Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini: Siaran Langsung TVRI Laga Penentu Nasib Argentina, Inggris, dan Portugal

Minggu, 28 Juni 2026 01:00 WIB

Proyek Rahasia Skuad Garuda: John Herdman Kantongi 16 Nama Pemain Diaspora Baru untuk Timnas Indonesia

Sabtu, 27 Juni 2026 21:53 WIB

Bukan El Nino, Studi Ungkap Biang Kerok Utama yang Bikin Eropa Membara hingga 44 Derajat Celsius

Sabtu, 27 Juni 2026 21:38 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini: Siaran Langsung TVRI Laga Penentu Nasib Argentina, Inggris, dan Portugal
  • Proyek Rahasia Skuad Garuda: John Herdman Kantongi 16 Nama Pemain Diaspora Baru untuk Timnas Indonesia
  • Bukan El Nino, Studi Ungkap Biang Kerok Utama yang Bikin Eropa Membara hingga 44 Derajat Celsius
  • Dua Gempa Dahsyat Guncang Venezuela, Alarm Bahaya ‘The Big One’ di San Andreas Kini Berstatus Kritis
  • Siap-siap Begadang! Ini Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia Minggu 28 Juni 2026 di TVRI
  • Blunder Fatal? Niat Membantah, Anggota Dewan Malah Akui Bentak Dokter Icha
  • Vivo X Fold 6 Bawa Baterai Badak dan Kamera 200 MP, Simak Spesifikasi dan Harganya
  • Nestapa Wakil Timur Tengah di Piala Dunia 2026: Gagal Total di Fase Grup, Jadi Bulan-bulanan Netizen Asia
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 28 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

5.168 Hektare Sawah di Bekasi Terendam Banjir, Petani Terancam Gagal Panen

By Aga GustianaSenin, 26 Januari 2026 11:28 WIB3 Mins Read
Ribuan hektare sawah di Bekasi terendam banjir. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mulai berdampak serius pada sektor pertanian. Tercatat, ribuan hektare sawah terendam air selama hampir sepekan terakhir, sehingga memunculkan kekhawatiran akan terjadinya gagal panen di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi Abdillah Majid menyampaikan bahwa luasan lahan pertanian yang terdampak banjir mencapai lebih dari lima ribu hektare, termasuk area persemaian yang sangat vital bagi keberlangsungan musim tanam.

“Total lahan terdampak banjir ada 5.168,9 hektare dan 132,8 hektare di antaranya lahan persemaian,” kata Abdillah Majid, dikutip dari Antara, Senin (26/1/2026).

Areal persawahan yang terendam tersebar di 78 desa pada 16 kecamatan. Hingga kini, petugas masih terus melakukan pendataan di lapangan karena genangan air belum sepenuhnya surut dan berpotensi meluas ke wilayah lain.

Baca Juga:  Bupati Purwakarta Lantik Pejabat Eselon II di Kebun, Simbol Kerja Keras dan Ketahanan Pangan

“Kami juga belum bisa menghitung kerugian petani karena kondisi tanaman saat ini masih terdampak banjir dan juga belum ada laporan puso,” ujar Abdillah.

Bantuan Pertanian Mulai Disiapkan

Untuk mengantisipasi dampak lanjutan, Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi telah menyiapkan berbagai bantuan sarana produksi pertanian. Benih dan pestisida telah disalurkan melalui program bantuan Direktorat Serealia, Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Kementerian Pertanian yang rutin digulirkan setiap tahun.

Program peningkatan indeks pertanaman (PIP) tersebut mencakup 11.247 hektare sawah, dengan rencana masa tanam pada Januari hingga Februari 2026.

“Sementara bantuan untuk sawah yang terdampak banjir saat ini sedang dalam pengajuan ke kementerian,” ucap Abdillah.

Baca Juga:  Banjir Setinggi 2 Meter Rendam Green Lavender Sukamekar, Warga Bergerak Selamatkan Barang Berharga

Risiko Puso Mengintai

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi, mengingatkan bahwa genangan air yang bertahan lama berpotensi merusak tanaman padi, terutama yang berada pada fase pertumbuhan kritis.

“Genangan terjadi di lahan pertanian yang berada di dataran rendah dan dekat aliran sungai. Jika air tidak segera surut, tanaman padi yang sedang dalam masa tanam maupun menjelang panen sangat berisiko mengalami puso,” katanya.

Wilayah pertanian yang terdampak banjir meliputi sejumlah kecamatan seperti Pebayuran, Sukakarya, Sukawangi, Cabangbungin, Babelan, Tambun Utara, hingga Karangbahagia. Ketinggian genangan air di lahan pertanian bervariasi antara 20 hingga 60 sentimeter, membuat tanaman padi terendam dan aktivitas pengolahan lahan terhenti.

Baca Juga:  Bey Machmudin Dorong HIPMI Jabar Perluas Usaha di Bidang Pangan

Aktivitas Petani Terganggu

Selain merusak tanaman, banjir juga menghambat aktivitas pertanian secara keseluruhan. Akses menuju sawah terputus, saluran irigasi meluap, serta berbagai alat dan sarana produksi milik petani ikut terendam air.

“Kondisi ini membuat petani terpaksa menunda pemupukan, penyiangan, hingga panen. Dampaknya bukan hanya hari ini. Kalau gagal panen, petani akan kesulitan modal untuk musim tanam berikutnya. Ini juga bisa berpengaruh pada ketersediaan beras di tingkat lokal,” tandas Dodi.

Hingga saat ini, pemerintah daerah bersama instansi terkait masih terus memantau perkembangan banjir serta menyiapkan langkah antisipatif guna meminimalkan dampak jangka panjang terhadap ketahanan pangan di Kabupaten Bekasi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

banjir Bekasi banjir jawa barat gagal panen Ketahanan Pangan pertanian Bekasi sawah terendam
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bukan El Nino, Studi Ungkap Biang Kerok Utama yang Bikin Eropa Membara hingga 44 Derajat Celsius

Ilustrasi gempa

Dua Gempa Dahsyat Guncang Venezuela, Alarm Bahaya ‘The Big One’ di San Andreas Kini Berstatus Kritis

Blunder Fatal? Niat Membantah, Anggota Dewan Malah Akui Bentak Dokter Icha

Mau Jaga Toko atau Ikut Perang? Tragedi Latihan Militer Koperasi Desa, 5 Nyawa Jadi Korban!

Gunakan Besi hingga Rokok, Taufik Hidayat Lampiaskan Amarah ke YTR Gegara Cemburu dan Stres Kerja

Lari ke Berbagai Daerah demi Kelabuhi Petugas, Taufik Hidayat Sempat Menggelandang dan Tidur di SPBU

Terpopuler
  • Viral Handuk Putih Anak vs Ibu, Warganet Berburu Link Asli! Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Viral! Video ‘Handuk Putih Ibu dan Anak’ Bikin Netizen Penasaran, Ini Faktanya
  • Cut Salwa Jadi Trending Topic, Benarkah Ada Video 10 Menit? Ini Fakta yang Terungkap
  • Jangan Klik Link Ini! Tren Viral TikTok ‘Handuk Putih’ Picu Ancaman Phishing Serius
  • Api Mendadak Berkobar di RM Tamagochi Bandung, Diduga Berawal dari Meja Konsumen
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.