Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Wacana PKB Dihapus Diganti Jalan Provinsi Berbayar, Warga Jabar: Menarik Tapi Masih Membingungkan

Rabu, 13 Mei 2026 22:20 WIB

Bandung Sehat Dimulai dari Rumah: Edukasi Gizi Tekankan Pola Makan Seimbang, Tidur Cukup, dan Gaya Hidup Aktif

Rabu, 13 Mei 2026 21:57 WIB

ITB dan Pemkot Bandung Percepat Solusi Sampah Tamansari, Dorong Ekonomi Sirkular Berbasis Teknologi

Rabu, 13 Mei 2026 20:27 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Wacana PKB Dihapus Diganti Jalan Provinsi Berbayar, Warga Jabar: Menarik Tapi Masih Membingungkan
  • Bandung Sehat Dimulai dari Rumah: Edukasi Gizi Tekankan Pola Makan Seimbang, Tidur Cukup, dan Gaya Hidup Aktif
  • ITB dan Pemkot Bandung Percepat Solusi Sampah Tamansari, Dorong Ekonomi Sirkular Berbasis Teknologi
  • Bandung Jadi Pusat Talenta Digital! Farhan Bongkar Strategi Besar Ekonomi Kreatif 2026
  • Padat Karya Kota Bandung 2026, Warga Dibayar Rp175 Ribu per Hari Sambil Bersihkan Lingkungan
  • UMKM Bandung Siap Go Digital! Pemkot Luncurkan Program Besar hingga AI dan TikTok
  • Dekranasda Bandung Gelar Workshop Rajut di Braga, Warga Diajak Jadi Pelaku UMKM Kreatif
  • Kelas Bos! Lihat Apa yang Dilakukan Pria Ini Saat Sulap Dinding Kusam Jadi Emas!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 13 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Banjir Setinggi 2 Meter Rendam Green Lavender Sukamekar, Warga Bergerak Selamatkan Barang Berharga

By Aga GustianaJumat, 23 Januari 2026 21:44 WIB3 Mins Read
Warga perumahan Green Lavender Sukamekar bergerak selamatkan barang berharga. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Perumahan subsidi Green Lavender Sukamekar di Desa Sukamekar, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi, kembali dilanda banjir parah sejak Kamis malam, 22 Januari 2026. Tinggi air terus bertambah, bahkan mencapai 180–200 sentimeter pada Jumat sore, (23/1/2026).

Banjir mulai menggenangi perumahan sekitar pukul 19.30 WIB. Sejak itu, air tidak kunjung surut, bahkan semakin meninggi hingga menenggelamkan rumah warga sampai ke atap. Pada Jumat sore, ratusan rumah tampak tenggelam dalam genangan luas, menyatu dengan air keruh yang menghampar sejauh mata memandang. Perumahan kini tampak seperti danau, sementara aktivitas warga nyaris berhenti.

Warga yang mampu, mulai meninggalkan rumah setelah mengamankan barang berharga mereka. Dengan hati-hati, mereka menuju lokasi pengungsian di tepi Jalan Kampung Pulo Daun. Ember, jeriken, dan alat apung sederhana digunakan untuk memindahkan barang maupun membantu warga keluar dari kawasan yang hampir sepenuhnya terendam.

Salah seorang warga, Muhammad Jaelani (38), menggambarkan kondisi banjir sebagai “sangat parah” dan sebagai banjir susulan yang terjadi hanya beberapa hari setelah banjir sebelumnya.

Baca Juga:  5.168 Hektare Sawah di Bekasi Terendam Banjir, Petani Terancam Gagal Panen

“Ya, kondisi di Perumahan Green Lavender Sukamekar ini sangat parah ya. Kami juga evakuasi seadanya menggunakan ember. Tanggal 19 kemarin sudah surut, ini banjir lagi dan tambah parah,” ujar Jaelani.

Ia menjelaskan bahwa banjir bukan hanya akibat hujan lokal, melainkan banjir kiriman dari luapan Kali CBL dan Kali Bekasi.

