Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Followersnya Kalahkan Populasi Negara Sendiri! Kisah Ajaib Vozinha Bikin Messi Frustrasi di Piala Dunia

Sabtu, 4 Juli 2026 19:14 WIB

Kode Keras di Video Perkenalan Ragnar Oratmangoen, Persib Segera Amankan Mariano Peralta?

Sabtu, 4 Juli 2026 18:30 WIB

Gebrakan Kelima Pangeran Biru: Ragnar Oratmangoen Resmi Merapat ke Persib Bandung

Sabtu, 4 Juli 2026 17:50 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Followersnya Kalahkan Populasi Negara Sendiri! Kisah Ajaib Vozinha Bikin Messi Frustrasi di Piala Dunia
  • Kode Keras di Video Perkenalan Ragnar Oratmangoen, Persib Segera Amankan Mariano Peralta?
  • Gebrakan Kelima Pangeran Biru: Ragnar Oratmangoen Resmi Merapat ke Persib Bandung
  • Sentimen Suku Kental dan Boros Anggaran, Wacana Provinsi Sunda Dinilai Belum Mendesak
  • Tabel Angsuran KUR BNI 2026 Plafon Rp100 Juta: Panduan Simulasi Cicilan Murah untuk Tambahan Modal UMKM
  • Tabel Angsuran KUR BRI 2026: Simulasi Cicilan Plafon Rp100 Juta Tanpa Jaminan untuk Modal Usaha
  • Bukan Cuma Uang! Ternyata Ini Alasan Kuat Sandy Walsh Mau Terima Kontrak 3 Tahun di Persib Bandung
  • Benarkah Persib ‘Hancurkan’ Karier Pemain Timnas? Menguliti Profil & Kredibilitas Arul El Pundit
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 4 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Angka Kemiskinan Jabar Turun, Tapi Ketimpangan Kota Justru Meningkat Tajam!

By Putra JuangJumat, 25 Juli 2025 13:50 WIB3 Mins Read
Plt. Kepala BPS Jabar, Darwis Sitorus. Foto: Ist,
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat mencatat jumlah penduduk miskin pada Maret 2025 mencapai 3,65 juta jiwa, atau mengalami penurunan tipis sebesar 0,06 persen dibandingkan September 2024. Namun, penurunan ini tidak berlaku merata antara wilayah perdesaan dan perkotaan.

“Penurunan ini banyak disumbang oleh perbaikan karakteristik sosial ekonomi masyarakat desa. Tapi di kota, kondisinya justru memburuk,” ujar Plt. Kepala BPS Jabar, Darwis Sitorus, dalam rilis resmi yang disampaikan di Aula BPS Jawa Barat, Jumat (25/7/2025).

Kemiskinan di Kota Meningkat, Ketimpangan Ekonomi Makin Lebar

Secara rinci, angka kemiskinan di perdesaan menurun 0,70 persen poin, namun di perkotaan justru naik 0,11 persen poin. Kondisi ini mengindikasikan tantangan besar yang dihadapi wilayah urban seperti Bandung, Bekasi, dan kota lainnya.

Baca Juga:  Komisi IV DPRD Jabar Soroti LKPJ 2025: Gini Ratio hingga Tunda Bayar Jadi Catatan

“Di kota, pengangguran bertambah, harga kebutuhan pokok makin tinggi, dan biaya pendidikan semakin mahal,” jelas Darwis.

Dalam periode yang sama, jumlah pengangguran di Jawa Barat meningkat dari 1,77 juta menjadi 1,81 juta orang, meskipun secara persentase Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sedikit menurun. Mayoritas pengangguran berada di wilayah perkotaan.

“Bukan soal urbanisasi. Memang struktur kota di Jabar lebih besar dari desa, tapi tetap saja, angka pengangguran kota naik dan jadi tekanan baru,” ujarnya.

