Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kakang Rudianto Ungkap Sosok di Balik Perkembangannya di Persib

Senin, 2 November 2026 14:03 WIB

Tiwi/Fadia Taklukkan Wakil Taiwan, Gelar HYLO Open 2026 Jadi Milik Indonesia

Senin, 2 November 2026 13:37 WIB
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini

Senin, 2 November 2026 13:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kakang Rudianto Ungkap Sosok di Balik Perkembangannya di Persib
  • Tiwi/Fadia Taklukkan Wakil Taiwan, Gelar HYLO Open 2026 Jadi Milik Indonesia
  • Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini
  • Persib Gilas Isenmulang 4-0, Runje: Mental Pemain Luar Biasa!
  • Panik Didatangi Polisi, Tiga Pemuda Bersajam di Karasak Bandung Tak Berkutik
  • Cuma Butuh Hasil Seri di Australia! Ini Skenario Mulus Persib Melenggang ke 16 Besar ACL 2
  • Jadwal Padat Persib, Bobotoh Soroti Risiko Cedera dan Pentingnya Recovery
  • Awal November, BMKG Prediksi Hujan Sedang hingga Lebat di Sejumlah Wilayah Jabar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 2 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bandung Kembali ke Setelan Pabrik, BMKG Prediksi Suhu Dingin Bertahan hingga Agustus

By Putra JuangSelasa, 16 Juli 2024 15:48 WIB2 Mins Read
Ilustrasi kedinginan. (Foto: StockSnap/Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dalam beberapa hari terakhir, suhu di Bandung Raya kembali ke setelan pabrik. Dimana suhu dingin di wilayah tersebut bisa mencapai 16 derajat celcius.

Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukan, suhu minimum di Bandung Raya di antara 16 – 19 derajat celcius. Sedangkan suhu maksimum di antara 29-30 derajat celcius.

Staf Data dan Informasi BMKG Bandung, Yuni Yulianti mengatakan, saat ini di wilayah Bandung Raya dan Jawa Barat umumnya memasuki periode awal musim kemarau.

“Dimana Juli dan Agustus diprediksi merupakan puncak musim kemarau di wilayah Jawa Barat termasuk wilayah Bandung Raya,” ucap Yuni saat dihubungi, Selasa (16/7/2024).

Baca Juga:  Cuaca Bandung Hari Ini Didominasi Awan, Suhu Sejuk dan Lembap

Yuni menjelaskan, angin yang dominan bertiup di wilayah Jabar termasuk Bandung Raya adalah angin monsun Australia atau sering disebut juga dengan angin timuran yang membawa udara dingin dan kering.

“Kemudian juga di bulan Juli ini tutupan awan konvektif signifikan ataupun juga tutupan awannya berkurang. Sehingga untuk siang hari panas matahari yang dipancarkan itu maksimum, kemudian karena tidak ada awan maka ketika malam itu panas juga akan dipantulkan secara maksimum lagi, sehingga pada siang hari panasnya terik dan pada malam, dini hari dan pagi hari suhunya menjadi dingin,” jelasnya.

Baca Juga:  Termasuk Jabar, BMKG Sebut Kualitas Udara Jakarta dan Banten Tidak Sehat

Yuni mengatakan, berdasarkan catatan BMKG Bandung suhu terendah di Juli ini mencapai 16,2 derajat celcius pada Senin (15/7/2024). Pihaknya memprediksi hal ini masih akan berlangsung sampai dengan Agustus nanti.

“Agustus itu diprediksi merupakan puncak musim kemarau, jadi suhunya masih seperti ini untuk dini hari dan pagi hari, masih pada kisaran di antara 16-19 derajat celcius. Kemudian untuk siang harinya masih pada kisaran di antara 29-30 derajat celcius,” terangnya.

“Jadi fenomena ini, suhu dingin di pagi hari diprediksi secara empiris akan berlangsung hingga Agustus,” tambahnya.

Oleh karena itu, pihaknya pun mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi dampak cuaca di musim kemarau yaitu perbedaan suhu yang cukup signifikan pada pagi dan siang hari.

Baca Juga:  BMKG Pastikan Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Tak Lagi Capai Jakarta

“Bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan, apabila terjadi cuaca yang cukup panas ataupun terik diharapkan untuk berlindung di tempat yang aman,” imbuhnya.

Menurutnya, perbedaan suhu ini akan sedikit banyak berdampak terhadap kesehatan. Untuk itu, masyarakat diimbau untuk memperbanyak minum air putih.

“Diharapkan untuk mengonsumsi air putih, mengonsumsi sayur dan buah. Jangan lupa untuk update informasi cuaca dan iklim dari laman resmi atau media sosial BMKG,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Raya BMKG
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini

Panik Didatangi Polisi, Tiga Pemuda Bersajam di Karasak Bandung Tak Berkutik

Awal November, BMKG Prediksi Hujan Sedang hingga Lebat di Sejumlah Wilayah Jabar

Viral Video Pasien Diduga Ditelantarkan di Puskesmas Majalengka, Kadinskes Buka Suara

Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat

Ancaman Musim Hujan di Cimahi, Dari Puting Beliung Hingga Potensi Pergerakan Tanah

Terpopuler
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.