Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Curi Poin Penuh di ACL 2, Marc Klok Sanjung Mental Juang Bobotoh di Negeri Ginseng

Rabu, 16 September 2026 19:32 WIB

Viral! Gegara Puntung Rokok, WNI Ini Masuk Penjara di Malaysia

Rabu, 16 September 2026 19:31 WIB

DIKULITI DI FORUM DUNIA?! Nama Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Mendadak Jadi Sorotan PBB!

Rabu, 16 September 2026 19:10 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Curi Poin Penuh di ACL 2, Marc Klok Sanjung Mental Juang Bobotoh di Negeri Ginseng
  • Viral! Gegara Puntung Rokok, WNI Ini Masuk Penjara di Malaysia
  • DIKULITI DI FORUM DUNIA?! Nama Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Mendadak Jadi Sorotan PBB!
  • Taktik Jitu Igor Tolic Bawa Persib Bandung Jinakkan Raksasa Korsel Lewat Skor Tipis 0-1
  • Api Kepung 5 Titik Lahan di Sindanggalih Sumedang, Warga Mulai Waspada
  • Skandal Pelecehan Siswi PKL di Sukabumi: Polisi Tetapkan Sekdis Dishub Sebagai Tersangka
  • Kejutan di Tengah Persiapan Persib! Oh In-kyun Muncul, FC Seoul Langsung Dibongkar
  • 82 Bangunan Berdiri di Area Pemakaman Pandu, Pemkot Bandung Mulai Siapkan Penertiban
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 16 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Aliran Sesat di Jawa Barat Seperti ‘Bermetamorfosis’

By Aga GustianaJumat, 10 Januari 2025 20:25 WIB2 Mins Read
Ilustrasi aliran sesat. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyebut aliran sesat di Jawa Barat mencapai ratusan. Namun yang tercatat berjumlah 22.

Aliran sesat yang tercatat MUI itu seperti Ahmadiyah, Al Qiyadah Al Islamiyah, Agama Salamullah/lia Eden, Aliran Surga Eden, Islam Jamaah, Milah Ibrahim, Hidup Dibalik Hidup (HDH), Kutub Robani, Al Qur’an Suci, Amanat Keagungan Ilahi (AKI).

Kemudian ada Islam Hanif, Tarekat Qodariyah Naqsabandiyah, Ajaran Khawarik Tasawuf, Ajaran Pajajaran Siliwangi Panjalu, Thoriqoh Attijaniyah, Pengajian Cecep Solihin, Aliran Sapta Darma, Agama Sunda Wiwitan, Gerakan Fajar Nusantara, Abdul Mujib, Islam Bajat dan Baity Jannaty.

Dari total 22 itu, yang dinyatakan sesat melalui fatwa MUI dan lainnya ada 10. “144 (totalnya), cuma itu ada yang baru ditemukan kemudian menghilang,” kata Sekretaris MUI Jabar Rafani Achyar, Jumat (10/1/2025).

Baca Juga:  Amanda Resmikan Dekranasda Art Space Kota Bogor

Dijelaskan Rafani, kemunculan aliran-aliran menyimpang di Jawa Barat seperti ‘metamorfosis’ dan memiliki pola yang unik.

“Di Jawa Barat ini kan seperti tanah subur ya, untuk terjadinya aliran sesat atau menyimpang. Jadi kadang-kadang sekarang muncul kemudian diatasi hilang, tapi tidak lama lagi nanti muncul di tempat lain,” ungkapnya.

“Kadang seperti metamorfosis, muncul hari ini dengan bentuknya begini, nanti muncul lagi tempat lain namanya berbeda tapi pahamnya masih mirip-mirip, karakteristiknya seperti itu aliran sesat di Jawa Barat,” tegasnya.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Pastikan Penertiban Warga di Lahan Bermasalah Berjalan Adil

Hal ini pun yang menimbulkan kecurigaan jika ada skenario tertentu di balik kemunculan aliran-aliaran sesat tersebut.

“Kami juga bertanya-tanya, seperti ada tangan tak terlihat yang mendesain secara halus memunculkan aliran-aliran ini. Mungkin karena jumlah penduduknya besar, umat Islam mayoritas, dan semua agama serta aliran ada. Jadi, daerah ini dianggap strategis,” jelasnya.

Selain itu, Rafani menerangkan, aliran-aliran sesat di Jabar muncul dnegan berbagai motif, yang paling dominan karena faktor ekonomi.

“Mereka menjanjikan surga, rezeki, atau keselamatan kepada pengikutnya demi mendapatkan keuntungan,” ucap Rafani.

Kemudian motif lain yang tak kalah mencolok adalah politik, seperti kasus Panji Gumilang dari Al Zaytun.

Baca Juga:  Anggota DPRD Jabar Turun Langsung ke Lokasi Banjir Bandang di Banjaran Wetan

“Panji itu politiknya kental, apalagi trek record-nya pernah terlibat DI/TII dan NII KW9. Dia menggerakkan pengikut untuk mencari dana,” ungkapnya.

Kendati demikian, saat ini aliran sesat di Jawa Barat perlahan mulai berkurang. Namun, bukan berarti MUI berdiam diri.

Rafani menegaskan, pihaknya sedang mengawasi beberapa kelompok yang diduga menganut ajaran tertentun yang menyimpang dari ajaran Islam.

“Dalam satu dua bulan ini memang tidak ada. (Yang diawasi) ada banyak, seperti yang pengajian Saeful Karim yang dosen UPI itu,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

jawa barat MUI
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral! Gegara Puntung Rokok, WNI Ini Masuk Penjara di Malaysia

DIKULITI DI FORUM DUNIA?! Nama Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Mendadak Jadi Sorotan PBB!

Api Kepung 5 Titik Lahan di Sindanggalih Sumedang, Warga Mulai Waspada

Pencabulan

Skandal Pelecehan Siswi PKL di Sukabumi: Polisi Tetapkan Sekdis Dishub Sebagai Tersangka

82 Bangunan Berdiri di Area Pemakaman Pandu, Pemkot Bandung Mulai Siapkan Penertiban

Korban Ledakan Gas Mandalajati Meninggal, Walikota: Kami Sangat Berduka

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Uang Mertua Rp17 Miliar Raib, Shabrina Adfi Buka Suara Soal Kejahatan Perbankan di BTN
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.