Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Bandung Dikabarkan Bakal Boyong Kiper Baru untuk Hadapi Jadwal Padat

Rabu, 22 Juli 2026 15:50 WIB

Angkot Dipastikan Tak Dihapus, Farhan: akan Jadi Feeder BRT Bandung Raya

Rabu, 22 Juli 2026 15:46 WIB

Farhan Targetkan Tarif BRT Bandung Raya Rp7.000, Lebih Murah dari Ongkos Angkot!

Rabu, 22 Juli 2026 15:42 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Bandung Dikabarkan Bakal Boyong Kiper Baru untuk Hadapi Jadwal Padat
  • Angkot Dipastikan Tak Dihapus, Farhan: akan Jadi Feeder BRT Bandung Raya
  • Farhan Targetkan Tarif BRT Bandung Raya Rp7.000, Lebih Murah dari Ongkos Angkot!
  • Selesai Sudah! 11 Legenda Sepak Bola Dunia Putuskan Pensiun dari Timnas Usai Piala Dunia 2026
  • Ini Alasan Presiden Prabowo Pilih Wamentan Sudaryono Jadi Kepala BGN Baru
  • Jadwal Resmi Piala Presiden 2026: Diikuti 8 Klub Elite Termasuk Tim Luar Negeri
  • Persib Dapat Pemain Baru Berkualitas, Juan Villa Bongkar Karakter Asli Mariano Peralta
  • Resmi! Sudaryono Tinggalkan Kursi Wamentan, Kini Pimpin Badan Gizi Nasional
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 22 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Profil Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat Terpilih 2025-2030

By Putra JuangJumat, 17 Januari 2025 08:15 WIB3 Mins Read
Gubernur Jawa Barat Terpilih, Dedi Mulyadi. Foto: Instagram @dedimulyadi71
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dedi Mulyadi merupakan seorang politisi sekaligus budayawan yang dikenal di Jawa Barat. Sosok yang kerap memakai ikat kepala ini, kini menjabat sebagai Gubernur Jabar Terpilih periode 2025-2030.

Ya, Dedi Mulyadi ditetapkan sebagai pemenang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar 2024 bersama pasangannya yakni Erwan Setiawan.

Profil Singkat dan Latar Belakang Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi lahir di Kabupaten Subang, Kampung Sukadaya, Desa Sukasari, pada 11 April 1971. Pria yang akrab disapa Kang Dedi ini berasal dari keluarga petani yang sederhana.

Sejak kecil, Dedi Mulyadi sudah terbiasa mengolah sawah dan menggembala domba milik orang tuanya dengan kehidupan desa yang penuh dengan kebersamaan. Maka tak heran, jika budaya adat Sunda sangat melekat pada dirinya.

Dedi Mulyadi merupakan anak dari pasangan Sahlin Ahmad Suryana dan Karsiti. Ayahnya adalah seorang pensiunan Tentara Prajurit Kader yang bertugas sampai usia 28 tahun. Sedangkan ibunya, meski tidak pernah mengenyam pendidikan sekolah, ia adalah aktivis Palang Merah Indonesia (PMI).

Dedi Mulyadi tercatat pernah menjalani dua kali pernikahan. Istri pertamanya adalah Sri Muliawati. Dari pernikahannya itu, Dedi Mulyadi dikarunia seorang anak bernama Maulana Akbar Ahmad Habibie.

Sedangkan di pernikahan keduanya, Dedi Mulyadi menikahi Anne Ratna Mustika yang merupakan mantan Mojang Purwakarta. Dari pernikahannya ini, Dedi Mulyadi dikaruniai 2 orang anak yaitu Yudistira Manunggaling Rahmaning Hurip dan Hyang Sukma Ayu.

Riwayat Pendidikan

Sejak SD sampai SMA, Dedi Mulyadi menempuh pendidikan di Kota Subang yakni SD Sukabakti tahun 1984, SMP Kalijadi tahun 1987, dan SMA Negeri 1 Purwadadi tahun 1990. Setelah itu, dia melanjutkan pendidikan sarjana di Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Purnawarman, Purwakarta tahun 1999.

Dedi Mulyadi mulai memahami lebih dalam tentang hukum. Saat kuliah, dirinya aktif mengikuti organisasi kemahasiswaan dan ekstra.

