Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Erick Thohir Buka Opsi Baru! Timnas Indonesia Bisa Hadapi Lawan di Luar Jazirah Arab

Selasa, 13 Oktober 2026 18:42 WIB

Sasar Mahasiswa Jabar, inDrive Rampungkan Edukasi Keselamatan Berkendara ‘Drive Your Future Phase 2’

Selasa, 13 Oktober 2026 18:21 WIB
Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

BSU Oktober 2026 Rp900 Ribu Belum Pasti Cair, Ini Penjelasan Kemnaker

Selasa, 13 Oktober 2026 18:05 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Erick Thohir Buka Opsi Baru! Timnas Indonesia Bisa Hadapi Lawan di Luar Jazirah Arab
  • Sasar Mahasiswa Jabar, inDrive Rampungkan Edukasi Keselamatan Berkendara ‘Drive Your Future Phase 2’
  • BSU Oktober 2026 Rp900 Ribu Belum Pasti Cair, Ini Penjelasan Kemnaker
  • Satu Mahasiswa Di-DO! Telkom University Jatuhkan Sanksi ke 4 Pelaku Perundungan Asrama
  • Dugaan Bullying di Kuningan, Siswa SMP Dilarikan ke RS Usai Telan Cairan Karbol
  • Kiaracondong Bandung Mulai Ditata, Drainase Tersumbat Sampah Jadi Perhatian
  • Diprotes Ulama, Turnamen Domino di Kota Tasikmalaya Batal Dihelat
  • Siap-siap Cair! Panduan Cek Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Oktober-Desember 2026 Pakai NIK KTP
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 13 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bantah Damai dengan RSHS Bandung, Nina Salehah Tunjuk 2 Pengacara

By SusanaMinggu, 12 April 2026 10:17 WIB2 Mins Read
Nina Salehah. (Foto: bukamata.id/M Rafki)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kasus dugaan kelalaian yang melibatkan Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung) kembali menjadi sorotan publik setelah Nina Saleha (27) mengambil langkah hukum dengan menunjuk pengacara.

Kasus ini sebelumnya viral di media sosial setelah Nina membagikan pengalaman mengejutkan melalui akun TikTok pribadinya terkait bayi yang hampir tertukar di rumah sakit tersebut.

Kronologi Dugaan Kelalaian Bayi Nyaris Tertukar

Dalam unggahan viralnya, Nina Saleha mengungkapkan bahwa pada Rabu, 8 April 2026, bayinya sempat diberikan kepada orang lain ketika ia tidak berada di tempat.

Cerita tersebut sontak memicu perhatian warganet dan menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial.

Setelah unggahan itu viral, pihak RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung kemudian mendatangi kediaman Nina pada hari berikutnya. Rumah sakit menyebut bahwa persoalan tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan.

Selain itu, seorang perawat yang diduga lalai dalam kejadian tersebut juga telah dinonaktifkan dari pelayanan dan dipindahkan ke bagian non-layanan.

Nina Saleha Tunjuk Pengacara Kondang

Namun, perkembangan terbaru menunjukkan kasus ini belum sepenuhnya selesai. Melalui unggahan TikTok pada Sabtu (11/4/2026) malam, Nina Saleha menyatakan telah menunjuk pengacara untuk mendampinginya.

Ia menunjuk pengacara kondang Krisna Murti bersama Mira untuk menangani kasus tersebut.

Nina menegaskan bahwa langkah ini diambil agar ia dapat fokus pada pemulihan dirinya dan sang anak.

“Sehubungan dengan saya ingin fokus kepada pemulihan saya dan anak saya, saya baru pulang berobat,” ungkap Nina dalam keterangannya.

Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Damai

Dalam pernyataannya, Nina Saleha juga menepis klaim bahwa dirinya telah berdamai dengan pihak rumah sakit seperti yang sempat disampaikan sebelumnya.

“Perlu saya sampaikan bahwa saya belum menyatakan berdamai dengan pihak rumah sakit,” tegasnya.

Ia juga menunjukkan surat keterangan sakit dari dokter sebagai bukti bahwa saat ini dirinya masih dalam masa pemulihan dan membutuhkan waktu untuk fokus pada kondisi kesehatan.

Respons Publik dan Sorotan Warganet

Kasus ini kembali memancing perhatian publik. Banyak warganet yang sebelumnya mengira persoalan sudah selesai, kini menyoroti langkah hukum yang diambil Nina.

Perdebatan pun muncul di media sosial, antara yang mendukung langkah Nina untuk mencari keadilan dan yang berharap kasus ini dapat diselesaikan secara damai.

Hingga kini, pihak rumah sakit belum memberikan keterangan tambahan terkait perkembangan terbaru kasus tersebut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

BSU Oktober 2026 Rp900 Ribu Belum Pasti Cair, Ini Penjelasan Kemnaker

Satu Mahasiswa Di-DO! Telkom University Jatuhkan Sanksi ke 4 Pelaku Perundungan Asrama

Dugaan Bullying di Kuningan, Siswa SMP Dilarikan ke RS Usai Telan Cairan Karbol

Kiaracondong Bandung Mulai Ditata, Drainase Tersumbat Sampah Jadi Perhatian

Diprotes Ulama, Turnamen Domino di Kota Tasikmalaya Batal Dihelat

Ilustrasi video syur

Sakit Hati Usai Cerai, Pria Garut Nekat Sebar Video Syur Mantan Istri di Media Sosial

Terpopuler
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
  • Ilustrasi video syur
    Viral Video Syur Perempuan Berseragam Poltekkes Bandung, Begini Kata Kemenkes
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.