Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jadwal Liga Inggris Pekan Ini: Big Match Chelsea vs MU hingga Liverpool vs Arsenal

Jumat, 30 Oktober 2026 19:50 WIB

Longsor 20 Meter Terjang Perumahan Buana Flamingo Cimahi, 4 Rumah Rusak Berat

Jumat, 30 Oktober 2026 19:45 WIB

Bobotoh Gigit Jari! Persib vs Isenmulang Kalteng FC Tak Disiarkan?

Jumat, 30 Oktober 2026 18:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jadwal Liga Inggris Pekan Ini: Big Match Chelsea vs MU hingga Liverpool vs Arsenal
  • Longsor 20 Meter Terjang Perumahan Buana Flamingo Cimahi, 4 Rumah Rusak Berat
  • Bobotoh Gigit Jari! Persib vs Isenmulang Kalteng FC Tak Disiarkan?
  • Kabar Gembira! Data Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Sudah Diperbarui, Cair November 2026?
  • Mabuk dan Bawa Celurit, Tiga Pria di Soreang Serang Siapa Saja yang Lewat
  • Gugup Berubah Lega, Begini Cerita Debut Gakuto Notsuda di Persib
  • Belajar Otodidak dari Internet, Pemuda Baleendah Raup Cuan dari Oplos Gas Elpiji 3 Kg
  • November Neraka! Persib Hadapi 7 Laga di 3 Kompetisi, Ini Jadwal Lengkapnya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 30 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Anwar Usman Hanya Dipecat dari Ketua MK, Netizen: Lucu Banget Hukum di Indonesia

By Putri Mutia RahmanSelasa, 7 November 2023 21:09 WIB2 Mins Read
Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) Memutuskan Sanksi Memberhentikan Anwar Usman Sebagai Ketua MK. (Antara/M RISYAL HIDAYAT)
ADVERTISEMENT

bukamata.id– Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) telah memutuskan sanksi memberhentikan Anwar Usman sebagai Ketua MK pada Selasa (07/11), setelah terbukti melanggar kode etik dan perilaku hakim MK terkait putusan kasus batas usia calon presiden.

Selain sanksi pemberhentian Anwar Usman, putusan MKMK terkait putusan MK yang  tidak bisa dirubah dan tetap dijalankan  tentang batas usia Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres)   mencuri perhatian para Internet Citizen (Netizen). 

“Majelis Kehormatan tidak berwenang menilai putusan Mahkamah Konstitusi, in casu putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 90/PUU-XXI/2023,” putusan tersebut ditampilkan dalam sidang pembacaan putusan, Selasa (7/11/2023). 

“Pasal 17 Ayat (6) dan Ayat (7) UU 48/2009 tidak dapat diberlakukan dalam putusan perkara pengujian undang-undang terhadap UUD 1945 oleh Mahkamah Konstitusi,”lanjutnya.

Baca Juga:  PP Persis Minta DPR Peka terhadap Aspirasi Rakyat

Putusan tersebut mengundang berbagai macam reaksi yang dilontarkan oleh netizen. Salah satunya pemilik akun X @ikidikii pemecatan Anwar Usman yang dilakukan secara terhormat dinilai tidak tegas dan membingungkan. 

Baca Juga:  Ikatan Mahasiswa Revolusioner Jabar Lakukan Demonstrasi Terkait Putusan MK di Gedung Sate

“Terbukti melanggar kode etik berat tapi tidak dipecat secara tidak hormat? Itu sama kaya pelanggaran di kotak penalti tapi ga dapet penalti kan ya?,” tulisnya.

Adapun komentar lainnya seperti yang dituliskan oleh akun @ndrlcorp ia menganggap hukum di Indonesia sangatlah lucu.

“Lucu banget hukum di Indonesia, hakimnya dipecat dari jabatan ketua MK tapi masih jadi anggota MK, keputusan yang sudah dibuat MK berlaku di 2029, ibarat ada maling masuk rumah, terus hukumannya baru dibuat pas malingnya bebas,” tulisnya.

Baca Juga:  Resmi! DPR dan KPU Setujui PKPU Pilkada Sesuai Putusan MK

“Seharusnya diberhentikan dengan tidak hormat sebagai hakim MK, bukan hanya sebagai ketua MK,” tulis sebuah akun @joni_jovi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

putusan MK
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Longsor 20 Meter Terjang Perumahan Buana Flamingo Cimahi, 4 Rumah Rusak Berat

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Kabar Gembira! Data Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Sudah Diperbarui, Cair November 2026?

Mabuk dan Bawa Celurit, Tiga Pria di Soreang Serang Siapa Saja yang Lewat

Belajar Otodidak dari Internet, Pemuda Baleendah Raup Cuan dari Oplos Gas Elpiji 3 Kg

Polda Jabar Pastikan Hak Mahasiswa yang Diamankan Pascademo 20 Oktober Terpenuhi

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bisa Dapat Rp2,7 Juta! Ini Rincian Bansos PKH Tahap 4 2026 untuk 8 Kategori Penerima

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Berkas Kasus UU ITE Bambang Soeharto Hampir Rampung, Simalango Law Firm Soroti Langkah Tersangka Lapor Balik Saksi
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.