termasuk live streaming, dapat berujung pada konsekuensi serius apabila tidak dilakukan secara hati-hati.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Adam Alis kontroversi pemain live TikTok Persib Bandung polisi malaysia sepak bola
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Belum Debut Tapi Sudah Jatuh Hati, Mariano Peralta Ungkap Pengalaman Pertama Bersama Persib

Tak Tergoyahkan! Julio Cesar Jadi Tembok Kokoh Persib saat Singkirkan DPMM FC

Persib Jadi Tim Pertama ke Semifinal Piala Presiden 2026, Siapa Calon Lawannya?

Debut Mariano Peralta di Persib Bandung Ditunda, Igor Tolic Ungkap Alasan Fisik dan Jet Lag

Balsa Sekulic Pecah Telur! Gol Perdana Antar Persib Lolos ke Semifinal Piala Presiden 2026

Tembus Semifinal Piala Presiden 2026, Pelatih Persib Puji Mental Pemain Muda dan Singgung Jadwal Padat

Terpopuler
  • Korps Alumni KNPI Jabar Bentuk Badan Advokasi untuk Kawal Tata Kelola Pemerintahan dan Cegah Korupsi
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Bali Is Not Your Home! Viral WNA Gelar Event Lari Ekslusif, Warga Lokal Dilarang Ikut?
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.