Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Resmi! Liverpool Tunjuk Andoni Iraola sebagai Nakhoda Baru di Anfield

Sabtu, 30 Mei 2026 20:41 WIB

Buka Suara soal Sanksi FIFA, Daisuke Sato Bongkar Permintaan Rahasia Manajemen Persib

Sabtu, 30 Mei 2026 20:28 WIB

Dulu Dihujat Habis-habisan, Kini Menteri Bahlil Malah Jadi ‘Bolu Ketan’ Netizen! Kok Bisa?

Sabtu, 30 Mei 2026 18:57 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Resmi! Liverpool Tunjuk Andoni Iraola sebagai Nakhoda Baru di Anfield
  • Buka Suara soal Sanksi FIFA, Daisuke Sato Bongkar Permintaan Rahasia Manajemen Persib
  • Dulu Dihujat Habis-habisan, Kini Menteri Bahlil Malah Jadi ‘Bolu Ketan’ Netizen! Kok Bisa?
  • Link Video Viral Rok Hijau Banyak Diburu Netizen, Isinya Bikin Penasaran!
  • Blora Babak Belur, Jawa Barat Punya Solusinya? Sentilan Keras untuk Manajemen Infrastruktur Jateng!
  • Bukan Gaji, Ini Penyebab Sebenarnya Persib Bandung Masuk Daftar Larangan Transfer FIFA
  • Imigrasi Malaysia Lumpuh Total, Ribuan Pelancong Terjebak di Jalur Perbatasan Johor-Singapura
  • Update Harga Emas Antam Hari Ini 30 Mei 2026: Melesat Naik, Berikut Rincian Lengkapnya!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 30 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Strategi Pemprov Jabar Dongkrak Pendapatan Daerah, Target Rp106 Triliun di 2025

By SusanaRabu, 16 Juli 2025 14:20 WIB3 Mins Read
Gedung Sate. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus memperkuat sinergi dan kolaborasi strategis dengan pemerintah kabupaten/kota untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2025.

Upaya ini sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi yang telah ditetapkan hingga tahun 2029.

Di bawah kepemimpinan Gubernur Kang Dedi Mulyadi (KDM), Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menetapkan tema besar pembangunan 2025–2029, yaitu “Penguatan Fondasi Transformasi Sosial, Ekonomi, dan Tata Kelola”.

Fokus Tahunan Pembangunan Jabar 2025–2029

Pada tahun pertama masa kepemimpinan KDM, arah pembangunan akan difokuskan pada penguatan akses layanan dasar. Selanjutnya, tahun kedua dan ketiga akan menitikberatkan pada pemerataan distribusi layanan serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Baca Juga:  Creative School Project 2024, Upaya Pemprov Jabar Tumbuhkan Bakat Ekonomi Kreatif pada Siswa

Memasuki tahun 2028, Pemprov Jabar akan mulai mengarah pada peningkatan kapasitas sumber daya ekonomi berbasis lingkungan. Puncaknya, pada tahun 2029, pembangunan difokuskan pada peningkatan daya saing daerah yang ditopang oleh pertumbuhan ekonomi merata di seluruh wilayah Jawa Barat.

Sinergi Pemprov dan Kabupaten Kota Jadi Kunci Sukses

Kepala Bapenda Jabar, Asep Supriatna, menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung capaian pembangunan tersebut. Menurutnya, pencapaian target pembangunan tidak akan terwujud tanpa dukungan PAD yang kuat, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

“Sinergi peningkatan PAD, terutama melalui Opsen PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) dan BBNKB (Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor), menjadi salah satu kunci utama dalam membangun kekuatan fiskal daerah,” ujar Asep.

Baca Juga:  Pemkab Bandung Barat Angkat Tangan, Kebakaran TPA Sarimukti Langsung Ditangani Pemprov Jabar

Berdasarkan proyeksi, total pendapatan daerah tahun 2025 untuk 27 kabupaten/kota di Jawa Barat diperkirakan mencapai Rp106,40 triliun, dengan pendapatan provinsi sebesar Rp30,9 triliun.

Sementara itu, estimasi PAD 2025 untuk kabupaten/kota mencapai Rp38 triliun, dan PAD provinsi berada di angka Rp19,3 triliun.

Opsen PKB dan BBNKB Diharapkan Dongkrak Pendapatan

Asep juga meyakini bahwa regulasi terkait opsen PKB dan BBNKB akan memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan PAD kabupaten/kota. Proyeksi target opsen dan cost sharing kabupaten/kota berdasarkan perubahan tahun 2025 mencapai angka Rp107,5 miliar.

Di sisi lain, Pemprov Jabar juga terus melakukan transformasi layanan dan pengambilan keputusan berbasis digital. Termasuk eksplorasi sumber-sumber pendapatan baru yang selama ini belum tergarap maksimal.

Baca Juga:  Meski Tak Miliki Potensi, Pemprov Jabar Terima Konsultasi Ormas Keagamaan soal Kelola Tambang

“Fokus kami ke depan adalah pemetaan objek dan subjek pajak baru, penguatan regulasi daerah, serta inovasi kebijakan fiskal yang adaptif terhadap dinamika ekonomi lokal,” jelas Asep.

Kemitraan Strategis untuk Kesejahteraan Masyarakat

Sinergi antara Pemprov Jabar dan pemerintah kabupaten/kota disebut bukan sekadar koordinasi administratif. Menurut Asep, ini merupakan kemitraan strategis yang melibatkan penyatuan data, harmonisasi kebijakan, serta pelaksanaan program bersama di lapangan.

“Seluruh strategi dan rencana ini telah dibahas secara intensif dalam rapat koordinasi bersama jajaran Bapenda Jawa Barat,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BBNKB PAD Pemprov Jabar Pertumbuhan Ekonomi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Blora Babak Belur, Jawa Barat Punya Solusinya? Sentilan Keras untuk Manajemen Infrastruktur Jateng!

Imigrasi Malaysia Lumpuh Total, Ribuan Pelancong Terjebak di Jalur Perbatasan Johor-Singapura

Bansos

Resmi Berjalan! Penyaluran PKH BPNT Mei 2026 Bikin Warga Cek NIK KTP

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Resmi! Jadwal PKH 2026 Sudah Terungkap, Ini Cara Cek Lewat HP

Duka Haji 2026! Dua Jamaah Tasikmalaya Wafat di Tanah Suci

sapi

Sapi Kurban Prabowo Bikin Melongo: Niat Berbagi atau ‘Pencitraan’ Pakai Uang Pajak?

Terpopuler
  • Tebing Keraton
    Menjelajahi Pesona “Swiss van Java”: 5 Destinasi Unggulan di Bandung Barat yang Wajib Dikunjungi
  • Viral Video ‘3 vs 1’ TKW Taiwan: Jebakan Link Phishing di Balik Konten Sensasional
  • Video Viral TKW Taiwan ‘3 vs 1’ Heboh di Medsos, Ini Fakta dan Klarifikasinya
  • Video 3 Menit 21 Detik ‘Rok Hijau Tosca’ Bikin Heboh TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Pengusaha Tasikmalaya Bawa Rp1,3 Miliar Cash, Nekat Tawar Ikan Koi Irfan Hakim dan Bos Hartono tapi Ditolak!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.