bukamata.id – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkapkan peluang Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Kabupaten Majalengka beralih pengelolaannya ke Kementerian Pertahanan (Kemenhan) semakin besar. Meski demikian, ia menegaskan hingga saat ini belum ada keputusan resmi dari pemerintah pusat terkait status bandara tersebut.
Hal itu disampaikan Dedi saat ditemui di Hotel El Royal, Kota Bandung, pada Jumat (26/6/2026).
Dedi mengatakan, rencana pertemuannya dengan Kementerian Perhubungan untuk membahas masa depan Bandara Kertajati dan pengaktifan kembali Bandara Husein Sastranegara hingga kini belum terlaksana.
“Sampai sekarang belum (pertemuan dengan Kemenhub). Ya kita nunggu saja karena itu kan keputusan pemerintah pusat,” kata Dedi.
Meski demikian, ia menyebut arah kebijakan pemerintah pusat mulai mengarah pada pengelolaan Bandara Kertajati oleh Kementerian Pertahanan.
“Tetapi kecenderungan bahwa itu menjadi pengelolaannya di bawah Kemenhan itu sangat kuat, sudah mendekati 90 persen,” ujarnya.
Menurut Dedi, sebelum pengalihan pengelolaan dilakukan masih ada sejumlah persoalan yang harus diselesaikan, terutama terkait status aset bandara dan kewajiban keuangan yang masih dimiliki Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Tinggal negosiasinya bagaimana status asetnya, bagaimana utang yang ditimbulkan karena pengadaan aset itu. Kan masih punya utang ke Bank Jateng, kan harus dihitung itu,” katanya.
Selain persoalan utang, Dedi menilai investasi yang telah dikeluarkan Pemprov Jabar selama pembangunan BIJB juga harus menjadi bagian dari pembahasan bersama pemerintah pusat.
“Terus bagaimana investasi pemerintah provinsi yang sudah diberikan nanti dihitungnya apa? Nanti kemudian bentuk kompensasinya dari pemerintah pusat apa terhadap Provinsi Jawa Barat? Sistem tuker-tukerannya bagaimana,” ucapnya.
Di sisi lain, Dedi memastikan rencana pengoperasian kembali Bandara Husein Sastranegara di Kota Bandung tidak akan menimbulkan persoalan.
“Gak ada masalah kan gak terganggu, gak ada masalah,” pungkasnya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News








