Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Rasakan nikmatnya nasi tutug oncom khas Tasikmalaya.

Murah dan Otentik, 3 Street Food Tasikmalaya yang Bikin Kangen Rasa Sunda

Senin, 19 Oktober 2026 06:00 WIB

Liburan ke Garut? Jangan Pulang Sebelum Cicipi 5 Kuliner Legendaris dan Viral Ini

Senin, 19 Oktober 2026 03:00 WIB
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Cara Cek Desil Bansos 2026 Lewat HP, Ini Desil yang Berpeluang Dapat Bantuan

Senin, 19 Oktober 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Murah dan Otentik, 3 Street Food Tasikmalaya yang Bikin Kangen Rasa Sunda
  • Liburan ke Garut? Jangan Pulang Sebelum Cicipi 5 Kuliner Legendaris dan Viral Ini
  • Cara Cek Desil Bansos 2026 Lewat HP, Ini Desil yang Berpeluang Dapat Bantuan
  • Sentuhan Pertama Langsung Gol! Julio Cesar Bawa Persib Tumbangkan Persik Kediri
  • Cuma 8 Meter dari Rel Kereta, Halte BRT Kiaracondong Dinilai Bahayakan Pejalan Kaki
  • Dibayar Tuntas! 15 Tahun Vakum Akting, Comeback Agnez Mo Langsung Guncang Hollywood!
  • Melonjak dari 17 Jadi 253, Rumah Rusak Akibat Gempa Bogor Terus Bertambah
  • Pelari ITB Ultra Marathon Meninggal di Cianjur, Ini Kronologinya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 19 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

5.168 Hektare Sawah di Bekasi Terendam Banjir, Petani Terancam Gagal Panen

By Aga GustianaSenin, 26 Januari 2026 11:28 WIB3 Mins Read
Ribuan hektare sawah di Bekasi terendam banjir. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mulai berdampak serius pada sektor pertanian. Tercatat, ribuan hektare sawah terendam air selama hampir sepekan terakhir, sehingga memunculkan kekhawatiran akan terjadinya gagal panen di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi Abdillah Majid menyampaikan bahwa luasan lahan pertanian yang terdampak banjir mencapai lebih dari lima ribu hektare, termasuk area persemaian yang sangat vital bagi keberlangsungan musim tanam.

“Total lahan terdampak banjir ada 5.168,9 hektare dan 132,8 hektare di antaranya lahan persemaian,” kata Abdillah Majid, dikutip dari Antara, Senin (26/1/2026).

Areal persawahan yang terendam tersebar di 78 desa pada 16 kecamatan. Hingga kini, petugas masih terus melakukan pendataan di lapangan karena genangan air belum sepenuhnya surut dan berpotensi meluas ke wilayah lain.

Baca Juga:  Pemkab Bandung Dorong Penguatan Koperasi melalui LPDB untuk Pengembangan Ayam Petelur

“Kami juga belum bisa menghitung kerugian petani karena kondisi tanaman saat ini masih terdampak banjir dan juga belum ada laporan puso,” ujar Abdillah.

Bantuan Pertanian Mulai Disiapkan

Untuk mengantisipasi dampak lanjutan, Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi telah menyiapkan berbagai bantuan sarana produksi pertanian. Benih dan pestisida telah disalurkan melalui program bantuan Direktorat Serealia, Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Kementerian Pertanian yang rutin digulirkan setiap tahun.

Program peningkatan indeks pertanaman (PIP) tersebut mencakup 11.247 hektare sawah, dengan rencana masa tanam pada Januari hingga Februari 2026.

“Sementara bantuan untuk sawah yang terdampak banjir saat ini sedang dalam pengajuan ke kementerian,” ucap Abdillah.

Baca Juga:  Karasa, Gerakan Urban Farming yang Ubah Wajah Ketahanan Pangan Kota Bandung

Risiko Puso Mengintai

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi, mengingatkan bahwa genangan air yang bertahan lama berpotensi merusak tanaman padi, terutama yang berada pada fase pertumbuhan kritis.

“Genangan terjadi di lahan pertanian yang berada di dataran rendah dan dekat aliran sungai. Jika air tidak segera surut, tanaman padi yang sedang dalam masa tanam maupun menjelang panen sangat berisiko mengalami puso,” katanya.

Wilayah pertanian yang terdampak banjir meliputi sejumlah kecamatan seperti Pebayuran, Sukakarya, Sukawangi, Cabangbungin, Babelan, Tambun Utara, hingga Karangbahagia. Ketinggian genangan air di lahan pertanian bervariasi antara 20 hingga 60 sentimeter, membuat tanaman padi terendam dan aktivitas pengolahan lahan terhenti.

Baca Juga:  Kelompok Wanita Tani Punya Peran Penting Bangun Ketahanan Pangan di Jabar

Aktivitas Petani Terganggu

Selain merusak tanaman, banjir juga menghambat aktivitas pertanian secara keseluruhan. Akses menuju sawah terputus, saluran irigasi meluap, serta berbagai alat dan sarana produksi milik petani ikut terendam air.

“Kondisi ini membuat petani terpaksa menunda pemupukan, penyiangan, hingga panen. Dampaknya bukan hanya hari ini. Kalau gagal panen, petani akan kesulitan modal untuk musim tanam berikutnya. Ini juga bisa berpengaruh pada ketersediaan beras di tingkat lokal,” tandas Dodi.

Hingga saat ini, pemerintah daerah bersama instansi terkait masih terus memantau perkembangan banjir serta menyiapkan langkah antisipatif guna meminimalkan dampak jangka panjang terhadap ketahanan pangan di Kabupaten Bekasi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Ketahanan Pangan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Cara Cek Desil Bansos 2026 Lewat HP, Ini Desil yang Berpeluang Dapat Bantuan

Cuma 8 Meter dari Rel Kereta, Halte BRT Kiaracondong Dinilai Bahayakan Pejalan Kaki

Ilustrasi gempa

Melonjak dari 17 Jadi 253, Rumah Rusak Akibat Gempa Bogor Terus Bertambah

Pelari ITB Ultra Marathon Meninggal di Cianjur, Ini Kronologinya

Dibesarkan Sepenuh Hati, Diusir di Usia Senja?! Kisah Pilu Kakek 78 Tahun yang Bikin Netizen Elus Dada

ASN bisa WFA

Kronologi ASN Pemkot Bandung Dipecat Tidak Hormat Usai Diduga Hamili Pelajar Magang

Terpopuler
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Siap-siap Cair! Panduan Cek Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Oktober-Desember 2026 Pakai NIK KTP
  • Ironi Gubernur Konten: Pamer Aduan di Medsos, Tapi Gagap Saat Diadang Warga
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.