Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Heboh! Transfer Mengejutkan Striker Brasil Ini Jadi Incaran Persib

Selasa, 19 Mei 2026 19:13 WIB

Geger Medsos! Video ‘Bu Guru Bahasa Inggris’ Bikin Penasaran Sekaligus Waspada

Selasa, 19 Mei 2026 18:24 WIB

Penangkapan Jurnalis WNI Asal Bandung di Misi Kemanusiaan Gaza Tuai Kecaman

Selasa, 19 Mei 2026 17:29 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Heboh! Transfer Mengejutkan Striker Brasil Ini Jadi Incaran Persib
  • Geger Medsos! Video ‘Bu Guru Bahasa Inggris’ Bikin Penasaran Sekaligus Waspada
  • Penangkapan Jurnalis WNI Asal Bandung di Misi Kemanusiaan Gaza Tuai Kecaman
  • Link Video Guru Bahasa Inggris vs Murid Durasi 6 Menit Viral! Benarkah Skandal Nyata atau Sekadar Konten Berbayar?
  • Persib Terancam Rugi Besar, Komdis PSSI dan AFC Jatuhkan Denda hingga Rp455 Miliar Lebih
  • Mantan Striker Persib dan Persis Solo Resmi Masuk Skuad Piala Dunia 2026, Bakal Lawan Jerman!
  • Bisnis Kios Kripto Hancur Lebur, Raksasa ATM Bitcoin Global Resmi Nyatakan Bangkrut!
  • Geger Video Lorong RSUD Palabuhanratu: Niatnya Bikin Vlog Malah Diikuti Bocah Misterius
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 19 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Banjir Berulang, 87 Bangunan Liar di Bandung Timur Terancam Dibongkar

By SusanaSelasa, 8 April 2025 13:00 WIB2 Mins Read
Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, meninjau sejumlah titik yang terdampak banjir di wilayah Kecamatan Panyileukan dan Cinambo pada Senin (7/4/2025). Foto: bandung.go.id.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, meninjau sejumlah titik yang terdampak banjir di wilayah Kecamatan Panyileukan dan Cinambo pada Senin (7/4/2025).

Dalam kunjungannya, ia menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung untuk menangani persoalan banjir secara menyeluruh, dengan fokus utama pada penertiban sempadan sungai dan perbaikan sistem drainase.

Lokasi yang dikunjungi meliputi:

  • Kelurahan Mekar Mulya RW 01 (Jalan Mekar Arum dan Jalan Mekar Asih)
  • RW 04 (Jalan Pamekar Timur 21)
  • Kelurahan Cipadung Kulon (Jalan Sindangsari RT 01 RW 11)
  • Kelurahan Sukamulya (Jalan Sandang No. 6 RW 04 dan RW 03)

Dalam pemaparannya, Erwin menyebut salah satu penyebab utama banjir adalah keberadaan bangunan liar yang berdiri di atas saluran air dan anak sungai. Tercatat ada 87 bangunan yang melanggar ketentuan tata ruang.

Baca Juga:  Amarah Warga Bandung Barat Memuncak, Blokade Jalan Perumahan Mewah Diduga Penyebab Banjir

“Ini hak masyarakat yang digunakan secara pribadi. Tentu tidak dibenarkan. Kami akan mengundang warga untuk berdialog dan mencari solusi bersama. Bila perlu, bangunan yang menghambat aliran air akan kami bongkar,” tegas Erwin, dikutip dari laman resmi Pemkot Bandung, Selasa (8/4/2025).

Langkah Jangka Pendek dan Panjang

Untuk jangka pendek, Pemkot Bandung akan:

  • Menertibkan bangunan liar yang berdiri di atas saluran air.
  • Menggunakan pendekatan persuasif dan musyawarah dengan warga.
  • Menyediakan pompa air di titik-titik rawan banjir.
  • Mengeruk saluran air yang mengalami pendangkalan.
  • Memberikan bantuan kebutuhan pokok bagi warga terdampak.
Baca Juga:  Nikmati Sensasi Sarapan dengan Suasana Vibes Jogja di Bandung

Selain itu, warga diimbau untuk tidak menutup saluran depan rumah dengan cor permanen agar aliran air tetap lancar dan perawatan lebih mudah dilakukan.

Sebagai langkah tanggap darurat, Pemkot juga telah menyiagakan mesin-mesin penyedot air untuk mengatasi genangan yang tiba-tiba muncul saat hujan deras.

Sementara itu, untuk jangka panjang, Erwin menyebut pihaknya tengah menyusun blueprint drainase kota Bandung. Program ini meliputi:

  • Pelebaran dan pendalaman gorong-gorong.
  • Pembangunan kolam retensi di kawasan rawan banjir.
  • Normalisasi sungai yang alirannya terganggu oleh bangunan tidak resmi.
Baca Juga:  Cocok di Lidah Orang Sunda, Pempek Rama Sukses Kepakan Sayap Sejak 1988 di Kota Kembang

Erwin juga meminta dukungan aktif dari camat, lurah, hingga ketua RW agar terus mengedukasi warga tentang pentingnya menjaga saluran air.

“Kami hadir bukan hanya untuk menertibkan, tapi juga untuk berdialog. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat adalah kunci menuju Bandung yang lebih tangguh menghadapi banjir,” ujarnya.

Peninjauan ini juga dihadiri oleh Camat Cinambo, Camat Panyileukan, perwakilan Dinas Kesehatan, DSDABM, Dinas Sosial, serta forum RW setempat.

Erwin pun mengajak warga untuk bersabar dan terus menjaga lingkungan.

“Banjir tidak bisa diatasi dalam semalam. Tapi dengan kolaborasi, insyaallah kita bisa mengurangi bahkan mencegahnya,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

banjir Erwin Kota Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Penangkapan Jurnalis WNI Asal Bandung di Misi Kemanusiaan Gaza Tuai Kecaman

Bisnis Kios Kripto Hancur Lebur, Raksasa ATM Bitcoin Global Resmi Nyatakan Bangkrut!

Geger Video Lorong RSUD Palabuhanratu: Niatnya Bikin Vlog Malah Diikuti Bocah Misterius

Terjerat utang

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.669 Triliun, ke Mana Saja Aliran Dananya?

Hargai Sejarah, Konvoi Persib 2026 Bakal Hadirkan 5 Generasi Juara Pakai Mobil Unimog

Hanya Ada 3 di Indonesia! Bocah Jenius Asal Temanggung Ini Bikin NASA dan Tesla Kepincut!

Terpopuler
  • Link Asli Video Viral? Guru Vs Murid Durasi 6 Menit Bikin Penasaran Publik
  • Dicari Link Full 6 Menit, Video Guru Bahasa Inggris Ini Justru Bikin Publik Curiga
  • Video 6 Menit Guru Bahasa Inggris Viral di TikTok dan X, Ternyata Banyak Kejanggalan
  • Link Video Viral Skandal Guru Bahasa Inggris vs Murid, Benarkah Ada Kelanjutannya?
  • Link Video Viral Tukang Cilok, Konten Prank Bikin Penasaran!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.