Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bukan Ilustrator, KAI Diduga Andalkan AI untuk Livery HUT ke-81

Selasa, 27 Oktober 2026 21:50 WIB

Polisi Amankan 8 Pemuda di Terminal Tegalega, Golok hingga Ganja Ditemukan di Mobil

Selasa, 27 Oktober 2026 20:43 WIB

Topeng ‘Sultan Dermawan’ Retak? Aisar Khaled Diisukan Bawa Kabur Uang Rp5,7 Miliar

Selasa, 27 Oktober 2026 20:29 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bukan Ilustrator, KAI Diduga Andalkan AI untuk Livery HUT ke-81
  • Polisi Amankan 8 Pemuda di Terminal Tegalega, Golok hingga Ganja Ditemukan di Mobil
  • Topeng ‘Sultan Dermawan’ Retak? Aisar Khaled Diisukan Bawa Kabur Uang Rp5,7 Miliar
  • Tiga Pemanjat Tebing Indonesia Tembus Top 3 Ranking Dunia IFSC 2026
  • Edankeun di Asia! Ini Daftar Tempat Nobar Persib vs Melbourne Victory di Bandung
  • Upaya Penyelundupan Sabu saat Besuk, Pengunjung Lapas Banceuy Sembunyikan Barang di Ikat Rambut
  • Viral Gelang Emas 41 Gram Milik Pasien Diduga Raib di RSUD Cideres Majalengka
  • Sejajar Al Nassr, Persib Tembus Peringkat 22 Poin Klub AFC
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 27 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Bengong-Bengong Cantik ala Caca, Mojang Bandung yang Temukan Inspirasi di Kota Syahdu

By Muhammad Rafki Razif KiransyahMinggu, 30 November 2025 16:45 WIB3 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Di sudut Mora Kopi, Jalan Kemuning, Jumat siang itu Anisa Tri Putri Mirandani yang akrab disapa Caca tampak ramah ketika menyapa. Mojang 20 tahun ini tengah menyeimbangkan dua rutinitas yang ia jalani dengan antusias: kuliah dan membuat konten.

“Aku sekarang kuliah dan ngonten,” tuturnya.

Caca adalah mahasiswa Ilmu Komunikasi di Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI). Minatnya pada dunia digital membuatnya banyak menghabiskan waktu menonton dan membuat konten tentang healthy relationship, sebuah tema yang menurutnya relevan bagi banyak anak muda.

Menjejak Bandung, Menemukan Momen “Wah”

Meski lahir di Bandung, Caca sempat besar di Bekasi. Ia kembali ke kota asalnya karena merasa lebih cocok dengan cuacanya yang sejuk dan syahdu.

“Momen paling wah itu waktu aku menetap lagi di Bandung. Rasanya pas,” ujarnya.

Ada momen lain yang jauh lebih berkesan: bertemu dengan pasangannya tiga tahun lalu. Semua terjadi tanpa rencana sebuah pertemuan yang datang begitu saja.

“Aku lagi sendiri, dia juga sendiri. Tiba-tiba dipertemukan. Aku nggak lagi cari pasangan, tapi dia datang dengan kepribadian yang aku suka,” kata Caca.

Ia menggambarkan sosok itu sebagai seseorang yang tenang, dewasa, dan bisa menuntunnya. “Dia juga ganteng. Tipe aku banget,” tambahnya.

Capaian Kecil yang Bermakna

Di tengah kesehariannya sebagai mahasiswi, Caca baru saja mencatat pencapaian baru. Untuk pertama kalinya, ia tampil sebagai model video klip musisi Bandung.

“Lagunya Teman Langkah, dari Affan,” ucapnya dengan bangga.

Selain dunia konten dan akademik, ia kini juga jatuh hati pada olahraga lari. “Panggil aku pelari culture,” selorohnya.

Bandung yang Romantis dan Hal-Hal Kecil yang Menghangatkan

Bagi Caca, Bandung selalu punya sisi romantisnya sendiri. Bukan hanya dari gemerlap kota, tetapi dari hal-hal sederhana yang menenangkan.

“Bandung itu romantis karena banyak café estetik dan suasananya enak,” ungkapnya. Mora Coffee menjadi salah satu tempat favoritnya, terutama ketika ia butuh waktu untuk sekadar duduk diam dan mengatur napas.

Ada dua alasan utama mengapa Caca selalu jatuh cinta lagi pada kota ini. “Pertama, karena aku punya pasangan di Bandung. Kedua, suasananya tenang dan menenangkan,” ujarnya.

Ketika diminta mengibaratkan Bandung sebagai pasangan, Caca hanya tersenyum. “Tipe yang tenang, menghangatkan, syahdu, dan nyaman.”

Bengong-Bengong Cantik: Dari Diam, Muncul Ide

Meski terdengar sederhana, Caca punya kebiasaan yang justru membawanya pada banyak inspirasi: bengong-bengong cantik.

“Sering banget,” katanya. Bagi sebagian orang, bengong mungkin tanda kosong. Tapi bagi Caca, bengong adalah jeda untuk menangkap ide baru. “Aku dapat ide, konsep, inspirasi cuma dari bengong.”

Dan tempat paling sering ia lakukan itu? Mora Coffee. “Matcha cheese-nya enak banget,” katanya sambil tertawa.

Bandung, Dalam Satu Kalimat

Menutup perbincangan, Caca diberi satu pertanyaan sederhana: Bandung itu…?

Ia tak membutuhkan waktu lama untuk menjawab.

“Bandung itu menenangkan dan hangat.”

Sebuah definisi yang mungkin hanya bisa dipahami oleh mereka yang benar-benar mencintai kota ini atau oleh mereka yang sedang jatuh cinta di dalamnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Topeng ‘Sultan Dermawan’ Retak? Aisar Khaled Diisukan Bawa Kabur Uang Rp5,7 Miliar

5 Kuliner Bandung Viral 2026 yang Bikin Antre, Harga Mulai Rp8 Ribuan!

Apalagi Ini? Habis Akun YouTube Hilang, Video Juan-Eve Bikin Pilot Geleng-geleng Viral Lagi!

Nikmati Kuliner Lezat di Roemah Legit, bank bjb Hadirkan Promo Diskon Spesial Pengguna DIGI

Ilustrasi emas antam

Antam Meroket Lagi! Cek Rincian Harga Emas Antam, Galeri 24, dan UBS Hari Ini 27 Oktober 2026

Kedekatannya hanya Gimmick? Amanda Manopo Blak-blakan Soal Hubungannya dengan Fajar Sadboy!

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Lomba Coding SD-SMP 2026 Dibuka, Siswa Ditantang Bikin Solusi Bencana Alam
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Delapan Mahasiswa di Bandung Diamankan Polisi Usai Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.