Semasa berorganisasi, Dedi Mulyadi dipercayai menjadi Senat Mahasiswa STH Purwakarta, Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Purwakarta, Wakil Ketua DPC Serikat Pekerja Seluruh Indonesia, dan Sekretaris Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia.

Karier Politik

Jiwa aktivisnya hingga saat ini tidak pudar, hal ini membawa dirinya aktif sebagai politisi di pemerintahan. Dedi memulai karier politiknya sebagai legislator.

Berawal dari bergabungnya ke partai Golkar, pada tahun 1999-2004, ia terpilih menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Purwakarta sebagai Ketua Komisi E.

Setelah itu, pada tahun 2003, Dedi Mulyadi terpilih sebagai Wakil Bupati Purwakarta mendampingi Bupati Lily Hambali Hasan.

Lima tahun kemudian, pada tahun 2008, Dedi Mulyadi mencalonkan diri sebagai bupati Purwakarta bersama Dudung B. Supardi di Pilkada 2008 dan ia terpilih unggul menjadi Bupati Purwakarta.

Pada Pilkada 2013, Dedi kembali mencalonkan diri dan terpilih sebagai Bupati Purwakarta untuk periode kedua. Dedi Mulyadi dipercayai oleh masyarakat menjabat sebagai Bupati Purwakarta selama dua periode berturut-turut.

Dengan jejak pengalaman politiknya, Partai Golkar saat itu memilih Dedi Mulyadi untuk menduduki jabatan sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat tahun 2016-2020, sebelumnya ia juga pernah dipercayai menjadi Ketua DPD Golkar Purwakarta tahun 2004-2007.

Dedi Mulyadi juga pernah maju saat Pilgub Jabar 2018 sebagai calon wakil gubernur bersama Deddy Mizwar sebagai gubernur. Namun sayang, Dedi kalah dari pasangan Ridwal Kamil-UU Ruzhanul.

Selanjutnya, Dedi Mulyadi terpilih sebagai anggota DPR RI tahun 2019-2024 di Dapil Jabar VII dari fraksi Partai Golkar sekaligus menduduki jabatan sebagai Wakil Ketua Komisi IV DPR RI.

Tahun 2023, Dedi memutuskan untuk tidak bersama partai Golkar dan mundur sebagai anggota DPR RI. Dirinya melanjutkan perjalanan politiknya dengan bergabung bersama Partai Gerindra.

Tak lama, Dedi mencalonkan diri menjadi caleg Pemilu 2024 dan terpilih sebagai anggota DPR RI tahun 2024-2029. Lalu, Dedi kembali maju di Pilgub 2024 sebagai calon gubernur bersama pasangannya Erwan Setiawan.

Dengan perjalanan karier dan pengalaman politiknya, Dedi Mulyadi pun akhirnya ditetapkan sebagai pemenangan Pilgub Jabar 2024.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi Gubernur Jawa Barat karier politik latar belakang Pendidikan profil
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Angkot Dipastikan Tak Dihapus, Farhan: akan Jadi Feeder BRT Bandung Raya

Farhan Targetkan Tarif BRT Bandung Raya Rp7.000, Lebih Murah dari Ongkos Angkot!

Ini Alasan Presiden Prabowo Pilih Wamentan Sudaryono Jadi Kepala BGN Baru

Resmi! Sudaryono Tinggalkan Kursi Wamentan, Kini Pimpin Badan Gizi Nasional

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Nama Anda Masuk Penerima Bansos Juli 2026? Ini Cara Cek PKH dan BPNT di Kemensos

Syarat Lepas Status WNI: Bebas dari Tunggakan Pajak dan Kasus Hukum

Terpopuler
  • PMJB Resmi Berdiri, Mitra MBG Jawa Barat Soroti Perubahan Kebijakan BGN
  • Geliat, Tekanan, dan Arah Penanganan: Membedah Isu LGBTQ di Tanah Pasundan
  • Tampil Bugar di Usia 50-an, Duet Bos Koi Hartono-Julius Sukses Jadi Runner Up Padel Open Bandung
  • Mengenal Lebih Dekat Frank Alexander Hutapea: Pengacara Independen yang Tak Mau di Bayang-bayang Sang Ayah
  • Sidang Praperadilan Mantan Pengurus GKI Taman Cibunut Bergulir, Polisi Bantah Dalil Pemohon
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.