bukamata.id – Masyarakat yang ingin mengetahui apakah terdaftar sebagai penerima bansos Kemensos tahap 3 2026 dapat melakukan pengecekan secara online hanya menggunakan HP atau ponsel.
Pengecekan bansos Kemensos tidak hanya menampilkan status penerima bantuan, tetapi juga dapat memberikan informasi mengenai kelompok desil yang terintegrasi dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Dengan layanan tersebut, masyarakat tidak perlu datang langsung ke kantor pemerintahan untuk mengetahui status bantuan sosial. Cukup menyiapkan NIK 16 digit sesuai KTP, kemudian melakukan pengecekan melalui situs resmi atau aplikasi Cek Bansos.
Cara Cek Bansos Kemensos Tahap 3 2026 Lewat HP
Ada dua cara yang dapat digunakan masyarakat untuk mengecek status bansos Kemensos tahap 3 2026, yakni melalui situs resmi Cek Bansos dan aplikasi Cek Bansos.
1. Cek Bansos Kemensos melalui Situs Resmi
Pengecekan status penerima bansos dapat dilakukan melalui situs resmi Kementerian Sosial. Berikut langkah-langkahnya:
- Buka browser melalui HP atau perangkat yang terhubung dengan internet.
- Akses situs resmi Cek Bansos Kemensos.
- Masukkan NIK sesuai KTP pada kolom yang tersedia.
- Isi kode verifikasi atau captcha.
- Klik “Cari Data”.
- Tunggu hingga sistem menampilkan hasil pencarian.
Hasil pencarian dapat menampilkan informasi mengenai nama penerima, kelompok desil, serta jenis bantuan sosial yang diterima apabila terdaftar sebagai penerima bantuan.
2. Cek Desil DTSEN melalui Aplikasi Cek Bansos
Selain menggunakan situs resmi, masyarakat juga dapat melakukan pengecekan melalui aplikasi Cek Bansos yang tersedia untuk perangkat Android maupun iOS.
Berikut cara mengeceknya:
- Unduh dan buka aplikasi Cek Bansos melalui Play Store atau App Store.
- Pilih menu Cek Bansos.
- Masukkan NIK KTP.
- Klik “Cari Data”.
- Tunggu hasil pencarian muncul.
Informasi yang ditampilkan dapat mencakup kelompok desil serta jenis bantuan sosial apabila pengguna tercatat sebagai penerima bantuan.
Daftar Bansos Tahap 3 2026 yang Disalurkan
Penyaluran bansos tahap III tahun 2026 dilakukan secara bertahap. Beberapa program bantuan sosial yang perlu diketahui masyarakat antara lain:
- Program Keluarga Harapan (PKH)
- Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau bansos Sembako
- Bantuan pangan beras
- Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI-JKN)
Namun, tidak semua keluarga menerima jenis bantuan yang sama.
Jenis bantuan yang diterima bergantung pada kriteria masing-masing program, kondisi sosial ekonomi keluarga, serta hasil pemutakhiran data yang terintegrasi dalam DTSEN.
Karena itu, masyarakat yang ingin mengetahui status penerimaan bansos sebaiknya melakukan pengecekan menggunakan NIK KTP melalui kanal resmi Kemensos.
Di tengah penyaluran bansos 2026, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul juga mengingatkan keluarga penerima manfaat agar menggunakan bantuan sesuai peruntukannya.
Gus Ipul mengatakan Kemensos terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada keluarga penerima manfaat agar bantuan digunakan untuk memenuhi kebutuhan yang telah ditentukan, bukan untuk aktivitas judi online.
“Kami akan terus melakukan sosialisasi edukasi kepada keluarga penerima manfaat (KPM) untuk benar-benar dimanfaatkan untuk kebutuhan yang sudah ditentukan. Jangan digunakan untuk main judol,” kata Gus Ipul, Selasa (18/8/2026).
Menurut Gus Ipul, terdapat temuan dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengenai keluarga penerima manfaat yang terindikasi melakukan transaksi judi online.
Data tersebut mencatat 1.494.652 KPM terindikasi terkait judi online.
Kemensos menegaskan bahwa apabila penerima bantuan terbukti menggunakan bansos untuk judi online, dapat diberikan sanksi berupa penghentian penyaluran bantuan.
“Kamu tentu pada akhirnya memberikan sanksi untuk tidak akan kita salurkan (bansos) lagi, kami nonaktifkan itu,” tegas Gus Ipul.
Dengan demikian, masyarakat yang ingin mengetahui status bansos Kemensos tahap 3 2026 dapat melakukan pengecekan secara mandiri melalui layanan resmi. Selain memastikan status penerima dan informasi desil DTSEN, masyarakat juga perlu menggunakan bantuan sesuai peruntukannya agar manfaat program benar-benar dirasakan oleh keluarga yang membutuhkan.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










