Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Man City vs Bournemouth Malam Ini: Haaland Siap Menggila, City Diprediksi Menang Dramatis

Minggu, 23 Agustus 2026 10:02 WIB

Dari Buruh Sawit ke Crazy Rich 100 Triliun: Alasan Haji Isam Ditunjuk Pimpin Pemadaman Karhutla Kalsel!

Minggu, 23 Agustus 2026 09:50 WIB
Ilustrasi emas antam

Naik Lagi! Ini Daftar Harga Emas Pegadaian dan Galeri24 Hari Ini, Minggu 23 Agustus 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 09:08 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Man City vs Bournemouth Malam Ini: Haaland Siap Menggila, City Diprediksi Menang Dramatis
  • Dari Buruh Sawit ke Crazy Rich 100 Triliun: Alasan Haji Isam Ditunjuk Pimpin Pemadaman Karhutla Kalsel!
  • Naik Lagi! Ini Daftar Harga Emas Pegadaian dan Galeri24 Hari Ini, Minggu 23 Agustus 2026
  • Banjir Hadiah Akhir Pekan! Daftar Kode Redeem FF 23 Agustus 2026 dan Cara Klaimnya
  • Klaim Saldo DANA Gratis Hingga Ratusan Ribu Rupiah Hari Ini, 23 Agustus 2026!
  • Klaim Skin & Diamond Gratis! Kode Redeem FF Terbaru 23 Agustus 2026 yang Masih Aktif
  • Bongkar Kasus Argopuro: Bahaya Fatal Mandi Sabun di Sungai Qolbu yang Bikin Netizen Murka!
  • Turun Langsung ke Lokasi Karhutla Kalbar, Presiden Prabowo Perintahkan Mobilisasi 1.500 Pasukan dan Helikopter Boom
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 23 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Amarah Warga Bandung Barat Memuncak, Blokade Jalan Perumahan Mewah Diduga Penyebab Banjir

By Aga GustianaSabtu, 19 April 2025 17:29 WIB2 Mins Read
Bandung Barat
Warga blokade perumahan mewah di Bandung Barat. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Puluhan warga dari sejumlah RW di Desa Jayamekar, Kecamatan Padalarang, meluapkan kemarahan mereka dengan memblokade jalan utama menuju perumahan elit The Emeralda Resort, Sabtu (19/4/2025). Aksi ini menjadi puncak dari kekesalan warga atas dampak lingkungan yang ditimbulkan proyek perumahan mewah tersebut.

Menurut warga, The Emeralda Resort yang dibangun di kawasan puncak Gunung Kacapi telah mengakibatkan banjir berulang ke permukiman warga di bawahnya. Setiap hujan deras turun, air mengalir deras membawa lumpur, masuk ke rumah-rumah warga tanpa ampun.

“Yang terdampak ada 12 RW. Setiap hujan, air dari atas (perumahan) langsung limpas ke bawah dan masuk ke rumah-rumah warga,” ujar Hidayat (60), salah satu tokoh masyarakat setempat.

Baca Juga: Inilah Akar Sengketa Lahan yang Mengancam Eksistensi SMAN 1 Bandung

Baca Juga:  BPBD Jabar Tinjau Lokasi Banjir di Kabupaten Bandung, Tanggul Sungai Cisunggala Jebol

Pembangunan The Emeralda Resort disebut telah mengubah bentang alam secara drastis. Lereng Gunung Kacapi yang dulunya hijau, kini disulap menjadi deretan rumah mewah berlapis beton. Sayangnya, proses pembangunan ini mengorbankan daerah resapan air alami, sehingga air hujan tak lagi terserap dengan baik.

Warga juga menyoroti buruknya sistem irigasi proyek. Saluran air yang dibangun pengembang dinilai tidak memadai untuk menampung debit air tinggi, sehingga air dengan mudah meluap ke permukiman.

“Sudah beberapa kali kami unjuk rasa ke pihak The Emeralda, tapi tidak pernah digubris. Kami merasa diabaikan,” tegas Hidayat.

Baca Juga:  Luapan Sungai Cikapundung di Kampung Lamajang Dayeuhkolot Rusak Rumah Warga

Salah satu warga yang terdampak langsung, Hendar (41), mengaku rumahnya di Kampung Gantungan RT 01 RW 14 selalu terendam lumpur usai hujan lebat. Lebih mengerikan, posisi rumahnya yang berada di ujung tebing membuat ia khawatir akan terjadi longsor.

Baca Juga: Lahan SMAN 1 Bandung Terancam Disita, PTUN Kabulkan Gugatan Perkumpulan Lyceum Kristen

“Kalau banjir terus-terusan, saya khawatir satu saat longsor terjadi dan rumah saya ambruk ke danau bekas galian pasir. Mungkin kecil sekali kemungkinan saya dan keluarga bisa selamat,” kata Hendar, penuh kekhawatiran.

Baca Juga:  HUT ke-17 Bandung Barat, Pj Bupati Gelorakan Semangat Membangun Kebersamaan

Warga menyebut bahwa mereka sudah menahan diri selama dua tahun terakhir sejak proyek perumahan ini dimulai. Namun karena tidak adanya tanggapan dari pihak pengembang, warga kini memilih turun ke jalan dan melakukan aksi nyata.

“Dua tahun kami diam. Tapi sekarang mungkin kesabaran kami sudah habis,” tegas Hendar.

Aksi blokade ini menjadi sinyal kuat bagi pihak pengembang dan pemerintah daerah bahwa persoalan ini tak bisa terus dibiarkan. Warga menuntut solusi nyata, bukan janji manis, agar bencana yang terus berulang ini segera dihentikan sebelum menelan korban jiwa.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Barat banjir warga
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dari Buruh Sawit ke Crazy Rich 100 Triliun: Alasan Haji Isam Ditunjuk Pimpin Pemadaman Karhutla Kalsel!

Turun Langsung ke Lokasi Karhutla Kalbar, Presiden Prabowo Perintahkan Mobilisasi 1.500 Pasukan dan Helikopter Boom

Mengenang 50 Tahun Kebersamaan, Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung

Viral Pengakuan Wisatawan Talaga Bodas Garut, Kena Pungli Berdalih Uang Ojek ‘Saredona’

Ke Luar Negeri Gercep, Bencana NTT Malah ‘Direncanakan’? Beda Gaya Prabowo vs SBY Bikin Netizen Amuk!

Viral! Keberanian Dua Bocah Palangka Raya Duel Mulut dan Ungkap Terduga Pembakar Lahan

Terpopuler
  • Deretan Kode Redeem FF 19 Agustus 2026: Amankan Evolution Stone dan Skin Spesial Kemerdekaan!
  • Garena Free Fire
    Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
  • Mengenang 50 Tahun Kebersamaan, Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung
  • Menembus Angka 75,90: Menguji Rekor IPM Jawa Barat di Tengah Bayang Ketimpangan
  • Jabar Masih Dibelit Masalah, Kehadiran Dedi Mulyadi di NTT Dinilai Tak Urgent
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.