Penulis: Susana

Telah bergelut di dunia jurnalisme sejak empat tahun lalu, dengan fokus pada peliputan yang tajam dan berimbang. Saat ini aktif sebagai jurnalis di Bukamata.id sejak tahun 2023, terus berkomitmen menyajikan informasi yang faktual, relevan, dan bermakna bagi publik.

Raisa Andriana dikabarkan menggugat cerai sang suami, Hamish Daud

bukamata.id – Rumah tangga penyanyi Raisa Andriana dan aktor Hamish Daud tengah menjadi sorotan publik setelah muncul isu perceraian di antara keduanya. Meski belum ada konfirmasi resmi, kabar ini langsung ramai dibicarakan di media sosial dan membuat warganet kembali mengulik berbagai momen masa lalu pasangan selebritas tersebut. Salah satu yang kembali viral adalah pernyataan lawas Hamish Daud ketika menjadi bintang tamu di podcast TS Media. Dalam tayangan itu, Hamish sempat diminta memilih antara mengizinkan istrinya tetap menjadi penyanyi atau fokus sebagai ibu rumah tangga. Meski tak menjawab secara langsung, Hamish mengaku lebih menyukai sosok istri yang berperan penuh di rumah…

Read More

bukamata.id – Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat, Daddy Rohanady, meninjau langsung pelaksanaan program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di wilayah kerja Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Jawa Barat, Kabupaten Cirebon. Dalam kunjungan tersebut, Daddy menekankan pentingnya percepatan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reuse, Reduce, Recycle (TPS 3R) sebagai langkah strategis mengatasi tumpukan sampah di hilir. Menurut Daddy, pembangunan TPS 3R tidak hanya sekadar proyek infrastruktur, tetapi juga bagian dari upaya konkret dalam penanganan kawasan kumuh di daerah. Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menyiapkan anggaran Rp8,7 miliar untuk mendukung program penanganan kawasan kumuh di Kabupaten Cirebon. “Kalau persoalan sampah ditangani sejak…

Read More

bukamata.id – Pesantren di Jawa Barat kini mulai beradaptasi dengan kemajuan teknologi. Hal ini mendapat apresiasi dari Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD Jawa Barat, Zaini Shofari, yang menilai digitalisasi pesantren sebagai langkah positif dalam memperluas dakwah dan pendidikan Islam di era modern. “Banyak pesantren hari ini yang sudah masuk ke era digitalisasi. Bahkan kitab-kitab klasik atau kitab kuning kini tersedia dalam format digital,” ujar Zaini, Rabu (22/10/2025). Menurutnya, dunia pesantren kini semakin terbuka dengan perkembangan teknologi. Para santri dan kiai tidak hanya berdakwah di majelis, tetapi juga aktif berbagi ilmu dan pesan keagamaan melalui media sosial. “Dakwah secara…

Read More

bukamata.id – Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD Jawa Barat, Zaini Shofari, menyoroti minimnya perhatian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat terhadap keberadaan pesantren dan kesejahteraan para santri. Padahal, Jawa Barat merupakan provinsi dengan jumlah pesantren dan santri terbanyak di Indonesia. Menurut Zaini, dengan populasi mencapai sekitar 50 juta jiwa, jumlah pesantren dan santri di Jabar bahkan lebih besar dibandingkan Jawa Timur. Kondisi ini, katanya, seharusnya mendapat perhatian khusus dari pemerintah provinsi. “Tentu ini harus jadi perhatian serius. Ada Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2019 dan juga Peraturan Daerah (Perda) Jawa Barat Tahun 2021 tentang Pesantren, tetapi implementasinya masih sangat lemah,”…

Read More

bukamata.id – Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025 dimaknai Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD Jawa Barat, Zaini Shofari, sebagai momentum penting bagi para santri untuk terus menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai spiritual dan akhlak pesantren. Zaini menegaskan, konteks zaman yang dihadapi para santri saat ini sangat berbeda dibandingkan era sebelumnya. Oleh karena itu, dibutuhkan kemampuan adaptasi yang tinggi agar santri tetap relevan, baik secara sosial maupun dalam menghadapi kemajuan teknologi. “Santri harus lebih adaptif. Artinya, siap menghadapi dan siap menghelat zaman. Dalam kondisi, situasi, ruang, dan waktu apa pun, santri harus lentur dan elastis,” ujar…

