Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Gondrong Pakai Bando dan Ngopi di Warung, Karier Sepak Bola Evan Dimas Sudah Habis?

Minggu, 14 Juni 2026 20:51 WIB

Luar Biasa! Irfan Hakim Sapu Bersih Gelar di Koi Show 2026, Kohaku Jadi Bintang Utama

Minggu, 14 Juni 2026 19:00 WIB

Video Full Durasi Cut Salwa di Hotel Banyak Diburu, Apa Isinya?

Minggu, 14 Juni 2026 18:49 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Gondrong Pakai Bando dan Ngopi di Warung, Karier Sepak Bola Evan Dimas Sudah Habis?
  • Luar Biasa! Irfan Hakim Sapu Bersih Gelar di Koi Show 2026, Kohaku Jadi Bintang Utama
  • Video Full Durasi Cut Salwa di Hotel Banyak Diburu, Apa Isinya?
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Persib Masih Kena Transfer Ban FIFA! Bursa Transfer Maung Bandung Terancam Kacau?
  • Jangan Sampai Terlambat! WhatsApp akan Blokir Akses di iPhone dengan iOS Versi Ini
  • Pro-Kontra Razia Outfit Jogging di Aceh: Aturan Daerah vs Gaya Hidup Modern, Siapa yang Salah?
  • Drama Besar Timnas Jepang! Moriyasu Minta Maaf Usai Coret Wataru Endo
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 14 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Apresiasi Komunitas Otomotif Jabar Bangun Kelas Pesantren, Bey Machmudin Tekankan Pentingnya Kolaborasi

By SusanaSelasa, 14 Mei 2024 22:13 WIB3 Mins Read
Peletakan batu pertama gedung sekolah di Pesantren Ulul Abab di Jalan Bojongkoneng Atas, Kabupaten Bandung, Selasa (14/5/2024). Foto: Istimewa.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin mengapresiasi langkah masyarakat yang berinisiatif melakukan gerakan sosial, salah satunya yaitu membangun gedung pesantren.

Hal ini disampaikan Bey usai menghadiri peletakan batu pertama gedung sekolah di Pesantren Ulul Abab di Jalan Bojongkoneng Atas, Kabupaten Bandung, Selasa (14/5/2024).

Seperti diketahui, gedung sekolah tersebut merupakan hasil urunan dari berbagai komunitas otomotif di Jabar.

“Saya sampaikan apresiasi kepada komunitas yang turut berkontribusi membangun kelas di pesantren ini,” ungkap Bey dalam sambutan.

Dalam kesempatan itu, Bey pun mengapresiasi peran Dedi Taufik dan Oke Junjunan selaku Ketua Panitia yang bisa mengumpulkan donasi dari berbagai anggota lintas komunitas otomotif.

“Terimakasih Dedi Taufik yang mengingatkan bahwa hidup ini tidak duniawi. Saya senang, Dulu pak Oke saya terngiangnya waktu jadi pembalap. Alhamdulillah pak Oke mendorong teman komunitas menyisihkan hartanya untuk membangun pesantren,” jelas Bey.

Baca Juga:  Kampus di Jabar Diimbau Taati Aturan Baru Permendikbud, Skripsi Bukan Syarat Tugas Akhir

“Semoga ini menjadi amal kebaikan. Tentunya ini baik, bisa jadi nanti sebelum masuk komunitas, setiap calon anggota harus ada kegiatan keagamaan yang membantu masyarakat,” selorohnya.

Adanya gerakan sosial tersebut, Bey pun berharap semangat berbagi dan saling membangun ini terus menular.

Menurut dia, pembangunan di sektor ekonomi, pendidikan hingga Kesehatan akan maksimal jika dilakukan dengan kolaborasi dan tidak bisa maksimal jika mengandalkan pemerintah.

“Kolaborasi ini penting dan mudah-mudahan terus berkembang. Saya sudah melihat desain gedung sekolahnya bagus sekali. Mudah-mudahan cepat jadi. Sehingga anak santri bisa menikmati suasana belajar dengan baik. Saya harap para santri juga terinspirasi dan menjadi pribadi yang berakhlak baik,” terang dia.

