bukamata.id – Narasi yang menyebut Kota Bandung tidak lagi aman belakangan ramai diperbincangkan di media sosial. Meningkatnya kekhawatiran masyarakat dipicu oleh maraknya pemberitaan mengenai aksi kriminalitas jalanan, seperti begal hingga dugaan penculikan.
Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyiapkan langkah konkret dengan mempercepat pemasangan dan perbaikan Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di sejumlah titik yang dinilai rawan. Program ini mulai dikerjakan pada Juli 2026 dan ditargetkan berlangsung secara bertahap hingga akhir tahun.
Pemkot Bandung Percepat Program PJU
Wali Kota Bandung Farhan mengatakan penerangan jalan menjadi salah satu fokus pemerintah untuk meningkatkan rasa aman masyarakat, terutama saat beraktivitas pada malam hari.
Menurutnya, masih banyak ruas jalan yang gelap maupun minim pencahayaan sehingga membutuhkan penanganan segera.
“Kalau soal jalan yang gelap, saya akui kita memang sedang mengolah anggaran sedemikian rupa agar bisa segera terang benderang kembali,” ujar Farhan.
Ia menjelaskan, pengumuman program baru dilakukan setelah seluruh proses pengadaan dipastikan siap untuk dilaksanakan.
Koordinasi dengan Pemerintah Provinsi dan Pusat
Farhan mengungkapkan realisasi proyek tidak bisa dilakukan secara instan karena melibatkan koordinasi dengan berbagai pihak.
Hal tersebut disebabkan sejumlah ruas jalan di Kota Bandung merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat maupun Pemerintah Pusat, sehingga diperlukan pembagian tugas dalam proses pengerjaan.
Meski demikian, Pemkot memastikan proyek akan berjalan secara bertahap sesuai jadwal yang telah disusun.
Daftar Lokasi Prioritas Perbaikan PJU di Bandung
Dalam tahap awal, Pemkot Bandung memprioritaskan beberapa kawasan yang dinilai membutuhkan peningkatan penerangan jalan.
Lokasi tersebut meliputi:
- Jalan Soekarno-Hatta dan kawasan flyover, dengan target penyelesaian hingga akhir 2026.
- Kawasan Kiaracondong.
- Koridor Jalan Supratman, Pasteur, hingga Gedung Sate.
- Area Ring Luar Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) untuk meningkatkan keamanan masyarakat yang berolahraga maupun pelaku usaha pada akhir pekan.
Pemilihan lokasi dilakukan berdasarkan kebutuhan penerangan sekaligus mempertimbangkan aktivitas masyarakat di kawasan tersebut.
Tak Hanya Mempercantik Kota, Tapi Tingkatkan Keamanan
Farhan menegaskan program Bandung Terang bukan semata-mata bertujuan memperindah wajah kota.
Menurutnya, peningkatan kualitas penerangan jalan merupakan bagian dari upaya pemerintah menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi warga maupun wisatawan.
“Target kami bukan hanya membuat jalan menjadi terang, tetapi juga mengembalikan rasa aman masyarakat sehingga warga maupun pengunjung Kota Bandung dapat beraktivitas dengan nyaman,” katanya.
Diharapkan Tekan Angka Kriminalitas Jalanan
Dengan bertambahnya penerangan di sejumlah titik, Pemkot Bandung berharap potensi tindak kriminalitas jalanan dapat ditekan.
Program ini juga diharapkan membuat masyarakat lebih tenang ketika beraktivitas pada malam hari serta meningkatkan rasa aman di ruang publik.
Pemerintah pun mengajak masyarakat untuk tetap waspada serta terus berkolaborasi dalam menjaga keamanan lingkungan melalui pelaporan apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