Gini Ratio Perkotaan Capai 0,426, Kesenjangan Kaya-Miskin Meningkat

Gini Ratio, indikator ketimpangan ekonomi di kawasan perkotaan Jawa Barat tercatat 0,426, menandakan kesenjangan yang signifikan antara kelompok kaya dan miskin. Selain itu, indeks kedalaman dan keparahan kemiskinan juga mengalami peningkatan, menunjukkan bahwa warga miskin kota hidup semakin jauh dari standar hidup layak.

Baca Juga:  Komisi IV DPRD Jabar Soroti LKPJ 2025: Gini Ratio hingga Tunda Bayar Jadi Catatan

Darwis menyoroti konsumsi beras premium dan isu oplosan harga sebagai faktor penyumbang beban pengeluaran rumah tangga miskin di kota.

“Orang kota cenderung membeli beras premium, dan ini memengaruhi pengeluaran. Isu harga oplosan juga memperberat beban masyarakat miskin,” tambahnya.

Biaya pendidikan yang tinggi turut menjadi penyumbang naiknya garis kemiskinan.

“Semakin tinggi biaya pendidikan, maka garis kemiskinan juga naik. Kalau bisa ditekan, angka kemiskinan bisa ditekan lagi,” ujarnya.

Strategi Pemprov Jabar: Aplikasi GRIP untuk Tekan Pengangguran

Menjawab persoalan pengangguran, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan meluncurkan aplikasi GRIP (Gerai Layanan Informasi tentang Pekerjaan) pada Agustus 2025. Aplikasi ini dirancang untuk mempertemukan pencari kerja dengan peluang kerja secara digital.

Baca Juga:  Komisi IV DPRD Jabar Soroti LKPJ 2025: Gini Ratio hingga Tunda Bayar Jadi Catatan

“Tujuannya agar kebutuhan industri cocok dengan potensi tenaga kerja. Harapannya, GRIP bisa menekan angka pengangguran, terutama di kota,” jelas Fungsional Madya Diskominfo Jabar, Encep Wagan.

Kemiskinan Menurun, Tapi Kualitas Hidup Belum Membaik

Di akhir rilis, Darwis mengingatkan bahwa meskipun jumlah penduduk miskin menurun secara statistik, kualitas hidup mereka belum tentu membaik.

“Indeks kedalaman dan keparahan kemiskinan justru naik. Artinya, mereka yang miskin, hidupnya makin berat,” tutupnya.

Jawa Barat masih memiliki pekerjaan rumah besar, terutama dalam mengatasi ketimpangan ekonomi, pengangguran kota, dan akses terhadap kebutuhan dasar yang terjangkau.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

data BPS Jabar Gini Ratio Jawa Barat kemiskinan Jawa Barat 2025 pengangguran di kota
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Sentimen Suku Kental dan Boros Anggaran, Wacana Provinsi Sunda Dinilai Belum Mendesak

Truk Rem Blong Picu Tabrakan Beruntun di Sukabumi, Sopir Sempat Terjepit Kabin Terguling

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Cara Cek BPNT Juli 2026 Lewat HP, Ini Tanda Bantuan Sudah Cair

Anak Diduga Hilang dari Katapang Ditemukan Meninggal di Jembatan BBS Bandung Barat

Om Zein saat menghadiri acara di Purwakarta.

Imbas Lagu Kontroversial ‘Lalaki Langit’, Bupati Purwakarta Diperiksa Intensif 8 Jam di Kemendagri

Pencabulan

Dugaan Kasus Rudapaksa di Sapan Bandung, Korban Masih Jalani Pemulihan Trauma

Terpopuler
  • Ini Link Bagan 32 Besar Piala Dunia 2026 untuk Pantau Jadwal dan Skema Pertandingan
  • Link Live Pagi Ini: Portugal vs Kroasia 32 Besar Piala Dunia 2026, Siapa Lolos?
  • Jangan Asal Klik! Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral, Begini Fakta dan Bahaya Link Palsunya
  • Lirik Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat Viral! Ini Isi Lagu Om Zein yang Tuai Polemik
  • Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral di TikTok, Link Fullnya Bikin Waswas
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.