Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Penjelasan Lengkap Badan Geologi Soal Dentuman Misterius yang Getarkan Bandung dan Sekitarnya

Sabtu, 5 September 2026 11:58 WIB

Jadwal Super Padat Jadi Ancaman, Bos Persib Desak PSSI Evaluasi Kalender Liga

Sabtu, 5 September 2026 10:45 WIB

Dentuman Dini Hari Bandung & Raungan Krakatau: Rekam Jejak Monster Vulkanik hingga Firasat Tirta Siregar!

Sabtu, 5 September 2026 09:25 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Penjelasan Lengkap Badan Geologi Soal Dentuman Misterius yang Getarkan Bandung dan Sekitarnya
  • Jadwal Super Padat Jadi Ancaman, Bos Persib Desak PSSI Evaluasi Kalender Liga
  • Dentuman Dini Hari Bandung & Raungan Krakatau: Rekam Jejak Monster Vulkanik hingga Firasat Tirta Siregar!
  • Suara Mirip Bass Bergema dari Bandung Hingga Purwakarta, Dikaitkan Erupsi Anak Krakatau
  • 1,4 Juta Penerima Bansos dan 1.900 Pegawai Kemensos Terlacak Main Judi Online!
  • Mau Tahu Masuk Desil Berapa? Cek Bansos September 2026 dengan NIK
  • 4 Laga Menegangkan Persib di September 2026, Ada El Clasico dan Duel di Korea Selatan
  • Bansos September 2026 Cair! Ini 5 Bantuan yang Masuk Tahap 3, Ada BPNT hingga PKH
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 5 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Geger Siswi SMK di Bandung Barat Wafat Usai Alami Gejala Mirip Keracunan

By Aga GustianaRabu, 1 Oktober 2025 13:53 WIB2 Mins Read
Ilustrasi meninggal. Foto: Istockphoto.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Media sosial digemparkan oleh kabar meninggalnya seorang siswi SMK Negeri 1 Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB), pada Selasa (30/9/2025). Kabar duka itu pertama kali ramai setelah diunggah oleh salah satu akun Facebook keluarga korban dengan menuliskan doa perpisahan.

“Innalillahi wa inna ilaihi raajiun. Selamat jalan ponakan ku, semoga husnul khotimah. Allah berikan kekuatan dan ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan,” tulis akun tersebut.

Unggahan itu juga menyebut korban meninggal setelah mengalami muntah-muntah, kejang, wajah membiru, serta keluar busa dari mulut.

“Sebab meninggal setelah muntah-muntah dan kejang-kejang, muka biru dan bibir membiru. Keluar juga busa dari mulutnya. Yang meninggal siswi SMK1 Cihampelas KBB, kelas 12”.

Baca Juga:  HUT Gerindra ke-17, DPC Tasikmalaya Tegaskan Dukungan Penuh untuk Program MBG

“Semoga dia meninggal bukan karena MBG”.

Kronologi Menurut Camat Cihampelas

Camat Cihampelas, Agus Rudianto, menjelaskan bahwa siswi bernama Bunga Rahmawati (kelas 12 SMKN 1 Cihampelas) sempat mengeluhkan sakit kepala sehari sebelum wafat.

“Jadi ini kata keluarganya, Senin masih sekolah. Enggak ada tanda-tanda sakit, baru malamnya dia ngeluh sakit kepala,” kata Agus, Rabu (1/10/2025).

Keluarga kemudian memberikan obat masuk angin karena gejala dianggap ringan. Pada Selasa pagi, Bunga masih sempat berangkat sekolah. Namun sepulang sekolah, kondisi korban tiba-tiba memburuk.

“Adiknya yang laki-laki lihat kakaknya di kamar, melotot sambil mulutnya berbusa,” tutur Agus.

Baca Juga:  324 Siswa SMP Keracunan, Dapur MBG di Bandung Ditutup Sementara

Bunga sempat dibawa ke bidan terdekat, lalu dirujuk ke RSUD Cililin. Namun di perjalanan, nyawanya tak terselamatkan.

“Meninggalnya katanya di ambulans waktu mau dibawa ke RSUD Cililin. Informasinya sudah dimakamkan kemarin,” jelas Agus.

Tidak Ada Kaitan dengan Kasus MBG

Meninggalnya Bunga sempat dikaitkan warganet dengan kasus keracunan massal program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah yang sama pada 24 September lalu. Namun Agus menegaskan bahwa korban tidak terlibat dalam kasus tersebut.

“Pada saat kejadian keracunan itu, Bunga ini enggak ada tanda-tanda sakit. Dia juga enggak dirawat seperti yang lain. Jadi aman. Saya cek ke posko KLB juga tidak ada,” tegasnya.

Baca Juga:  Ratusan Ribu Kendaraan di Bandung Barat Belum Bayar Pajak, Petugas Turun ke Jalan

Agus menambahkan, penyebab pasti seharusnya diketahui lewat visum. Namun, keluarga sudah menerima peristiwa ini sebagai musibah.

Keterangan Puskesmas

Hal senada disampaikan oleh Kepala Puskesmas Cihampelas, Edah Jubaidah. Menurutnya, meskipun korban meninggal dengan gejala mirip keracunan, penyebab pasti belum dapat dipastikan.

“Bisa jadi keracunan, cuma sepertinya bukan dari MBG. Karena jarak waktu dari makan MBG sudah jauh. Kemungkinan juga karena makanan lain yang dikonsumsi,” ujarnya.

Dengan kondisi ini, pihak terkait memastikan tidak ada kaitan langsung antara kasus MBG dengan meninggalnya Bunga. Keluarga sendiri memilih untuk menerima kejadian ini sebagai takdir dan tidak melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Barat Keracunan MBG
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Penjelasan Lengkap Badan Geologi Soal Dentuman Misterius yang Getarkan Bandung dan Sekitarnya

Dentuman Dini Hari Bandung & Raungan Krakatau: Rekam Jejak Monster Vulkanik hingga Firasat Tirta Siregar!

Suara Mirip Bass Bergema dari Bandung Hingga Purwakarta, Dikaitkan Erupsi Anak Krakatau

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Mau Tahu Masuk Desil Berapa? Cek Bansos September 2026 dengan NIK

Bansos September 2026 Cair! Ini 5 Bantuan yang Masuk Tahap 3, Ada BPNT hingga PKH

Mulai 2027? Status PPPK Paruh Waktu Guru Dibahas, Ini Rincian Gaji per Golongan

Terpopuler
  • Video Kasir Indomaret 7 Menit Viral, Waspada Link ‘Full’ Palsu
  • Suara Mirip Bass Bergema dari Bandung Hingga Purwakarta, Dikaitkan Erupsi Anak Krakatau
  • FSP BPD SI Tolak Pengalihan Payroll ASN ke Himbara, Warning Risiko PHK dan Anjloknya Ekonomi Daerah
  • Deklarasi Pengusaha Berkibar, Firaldi Akbar Siap Maju sebagai Calon Ketua KADIN Kota Bandung
  • Persib Bandung Lolos ke Fase Grup ACL Two, Igor Tolic Langsung Alihkan Fokus
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.