bukamata.id – Memasuki minggu pertama Juni 2026, antusiasme masyarakat untuk mengecek status pencairan bantuan sosial (bansos) PKH dan BPNT semakin meningkat. Bagi keluarga penerima manfaat (KPM), memastikan kembali status keaktifan di dalam sistem menjadi langkah penting guna mengetahui jadwal penyaluran bantuan bulan ini.
Selain status bantuan, kini muncul istilah baru yang sering dicari masyarakat dalam laman Cek Bansos Kemensos, yaitu “Desil”. Angka ini menjadi penentu utama apakah sebuah keluarga layak mendapatkan bantuan pemerintah atau tidak.
Apa Itu Desil dan Mengapa Sangat Penting?
Data Desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) adalah metode pemetaan tingkat kesejahteraan keluarga. Pemerintah menggunakan data ini sebagai “filter” untuk memastikan bantuan tepat sasaran:
- Desil 1–4: Kelompok ekonomi yang menjadi prioritas utama untuk menerima bantuan reguler seperti PKH dan BPNT.
- Desil 5: Kelompok yang masih memiliki peluang untuk menerima bantuan spesifik, seperti Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK).
Langkah Mudah Cek Status Penerima Bansos
Untuk menghindari antrean panjang atau ketidakpastian informasi, Anda bisa melakukan verifikasi secara mandiri melalui smartphone dengan cara berikut:
- Buka peramban (browser) dan akses laman resmi cekbansos.kemensos.go.id.
- Masukkan 16 digit Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai KTP Anda.
- Tuliskan kode verifikasi (captcha) yang muncul di layar dengan benar.
- Klik tombol “Cari Data”.
Jika Anda terdaftar, sistem akan memunculkan identitas diri beserta jenis bantuan dan status pencairannya. Jika data tidak sesuai, Anda tidak perlu panik. Segera ajukan perbaikan data melalui kantor kelurahan/desa setempat, dinas sosial, atau melalui fitur “Sanggah” pada aplikasi Cek Bansos.
Rincian Nilai Bantuan yang Disalurkan
Pemerintah tetap konsisten menyalurkan bantuan sesuai dengan komponen keluarga masing-masing. Berikut adalah daftar besaran manfaat PKH 2026:
- Kesehatan: Ibu hamil/nifas dan anak usia dini (0-6 tahun) masing-masing mendapatkan Rp750.000.
- Pendidikan: Siswa SD sederajat Rp225.000, SMP Rp375.000, dan SMA Rp500.000.
- Kesejahteraan Sosial: Lansia dan penyandang disabilitas berat masing-masing mendapat Rp600.000.
- Khusus: Korban pelanggaran HAM berat menerima bantuan sebesar Rp2.700.000.
Sementara itu, untuk program BPNT, bantuan diberikan sebesar Rp200.000 per bulan. Penyalurannya dilakukan secara bertahap, baik melalui transfer bank ke rekening KKS penerima maupun melalui layanan kantor pos, mengikuti kebijakan teknis di masing-masing wilayah.
Pastikan data Anda selalu mutakhir agar proses pencairan berjalan lancar. Tetap berhati-hati terhadap pihak yang tidak bertanggung jawab yang menjanjikan kelancaran bantuan dengan meminta imbalan tertentu.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










