Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Menggugah Selera! Ini 5 Spot Kuliner Hits di Cimahi yang Bikin Ketagihan

Rabu, 14 Oktober 2026 02:00 WIB

Destinasi Wisata Pilihan di Sekitar Stasiun Cimahi untuk Liburan Singkat

Rabu, 14 Oktober 2026 01:00 WIB

Mentereng! Ini Catatan Statistik John Herdman Selama Nahkodai Timnas Indonesia

Selasa, 13 Oktober 2026 21:35 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Menggugah Selera! Ini 5 Spot Kuliner Hits di Cimahi yang Bikin Ketagihan
  • Destinasi Wisata Pilihan di Sekitar Stasiun Cimahi untuk Liburan Singkat
  • Mentereng! Ini Catatan Statistik John Herdman Selama Nahkodai Timnas Indonesia
  • PMI Asal Bandung Barat Diduga Disekap di Dubai, Keluarga Menanti Kabar
  • Klok Minta Bobotoh Terus Bersama Persib, Target Besar Menanti di ACL Two
  • Dari Sumedang Jadi Diva Dunia! Kisah Rahasia Rossa yang Jarang Orang Tahu!
  • Igor Tolic Soroti Kekuatan Cong Viettel, Persib Siapkan Strategi Khusus
  • Warga Keluhkan Lagi Kebisingan, Lapangan Padel di Surya Sumantri Bakal Diperiksa
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 14 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Alasan Lengkap Dedi Mulyadi Ubah Nama RSUD Al Ihsan Jadi Welas Asih

By Aga GustianaSabtu, 5 Juli 2025 11:54 WIB2 Mins Read
RSUD Al Ihsan
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi mengganti nama RSUD Al Ihsan menjadi RSUD Welas Asih. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi mengganti nama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Al Ihsan yang berlokasi di Kabupaten Bandung menjadi RSUD Welas Asih. Perubahan nama ini diumumkan langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya memperbarui identitas rumah sakit milik Pemprov Jabar yang berstatus sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Nama baru tersebut, menurut Dedi, dipilih karena dianggap lebih merepresentasikan budaya lokal masyarakat Sunda yang dikenal penuh kasih sayang.

“Karena orang Sunda welas asih, kan lebih dekat dengan kalimat-kalimat yang lebih bisa dipahami oleh masyarakat. Lalu memori, Al Ihsan kan ada memori panjang enggak usah disebutkan memori panjangnya. Sehingga memori itu kita coba dibangun dengan brand baru,” jelas Dedi Mulyadi dikutip Sabtu (5/7/2025).

Baca Juga:  Manuver Politik Dedi Mulyadi: Diisukan Merapat ke PSI dan Skenario Duet Maut dengan Gibran di 2029

Tak Ganggu Anggaran, Tak Perlu Libatkan DPRD

Dedi menegaskan bahwa perubahan nama tersebut dilakukan melalui Surat Keputusan (SK) Gubernur tanpa perlu pembahasan dengan DPRD Jawa Barat. Ia memastikan tidak ada dampak terhadap anggaran daerah karena perubahan ini bersifat administratif.

“Kalau penamaan kan gak ada problem (tidak diskusi dengan DPRD Jabar). Kan nama tidak berpengaruh kepada anggaran. Nama enggak ada kaitan dengan biaya. (Karenanya) itu cuma SK,” ujarnya.

Baca Juga:  Bikin Gaduh, Dedi Mulyadi Minta Maaf ke Warga Jabar

Targetkan Layanan Setara RS Hasan Sadikin

Tak hanya mengubah nama, Pemprov Jabar juga berkomitmen meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di RSUD Welas Asih. Dedi menyampaikan bahwa dalam waktu dua tahun ke depan, fasilitas dan layanan medis rumah sakit ini ditargetkan bisa setara dengan RS Hasan Sadikin Bandung.

“Dalam waktu dua tahun. Saya sudah bicara dengan Menkes agar layanan di Al Ihsan bisa setara dengan Hasan Sadikin,” kata Dedi.

Hanya RSUD Al Ihsan yang Diganti Namanya

Dedi juga menjelaskan bahwa perubahan nama hanya berlaku untuk RSUD Al Ihsan. Rumah sakit daerah lainnya tetap menggunakan nama sesuai lokasi, seperti RSUD Pelabuhan Ratu atau RSUD Garut Selatan, yang dinilai sudah mencerminkan identitas geografis masing-masing.

Baca Juga:  Raih Nomor Urut 4 di Pilgub Jabar 2024, Dedi Mulyadi Ungkap Makna Budaya Sunda

Sejarah Singkat RSUD Al Ihsan

RSUD Al Ihsan didirikan oleh Yayasan Al Ihsan, dengan peletakan batu pertama dilakukan pada 11 Maret 1993. Rumah sakit mulai beroperasi pada 12 November 1995, kemudian secara resmi menjadi milik Pemprov Jabar pada tahun 2004. Sejak 2009, RSUD ini beroperasi sebagai BLUD, memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat, termasuk kegiatan sosial seperti pengobatan gratis dan khitanan massal.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

budaya sunda Dedi Mulyadi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

PMI Asal Bandung Barat Diduga Disekap di Dubai, Keluarga Menanti Kabar

Warga Keluhkan Lagi Kebisingan, Lapangan Padel di Surya Sumantri Bakal Diperiksa

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

BSU Oktober 2026 Rp900 Ribu Belum Pasti Cair, Ini Penjelasan Kemnaker

Satu Mahasiswa Di-DO! Telkom University Jatuhkan Sanksi ke 4 Pelaku Perundungan Asrama

Dugaan Bullying di Kuningan, Siswa SMP Dilarikan ke RS Usai Telan Cairan Karbol

Kiaracondong Bandung Mulai Ditata, Drainase Tersumbat Sampah Jadi Perhatian

Terpopuler
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
  • Ilustrasi video syur
    Viral Video Syur Perempuan Berseragam Poltekkes Bandung, Begini Kata Kemenkes
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.