Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Mahasiswa UPI Tolak GEMA Jabar, Polemik Pendidikan dan Guru Honorer Menguat

Minggu, 28 Juni 2026 18:57 WIB

Messi Menggila! Cetak Gol ke-6, Pimpin Klasemen Top Skor Piala Dunia 2026

Minggu, 28 Juni 2026 18:40 WIB

Tragis! Pemuda 21 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Ciparang Bandung Barat

Minggu, 28 Juni 2026 17:27 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Mahasiswa UPI Tolak GEMA Jabar, Polemik Pendidikan dan Guru Honorer Menguat
  • Messi Menggila! Cetak Gol ke-6, Pimpin Klasemen Top Skor Piala Dunia 2026
  • Tragis! Pemuda 21 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Ciparang Bandung Barat
  • Guncang Bursa Transfer! Persib Umumkan Perpisahan dengan Rezaldi Hehanussa
  • Hanya Sun Tangan Tanpa Pelukan, Interaksi Oki Setiana Dewi dan Ory Vitrio Picu Isu Rumah Tangga!
  • Garena Bagi-Bagi Hadiah Hari Ini! Kode Redeem FF 28 Juni 2026 Berhadiah Skin, Diamond, dan Emote Langka
  • Persib Masih Diblokir FIFA, Nasib Rekrutan Baru di Ujung Tanduk
  • Daftar Tim Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Resmi Lengkap, Ini Jadwal Pertandingannya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 28 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

DPRD Jabar Apresiasi Santri Melek Teknologi, Dakwah Kini Menembus Dunia Digital

By SusanaKamis, 23 Oktober 2025 07:10 WIB2 Mins Read
Ketua Fraksi PPP DPRD Jawa Barat, Zaini Shofari. (Foto: Dok pribadi)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pesantren di Jawa Barat kini mulai beradaptasi dengan kemajuan teknologi. Hal ini mendapat apresiasi dari Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD Jawa Barat, Zaini Shofari, yang menilai digitalisasi pesantren sebagai langkah positif dalam memperluas dakwah dan pendidikan Islam di era modern.

“Banyak pesantren hari ini yang sudah masuk ke era digitalisasi. Bahkan kitab-kitab klasik atau kitab kuning kini tersedia dalam format digital,” ujar Zaini, Rabu (22/10/2025).

Menurutnya, dunia pesantren kini semakin terbuka dengan perkembangan teknologi. Para santri dan kiai tidak hanya berdakwah di majelis, tetapi juga aktif berbagi ilmu dan pesan keagamaan melalui media sosial.

“Dakwah secara daring sudah banyak dilakukan. Ini cara baru santri berkomunikasi dengan dunia luar,” ujarnya.

Baca Juga:  Kritik Gerakan Sapoe Sarebu, PPP Jabar: Terlalu Dipaksakan atas Nama Solidaritas

Zaini menegaskan bahwa transformasi digital di pesantren merupakan bentuk kemajuan yang tetap berpijak pada tradisi keilmuan Islam.

“Ruang digital itu harus dimasuki. Lewat media sosial, masyarakat bisa mengenal pesantren dan santri lebih dekat,” tuturnya.

Baca Juga:  Kritik Gerakan Sapoe Sarebu, PPP Jabar: Terlalu Dipaksakan atas Nama Solidaritas

Meski begitu, ia mengingatkan bahwa penggunaan teknologi tidak boleh menggeser sistem pendidikan utama di pesantren yang berbasis interaksi langsung antara santri dan kiai.

“Media sosial hanya alat bantu, bukan pengganti hubungan guru dan murid. Pengajaran tradisional tetap penting,” tegasnya.

Baca Juga:  Kritik Gerakan Sapoe Sarebu, PPP Jabar: Terlalu Dipaksakan atas Nama Solidaritas

Zaini pun mendorong pemerintah untuk memperkuat proses digitalisasi pesantren melalui penyediaan infrastruktur dan pelatihan teknologi bagi para santri.

“Kalau santri bisa memanfaatkan teknologi dengan baik, pesantren akan semakin kuat secara ilmu dan pengaruh,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

digitalisasi pesantren pesantren digital jabar santri era digital teknologi pesantren zaini shofari ppp
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Mahasiswa UPI Tolak GEMA Jabar, Polemik Pendidikan dan Guru Honorer Menguat

Tragis! Pemuda 21 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Ciparang Bandung Barat

Bukan Penyiksaan? Ini Penjelasan Komnas Perempuan Soal Kasus YTR Bandung

Bos Hartono Angkat Topi, Koleksi Ikan Irfan Hakim Rajai All Indonesia Young Koi Show 2026!

Absen Lengkap Tapi Dituduh Lalai?! Guru Senior Ini Tetap Mengajar Walau Haknya Dirampok 73 Bulan!

Bukan El Nino, Studi Ungkap Biang Kerok Utama yang Bikin Eropa Membara hingga 44 Derajat Celsius

Terpopuler
  • Viral Handuk Putih Anak vs Ibu, Warganet Berburu Link Asli! Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Viral! Video ‘Handuk Putih Ibu dan Anak’ Bikin Netizen Penasaran, Ini Faktanya
  • Cut Salwa Jadi Trending Topic, Benarkah Ada Video 10 Menit? Ini Fakta yang Terungkap
  • Jangan Klik Link Ini! Tren Viral TikTok ‘Handuk Putih’ Picu Ancaman Phishing Serius
  • Link Video Ibu dan Anak Handuk Putih Banyak Dicari, Waspadai Modus Phishing
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.