Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Anti Berisik! 5 Kafe Tersembunyi di Bandung Ini Bikin Kerja Makin Fokus

Senin, 2 November 2026 03:00 WIB
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Cuma Modal KTP! Begini Cara Cek Bansos PKH dan BPNT November 2026

Senin, 2 November 2026 01:00 WIB

Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Raih Hasil Terbaik di Moto3 Malaysia 2026

Minggu, 1 November 2026 20:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Anti Berisik! 5 Kafe Tersembunyi di Bandung Ini Bikin Kerja Makin Fokus
  • Cuma Modal KTP! Begini Cara Cek Bansos PKH dan BPNT November 2026
  • Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Raih Hasil Terbaik di Moto3 Malaysia 2026
  • Laskar Prabowo 08 Jabar Rapatkan Barisan, Siap Perang Lawan Hoaks
  • Penantian 8 Tahun! dr. Gia Pratama Menangis Dengar Detak Jantung Calon Buah Hati
  • Menalo Brace, Klok Gol Indah! Persib Tempel Ketat Persija
  • Bisnis Live Pornografi Raup Rp 750 Juta, Polda Jabar Tangkap 2 Tersangka
  • Persib Menggila! Unggul 3-0 atas Kalteng FC di Babak Pertama
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 2 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Aliran Sesat di Jawa Barat Seperti ‘Bermetamorfosis’

By Aga GustianaJumat, 10 Januari 2025 20:25 WIB2 Mins Read
Ilustrasi aliran sesat. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyebut aliran sesat di Jawa Barat mencapai ratusan. Namun yang tercatat berjumlah 22.

Aliran sesat yang tercatat MUI itu seperti Ahmadiyah, Al Qiyadah Al Islamiyah, Agama Salamullah/lia Eden, Aliran Surga Eden, Islam Jamaah, Milah Ibrahim, Hidup Dibalik Hidup (HDH), Kutub Robani, Al Qur’an Suci, Amanat Keagungan Ilahi (AKI).

Kemudian ada Islam Hanif, Tarekat Qodariyah Naqsabandiyah, Ajaran Khawarik Tasawuf, Ajaran Pajajaran Siliwangi Panjalu, Thoriqoh Attijaniyah, Pengajian Cecep Solihin, Aliran Sapta Darma, Agama Sunda Wiwitan, Gerakan Fajar Nusantara, Abdul Mujib, Islam Bajat dan Baity Jannaty.

Dari total 22 itu, yang dinyatakan sesat melalui fatwa MUI dan lainnya ada 10. “144 (totalnya), cuma itu ada yang baru ditemukan kemudian menghilang,” kata Sekretaris MUI Jabar Rafani Achyar, Jumat (10/1/2025).

Baca Juga:  Masa Jabatan Diperpanjang, Pj Bupati Majalengka Dedi Supandi Siap Tuntaskan Program

Dijelaskan Rafani, kemunculan aliran-aliran menyimpang di Jawa Barat seperti ‘metamorfosis’ dan memiliki pola yang unik.

“Di Jawa Barat ini kan seperti tanah subur ya, untuk terjadinya aliran sesat atau menyimpang. Jadi kadang-kadang sekarang muncul kemudian diatasi hilang, tapi tidak lama lagi nanti muncul di tempat lain,” ungkapnya.

“Kadang seperti metamorfosis, muncul hari ini dengan bentuknya begini, nanti muncul lagi tempat lain namanya berbeda tapi pahamnya masih mirip-mirip, karakteristiknya seperti itu aliran sesat di Jawa Barat,” tegasnya.

Baca Juga:  Data BPS: Penduduk Miskin di Jawa Barat Capai 3,44 Juta Jiwa

Hal ini pun yang menimbulkan kecurigaan jika ada skenario tertentu di balik kemunculan aliran-aliaran sesat tersebut.

“Kami juga bertanya-tanya, seperti ada tangan tak terlihat yang mendesain secara halus memunculkan aliran-aliran ini. Mungkin karena jumlah penduduknya besar, umat Islam mayoritas, dan semua agama serta aliran ada. Jadi, daerah ini dianggap strategis,” jelasnya.

Selain itu, Rafani menerangkan, aliran-aliran sesat di Jabar muncul dnegan berbagai motif, yang paling dominan karena faktor ekonomi.

“Mereka menjanjikan surga, rezeki, atau keselamatan kepada pengikutnya demi mendapatkan keuntungan,” ucap Rafani.

Kemudian motif lain yang tak kalah mencolok adalah politik, seperti kasus Panji Gumilang dari Al Zaytun.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Soroti Fenomena Overproduksi Lulusan Pendidikan Guru

“Panji itu politiknya kental, apalagi trek record-nya pernah terlibat DI/TII dan NII KW9. Dia menggerakkan pengikut untuk mencari dana,” ungkapnya.

Kendati demikian, saat ini aliran sesat di Jawa Barat perlahan mulai berkurang. Namun, bukan berarti MUI berdiam diri.

Rafani menegaskan, pihaknya sedang mengawasi beberapa kelompok yang diduga menganut ajaran tertentun yang menyimpang dari ajaran Islam.

“Dalam satu dua bulan ini memang tidak ada. (Yang diawasi) ada banyak, seperti yang pengajian Saeful Karim yang dosen UPI itu,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

jawa barat MUI
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Cuma Modal KTP! Begini Cara Cek Bansos PKH dan BPNT November 2026

Laskar Prabowo 08 Jabar Rapatkan Barisan, Siap Perang Lawan Hoaks

Ilustrasi video syur

Bisnis Live Pornografi Raup Rp 750 Juta, Polda Jabar Tangkap 2 Tersangka

Diduga Mabuk, Pemotor 15 Tahun Hilang Kendali di Jalan AH Nasution

Diduga Microsleep! Brio Seruduk 3 Kendaraan di Depan UIN Bandung

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos November 2026 Cair! Satu Keluarga Bisa Dapat Rp1,5 Juta Lebih

Terpopuler
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
  • Badai Boikot Paling Parah? Fakta Mengejutkan Dibalik Hancurnya Rans Carnival 2026!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.