Di tempat yang sama, Dedi Taufik mengatakan selalu terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat. Dalam kaitan pajak kendaraan bermotor, puluhan komunitas otomotif berkomitmen melakukan sosialisasi.

Baca Juga:  Terdampak Guncangan Gempa Bumi Garut, Sejumlah Bangunan di Jabar Alami Kerusakan

“Komunitas bisa menjadi mitra dalam sosialisasi pajak kendaraan bermotor, untuk meningkatkan komposisi sadar pajak. Minimal untuk anggota dan keluarganya hingga meluas kepada masyarakat umum,” terang dia yang saat ini menjabat sebagai Kepala Bapenda Jabar.

“Tentu kalau dilihat dari sisi potensi, komunitas otomotif jelas memiliki kendaraan, baik roda empat dan roda dua. Jika di kalkulasi, anggota dari puluhan komunitas ini sangat banyak, ada IMI juga ikut serta,” imbuhnya.

Upaya lain dari sisi penindakan, pihaknya menggelar operasi gabungan dengan pihak kepolisian di 27 kabupaten kota.

Sementara itu, Ade Muharam selaku Ketua Yayasan Ulul Abab menilai Gerakan sosial ini bisa melunturkan komunitas otomotif yang identic dengan hura-hura. Bantuan yang diberikan sangat bermanfaat bagi para santri.

Selama ini, ratusan santri yang berada di pesantren harus belajar di sebuah ruangan seperti saung. Jika hujan, kegiatan terpaksa dihentikan. Ia berharap, proses pembangunan kelas baru yang direncanakan dua lantai dengan enam ruangan itu bisa lancar.

Baca Juga:  Bey Serahkan Perpanjangan Jabatan Pj Wali Kota Cimahi, Dicky Saromi Fokus pada Tiga Program Utama

“Komunitas otomotif memiliki kepedulian dan jiwa sosial, peduli dengan pendidikan. Terimakasih kepada semua pihak yang terlibat. Ini sangat berarti bagi kami. Apalagi, pesantren ini kami khususkan untuk anak yang kurang mampu,” jelas dia.

Oke Junjunan memastikan semua aspek legalitas sudah dipenuhi untuk membangun kelas. Semua pengerjaan dilaksanakan dengan mengutamakan prinsip profesional dan akuntabilitas yang baik.

“Kami membuka ruang bagi pihak lain yang ingin menyumbang. Ini adalah kolaborasi tak hanya bagi komunitas tapi pengusaha dan lain-lain,” ucap Oke.

Dalam kegiatan tersebut, panitia mengadakan lelang kendaraan mobil klasik, motor matic hingga motor Harley Davidson yang semua hasilnya turut disumbangkan untuk pembangunan pesantren.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bey Machmudin gedung sekolah Jabar Komunitas Otomotif Pesantren Ulul Abab
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Luar Biasa! Irfan Hakim Sapu Bersih Gelar di Koi Show 2026, Kohaku Jadi Bintang Utama

Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri

Pro-Kontra Razia Outfit Jogging di Aceh: Aturan Daerah vs Gaya Hidup Modern, Siapa yang Salah?

Hasil PCMB Jabar 2026 Resmi Diumumkan, Ini Aturan Wajib Daftar Ulang atau Calon Siswa Bisa Gugur

Viral! Pencopetan di Mal Bandung Terekam CCTV, iPhone 17 Pro Max Raib Usai Salat Magrib

Rampok Uang Negara Rp18 Miliar, Ternyata Segini Isi Garasi dan Total Harta Wabup Indramayu

Terpopuler
  • Viral! Link Video Full Durasi Cut Salwa Ramai Diburu Netizen, Apa Isinya?
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Link Telegram Video Cut Salwa Full Durasi Ramai Dicari, Benarkah Ada?
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.