“Ini banjir kiriman dari luapan Kali CBL dan Kali Bekasi. Jadi dua kali jebol. Kalau intensitas hujan lokal saja tidak separah ini,” tambahnya.

Warga mulai menyiapkan langkah lanjutan untuk mencari solusi jangka panjang. Para ibu rumah tangga bahkan berencana mendatangi pihak pengembang perumahan.

Baca Juga:  Viral! Mobil Bak Terekam Buang Sampah ke Kali Bekasi

“Ibu-ibu sudah mau bergerak ke developer. Kalau tidak ada antisipasi terus, kita bakal ada pergerakan atau cari solusi ke kementerian,” ungkap Jaelani.

Hingga Jumat sore, banjir masih merendam seluruh kawasan perumahan. Warga berharap ada penanganan serius agar banjir tidak terus berulang setiap musim hujan tiba.

Hingga saat ini, bantuan yang diterima warga baru berupa mi instan. Menanggapi kondisi ini, salah satu petugas developer Rike, menjelaskan bahwa pihak pengembang telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bekasi.

“Jadi kita itu sebenarnya developer bukannya tidak bertanggung jawab. Kita sudah benar-benar support sama konsumen. Semua fasilitas kita siapkan, baik utilitas maupun sarana prasarana, sesuai perizinan dari pemerintah daerah,” jelas Rike.

Baca Juga:  DMI Jabar Keluarkan 5 Poin Seruan, Prihatin atas Penemuan 7 Mayat Remaja di Kali Bekasi

Rike menegaskan bahwa pembangunan perumahan dilakukan dengan izin resmi pemerintah setempat, dan pihaknya akan terus mendorong penyelesaian masalah hingga tingkat yang lebih tinggi.

“Ini kemarin saya titik terakhir langsung saya kirim ke Paket 6, Paket 7. Kalau tidak masuk ke pusat, saya langsung ke pusat, ke pemprov,” katanya.

Ia juga menekankan bahwa banjir bukan hanya terjadi di Perumahan Green Lavender, tetapi banyak developer lain yang menghadapi situasi serupa.

“Kami capek dikomplain sama konsumen gara-garanya pemerintah. Sebenarnya bukan kita saja, developer di sini ada banyak, cuma mereka enggak berani speak up saja,” ujar Rike.

Kejadian ini menyoroti perlunya solusi jangka panjang dari pemerintah daerah agar perumahan di wilayah rawan banjir tidak kembali terendam setiap musim hujan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

banjir Bekasi banjir parah Evakuasi Warga Green Lavender Sukamekar Kali Bekasi Kali CBL perumahan terendam
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Wacana PKB Dihapus Diganti Jalan Provinsi Berbayar, Warga Jabar: Menarik Tapi Masih Membingungkan

Bandung Sehat Dimulai dari Rumah: Edukasi Gizi Tekankan Pola Makan Seimbang, Tidur Cukup, dan Gaya Hidup Aktif

ITB dan Pemkot Bandung Percepat Solusi Sampah Tamansari, Dorong Ekonomi Sirkular Berbasis Teknologi

Bandung Jadi Pusat Talenta Digital! Farhan Bongkar Strategi Besar Ekonomi Kreatif 2026

Padat Karya Kota Bandung 2026, Warga Dibayar Rp175 Ribu per Hari Sambil Bersihkan Lingkungan

UMKM Bandung Siap Go Digital! Pemkot Luncurkan Program Besar hingga AI dan TikTok

Terpopuler
  • Link Full Video Guru Bahasa Inggris Viral Banyak Dicari, Publik Diingatkan Bahaya Phishing
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Viral Berdurasi Panjang Ramai Dicari, Ini Faktanya
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Ramai Dicari, Link 6 Menit Ternyata Jebakan Phishing
  • Link Video Bu Guru Bahasa Inggris Diburu Netizen, Identitas Pemeran Masih Misterius
  • Persib Bandung Gigit Jari? Striker Abroad Timnas Indonesia Dipastikan Bertahan di Eropa Musim Depan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.