Read More

bukamata.id – Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, Aceng Malki, menyoroti lemahnya pengawasan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan di berbagai wilayah Jawa Barat. Aceng menjelaskan, banyak dapur penyedia MBG yang tidak memenuhi standar kebersihan dan belum memiliki Sertifikasi Laik Higiene Sanitasi (SLHS). “Dari 2.131 dapur penyedia MBG, hanya 17 yang memiliki SLHS. Ini menunjukkan sistem seleksi dapur masih lemah dan cenderung dipengaruhi faktor koneksi,” ujar Aceng di Bandung, Rabu (22/10/2025). Ia juga mengkritisi kualitas tenaga kerja di dapur MBG yang dinilai belum memiliki kemampuan memasak dalam jumlah besar secara profesional, sehingga berdampak langsung pada mutu makanan yang…

Read More

bukamata.id – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Aceng Malki, mengusulkan agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) dikelola secara mandiri oleh satuan pendidikan di masing-masing daerah. Langkah ini dinilai dapat meningkatkan efektivitas program sekaligus menjaga keamanan makanan bagi siswa. Aceng meyakini, pelibatan langsung pihak sekolah, pesantren, maupun kader Posyandu akan memberikan dampak positif. Selain meningkatkan kualitas makanan, program ini juga bisa memberdayakan lingkungan sekitar. “Saya menyarankan MBG dikelola langsung oleh sekolah. Dibuat dapur MBG di kantin sekolah saja, sehingga lingkungan sekolah berdaya dan lebih memahami kebutuhan murid,” kata Aceng Malki di Bandung, Rabu (22/10/2025). Menurutnya, pengelolaan terdesentralisasi di tingkat…

Read More

bukamata.id – Sejumlah pelaku konstruksi di Kabupaten Bogor mengeluhkan sulitnya mendapatkan pasokan material bangunan setelah penutupan sejumlah tambang di wilayah Cigudeg dan Rumpin. Kondisi ini membuat berbagai proyek pembangunan yang bersumber dari APBD Kabupaten maupun Provinsi Jawa Barat terancam mengalami keterlambatan. Situasi di lapangan semakin pelik, meski begitu pelaksana proyek tetap diminta menjaga mutu pekerjaan agar sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat, Samsul Hidayat, membenarkan bahwa krisis material ini tidak hanya terjadi di Bogor, tetapi juga sudah meluas ke hampir seluruh wilayah Jawa Barat. “Hari ini pembangunan di wilayah Jawa Barat nyaris krisis…

Read More

bukamata.id – Kawasan kumuh di Kota Bandung masih menjadi pekerjaan rumah besar yang harus dituntaskan pemerintah daerah. Hingga kini, sekitar 285 hektare wilayah masih masuk kategori kumuh, terutama akibat buruknya sanitasi, drainase, dan infrastruktur permukiman. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Bandung, Luthfi Firdaus, menegaskan bahwa persoalan terbesar bukan semata rumah tidak layak huni, tetapi minimnya sarana pengelolaan air limbah. “Masalah sanitasi masih jadi pekerjaan berat. Kita sudah membangun septic tank individual dan komunal setiap tahun, tapi jumlahnya belum sebanding dengan kebutuhan,” ujar Luthfi, Selasa (21/10/2025). Kapasitas Pembangunan Masih Minim Setiap tahun, Pemkot Bandung hanya mampu membangun 10–17…

Read More

bukamata.id – Rencana pemerintah pusat bersama Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) untuk menghapus tunggakan iuran BPJS Kesehatan mendapat sambutan positif dari daerah. Anggota Komisi I DPRD Jawa Barat, Tedy Rusmawan, menilai langkah tersebut sebagai angin segar bagi masyarakat kecil, terutama peserta kelas III yang selama ini kesulitan mengakses layanan kesehatan akibat tunggakan. “Keluhan soal BPJS ini hampir selalu muncul di setiap reses dan pertemuan warga. Banyak yang tidak bisa berobat karena iurannya menunggak. Jadi, kalau rencana pemutihan ini benar-benar dijalankan, kami sangat mendukung,” ujar Tedy, Selasa (21/10/2025). Menurutnya, tunggakan iuran yang mencapai Rp7 triliun tidak seharusnya menjadi alasan…

Read More