Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Thom Haye Diduga Kena Pukul? Rekaman Insiden dengan Pemain Bali United Jadi Sorotan

Jumat, 21 Agustus 2026 12:17 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Stabil, Buyback Rp2,585 Juta: Ini Daftar Lengkapnya

Jumat, 21 Agustus 2026 11:05 WIB

Sering Bikin Penasaran, Ini Arti Desil 6–10 dan Alasan Tak Jadi Prioritas Bansos

Jumat, 21 Agustus 2026 09:48 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Thom Haye Diduga Kena Pukul? Rekaman Insiden dengan Pemain Bali United Jadi Sorotan
  • Harga Emas Antam Hari Ini Stabil, Buyback Rp2,585 Juta: Ini Daftar Lengkapnya
  • Sering Bikin Penasaran, Ini Arti Desil 6–10 dan Alasan Tak Jadi Prioritas Bansos
  • Inikah Tahun Terparah? 1.487 Titik Api Kepung Kalimantan, Jeritan Warga di Bawah Langit Merah!
  • Bansos BPNT Cair Agustus 2026: Cek NIK KTP Anda, 18 Juta Penerima Siap Terima Bantuan
  • NIK KTP Jadi Kunci! Cek BPNT Agustus 2026 Sekarang, Bantuan Rp600 Ribu Menanti
  • 4 Gol dalam 7 Laga! Balsa Sekulic Jadi Mesin Gol Persib Jelang Play-off ACL Two
  • Kapan PKH dan BPNT 2026 Cair? Ini Jadwal Tahap 3 dan Cara Cek Bansos Pakai NIK KTP
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 21 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tingkatkan Kapasitas UMKM, 50 Pelaku Usaha Ikuti Pelatihan di Bio Farma Bandung

By Putra JuangSenin, 27 Mei 2024 10:14 WIB3 Mins Read
50 Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan di Bio Farma Bandung. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Bio Farma melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menggelar kegiatan Peningkatan Kapasitas UMKM “Branding, Digital Marketing & Packaging” selama dua hari pada 20-21 Mei 2024 di Learning Center Bio Farma Bandung.

Pelatihan ini diikuti 50 peserta yang terdiri dari UMKM Binaan Bio Farma, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM) Kota Bandung, Dinas KUKM Kab. Bandung Barat, UMKM Parakarsa, dan UMKM kelompok penyandang disabilitas.

Vice President TJSL, Aset dan Umum Bio Farma, Tjut Vina mengatakan, bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas para UMKM, sehingga dapat membantu mereka dalam mengembangkan kemampuan dalam wirausaha.

“Semoga dengan adanya kelas peningkatan kapasitas UMKM selama dua hari ini dapat membantu UMKM memenuhi dari apa yang mereka butuhkan dari segi branding, digital marketing, dan packaging. Kami juga sudah mendatangkan dua narasumber yang memang ahli di bidang khususnya branding, digital marketing, dan packaging,” kata Tjut Vina dalam keterangannya.

Vina menjelaskan, bahwa peserta pada kegiatan ini tidak hanya dari UMKM Binaan Bio Farma saja, melainkan UMKM Kota Bandung, UMKM kabupaten Kota Bandung, dan UMKM Parakarsa. Keterlibatan UMKM secara umum merupakan salah satu tujuan dalam pencapaian target SDG’s No. 8 terkait dengan peningkatan nilai tambah ekonomi yang mencakup penciptaan pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi melalui penguatan kewirausahaan, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

“Peserta UMKM yang hadir pada kegiatan ini terdiri dari 20 peserta UMKM binaan Bio Farma, 13 peserta UMKM Kota Bandung, 13 peserta UMKM Kabupaten Kota Bandung, dan 4 peserta UMKM Parakarsa. Dari 20 peserta UMKM binaan Bio Farma ini, enam peserta adalah pelaku UMKM difabel yang turut Bio Farma bantu juga dalam pengembangan usaha mereka,” tuturnya.

Assisten Vice President Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Bio Farma, Sarmedi menyampaikan, bahwa ini merupakan kesempatan bagi para pelaku UMKM dalam mengembangkan bisnisnya sesuai dengan tren saat ini.

“Kami berharap peserta pelatihan dapat memaksimalkan kegiatan pelatihan ini karena merupakan kesempatan peserta disini untuk mendapatkan hal baru yang sesuai dengan tren saat ini,” ungkapnya.

“Digital marketing sudah menjadi hal yang biasa dilakukan, apalagi kita bisa tiap hari melihat social media dengan handphone kita. Memang zaman sekarang kita membeli barang sudah dipermudah dengan adanya market place secara online dibanding kita harus datang langsung ke toko,” tambahnya.

Sementara itu, Juju Suhaeti pemilik usaha JSG Konveksi sebagai salah satu peserta kegiatan sangat berterima kasih atas diselenggarakannya kegiatan ini kepada Bio Farma.

“Alhamdulillah dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan ilmu pengetahuan, menambah relasi, serta sebagai wadah platform untuk belajar mengenai branding, digital marketing, dan packaging. Saya sangat berterima kasih kepada Bio Farma dengan mengadakan pelatihan seperti ini yang dapat mengembangkan usaha kami,” bebernya.

“Produk kami direview dari sisi logo, nama branding, dan ada sesi photo produk oleh photographer profesional. Harapannya kegiatan pelatihan seperti ini bisa rutin diadakan oleh Bio Farma untuk para pelaku UMKM,” lanjutnya.

Peningkatan Kapasitas ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Bio Farma terhadap masyarakat khususnya untuk membantu para pelaku UMKM di sekitar Bandung Raya agar dapat bersaing dan terus meningkat ke level usaha yang lebih tinggi, sehingga apa yang sudah diberikan oleh Bio Farma menjadi manfaat berkelanjutan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bio Farma Kota Bandung pelatihan UMKM
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Inikah Tahun Terparah? 1.487 Titik Api Kepung Kalimantan, Jeritan Warga di Bawah Langit Merah!

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

NIK KTP Jadi Kunci! Cek BPNT Agustus 2026 Sekarang, Bantuan Rp600 Ribu Menanti

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Kapan PKH dan BPNT 2026 Cair? Ini Jadwal Tahap 3 dan Cara Cek Bansos Pakai NIK KTP

Malaysia Kena Imbas Karhutla di Kalimantan, 108 Sekolah Tutup Sementara

Ilustrasi virus HIV/AIDS

Kasus HIV/AIDS di Kuningan Naik Tiap Tahun: Tembus 1.354 Penderita, Merata di 32 Kecamatan

BPNT Agustus 2026 Cair Bertahap! Cek Penerima Bansos Pakai NIK KTP, 18,25 Juta KPM Terdata

Terpopuler
  • Deretan Kode Redeem FF 19 Agustus 2026: Amankan Evolution Stone dan Skin Spesial Kemerdekaan!
  • Auto Resign Massal? Rahasia Gaji Pengupas Bawang Rp700 Ribu per Kg yang Bikin Heboh Indonesia!
  • Mengenal Susanah, Ibu Pengupas Bawang Asal Bogor yang Disebut Prabowo Diupah Rp700 Ribu per Kg
  • Menembus Angka 75,90: Menguji Rekor IPM Jawa Barat di Tengah Bayang Ketimpangan
  • Pidato Presiden Sebut Upah Pengupas Bawang Rp700 Ribu per Kg Viral, Begini Kata Istana
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.