Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Kuasai Grup E ACL Two, FC Seoul Terpuruk di Dasar Klasemen

Kamis, 15 Oktober 2026 14:46 WIB

Peringati Harlah KPU RI ke-73, KPU Kota Bandung Gelar Dialog Buku Bersama Anas Urbaningrum

Kamis, 15 Oktober 2026 13:52 WIB

Sidang Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Taufik Hidayat, Hakim Segera Bacakan Putusan Sela

Kamis, 15 Oktober 2026 13:37 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Kuasai Grup E ACL Two, FC Seoul Terpuruk di Dasar Klasemen
  • Peringati Harlah KPU RI ke-73, KPU Kota Bandung Gelar Dialog Buku Bersama Anas Urbaningrum
  • Sidang Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Taufik Hidayat, Hakim Segera Bacakan Putusan Sela
  • 5 Tempat Ngopi 24 Jam di Bandung: Cocok Buat Nugas, Nongkrong, sampai Ngalong
  • Viral Wanita Bawa Golok Intimidasi Gadis di Garut, Korban Lapor Polisi
  • Jadi Player of the Match, Mariano Peralta Siap Tempati Posisi Mana Pun di Persib
  • Diduga Begal di Bandung Barat Ditangkap Warga, Motor Dibakar hingga Rekannya Kabur
  • 7 Wisata Alam Purwakarta Paling Hits: Dari Curug Cipurut Hingga Tebing Parang yang Menguji Adrenalin
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 15 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Asal-usul Nama Bulan dalam Kalender Masehi, Januari Sampai Desember

By Aga GustianaRabu, 1 Januari 2025 14:04 WIB3 Mins Read
Ilustrasi kalender Masehi. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kalender Masehi memiliki 12 bulan, mulai Januari sampai Desember. Namun, tahukah kamu dari mana asal nama-nama bulan tersebut?

Penanggalan Masehi yang digunakan saat ini mengikuti kalender Gregorian. Kalender ini didasarkan pada kalender Romawi Kuno yang diyakini ditemukan raja pertama Roma, Romulus pada sekitar tahun 753 SM.

Pada dasarnya, kalender Masehi diambil dari tiga sumber, yakni dewa Yunani dan Romawi, penguasa Romawi, dan angka.

Dari 12 bulan yang ada dalam kalender Masehi ini, 10 di antaranya yang memiliki resmi. Berikut uraiannya:

Januari

Januari berasal dari nama dewa pintu dan gerbang Romawi, yaitu Janus. Dewa ini memiliki dua wajah, satu melihat ke depan dan satu lagi melihat ke belakang.

1 Januari dijadikan sebagai hari pertama Tahun Baru oleh Kaisar Roma Julis Caesar karena dinilai cocok diambil dari nama dewa ini. Sebab, dewa Janus yang memiliki gambaran wajah menghadap ke belakang dan ke depan, sebagai perumpaan peralihan ke tahun yang baru.

Februari

Februari berasal dari kata Latin Februa, yang artinya pembersihan.

Februa juga menjadi nama sebuah festival penyucian dan penebusan dosa yang diadakan setiap tanggal 15 di bulan ini.

Maret

Maret berasal dari nama dewa perang Romawi March atau Mars.

Awalnya, kalender Romawi dimulai pada bulan Maret. Pasalnya, bulan paling awal dalam setahun saat cuaca mulai hangat untuk memulai perang.

Dalam perkembangannya, dilakukan reformasi kalender untuk menambahkan bulan Januari. Bangsa Romawi beberapa kali mengubah urutan bulan dari mulai berdirinya Roma hingga jatuhnya Kekaisaran Romawi.

April

April berasal dari kata ‘Aperire’ yang berarti membuka. Kata membuka di sini merujuk pada kuncup tanaman dan bunga yang bermekaran karena bulan April menandakan tanaman mulai mekar, kemudian ditandai sebagai awal musim semi.

Mei

Mei bersal dari nama dewi Yunani, Maia, yang merupakan putri Atlas dan ibu dari Hermes. Ia merupakan seorang pengasuh dan dewi Bumi.

Hal ini juga menjelaskan jika hubungannya dengan bulan penanda musim semi, yakni ketika bunga dan tanaman bermekaran.

Juni

Juni berasal dari nama dewi Romawi, Juno. Ia merupakan pelindung pernikahan dan kesejahteraan wanita. Sumber lain menyebutkan, Juni juga berasal dari kata Latin, ‘Juvenis’ yang berarti anak muda.

Juli

Nama bulan Juli diperuntukkan menghormati Kaisar Romawi Julius Caesar (100 SM- 44 SM) setelah kematiannya. Pada tahun 46 SM, Julius Caesar membuat salah satu kontribusi terbesarnya bagi sejarah, yakni dengan bantuan Sosigenes, ia mengembangkan kalender Julian, pendahulu kalender Gregorian yang kita gunakan saat ini.

Agustus

Sama seperti Juli, nama bulan Agustus pun digunakan untuk menghormati kaisar Romawi pertama (dan cucu dari Julius Caesar), Augustus Caesar (63 SM- 14 M ). Nama Augustus (kaisar Romawi pertama) berasal dari kata Latin ‘Augustus’, yang berarti terhormat, mulia, dan agung.

September

September berasal dari kata Latin ‘Septem’ yang berarti tujuh, karena itu adalah bulan ketujuh dari kalender Romawi awal.

Oktober

Dalam kalender Romawi kuno, Oktober adalah nama bulan kedelapan dalam setahun. Okto berasal dari kata Latin ‘Octo’, artinya delapan.

November

November berasal dari kata Latin ‘Novem’, yang berarti sembilan. November memang awalnya merupakan bulan kesembilan dalam kalender Romawi kuno.

Desember

Desember berasal kata Latin ‘Decem’ yang berarti sepuluh, karena ini adalah bulan kesepuluh dari kalender Romawi Kuno.

Oktober, November, dan Desember berubah urutan sejak tahun 46 SM, ketika Januari menjadi bulan pertama dari kalender Julian yang baru, menjadikan September menjadi bulan kesembilan, Oktober bulan kesepuluh, November bulan kesebelas, dan Desember bulan kedua belas dalam setahun.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

5 Tempat Ngopi 24 Jam di Bandung: Cocok Buat Nugas, Nongkrong, sampai Ngalong

7 Wisata Alam Purwakarta Paling Hits: Dari Curug Cipurut Hingga Tebing Parang yang Menguji Adrenalin

Harga Emas Antam Hari Ini 15 Oktober 2026 Anjlok Rp13.000, Segini Daftar Lengkapnya!

Ilustrasi Sate

Tak Cukup Satu Tusuk! Ini 5 Pilihan Tempat Makan Sate Maranggi di Purwakarta

Bukan Cuma Tahu Sumedang, 4 Kuliner Tradisional Ini Punya Cita Rasa Unik

Jalan-Jalan ke Bandung Jangan Cuma ke Tempat Wisata, Ini 5 Kuliner Legendarisnya

Terpopuler
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
  • Viral! Dana Donasi Pak Santoso Tercatat Rp14,3 Juta, Disebut Hanya Terima Rp600 Ribu
  • Ilustrasi video syur
    Viral Video Syur Perempuan Berseragam Poltekkes Bandung, Begini Kata Kemenkes
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.