Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

7 Kuliner Legendaris Khas Bandung Barat, Wajib Mampir ke Sentra Pembuatannya!

Selasa, 6 Oktober 2026 06:00 WIB

Jelang Port FC vs Persib, Rekor Maung Bandung Bikin Deg-Degan: Belum Pernah Menang!

Selasa, 6 Oktober 2026 05:00 WIB

Bikin Kalap! 5 Restoran AYCE Bandung dengan Korean BBQ hingga Shabu-Shabu

Selasa, 6 Oktober 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • 7 Kuliner Legendaris Khas Bandung Barat, Wajib Mampir ke Sentra Pembuatannya!
  • Jelang Port FC vs Persib, Rekor Maung Bandung Bikin Deg-Degan: Belum Pernah Menang!
  • Bikin Kalap! 5 Restoran AYCE Bandung dengan Korean BBQ hingga Shabu-Shabu
  • BSU Rp900 Ribu hingga Bansos Beras 30 Kg, Ini Bantuan Pemerintah Oktober 2026
  • Lagi Cari Tempat Liburan? Ini 10 Destinasi Wisata Paling Populer dan Instagramable di Bandung Barat
  • Jelang Tiga Laga Kandang Persib Bandung, Polisi Minta Bobotoh Jaga Ketertiban dan Jadi Tuan Rumah yang Baik
  • SEJARAH! Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Puasa Gelar 35 Tahun Berakhir
  • Akhiri Puasa Gelar 35 Tahun! Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup Usai Bekuk Thailand Lewat Adu Penalti
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 6 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Sering Bikin Penasaran, Ini Arti Desil 6–10 dan Alasan Tak Jadi Prioritas Bansos

By Aga GustianaJumat, 21 Agustus 2026 09:48 WIB3 Mins Read
Cara cek penerima Bansos. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Bagi masyarakat yang sedang mengecek status kepesertaan bantuan sosial (bansos), istilah “desil” tentu sudah tidak asing lagi. Angka ini sering menjadi indikator utama apakah sebuah keluarga berhak menerima bantuan dari pemerintah atau tidak. Lantas, bagaimana jika hasil pencatatan menunjukkan Anda masuk ke dalam kategori Desil 6 hingga 10?

Pemerintah memanfaatkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk mengelompokkan tingkat perekonomian masyarakat ke dalam skala 1 sampai 10. Sistem ini membagi kondisi finansial penduduk dari skala yang paling rentan hingga yang paling sejahtera.

Memahami Pembagian Kategori Desil 6 sampai 10

Banyak orang mengira desil hanya diukur berdasarkan gaji bulanan. Padahal, Kementerian Sosial (Kemensos) memperhitungkan berbagai variabel lain, mulai dari tingkat pendidikan, jenis pekerjaan, kondisi fisik bangunan rumah, daya listrik terpasang, hingga kepemilikan aset.

Setiap tingkatan desil mewakili sekitar 10 persen dari total populasi keluarga di Indonesia. Khusus untuk rentang Desil 6 hingga 10, berikut adalah rincian tingkat kesejahteraannya:

Baca Juga:  BSU Cair Lagi September 2025? Begini Penjelasan Menaker
  • Desil 6: Masyarakat dengan kondisi ekonomi kelas menengah bawah.
  • Desil 7: Kelompok masyarakat kelas menengah.
  • Desil 8: Masyarakat kelas menengah ke atas.
  • Desil 9: Kelompok dengan tingkat perekonomian relatif mapan.
  • Desil 10: Masyarakat dengan tingkat kesejahteraan tertinggi (paling mampu).

Semakin besar angka desil yang tertera, semakin dinilai mampu pula kondisi perekonomian keluarga tersebut.

Alasan Desil 6–10 Sulit Memperoleh Bansos Reguler

Skema penyaluran bantuan pemerintah, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) atau Bantuan Sembako, pada dasarnya mengutamakan masyarakat di tingkatan terpesat atau terendah.

  • Desil 1–4: Menjadi sasaran utama penerima bantuan sosial reguler karena masuk dalam kuota 40 persen masyarakat berpendapatan terendah.
  • Desil 5: Masih berpotensi mendapatkan bantuan khusus, seperti PBI-JKN (BPJS Kesehatan gratis).
  • Desil 6–10: Tidak masuk dalam skala prioritas penerima bansos karena dianggap sudah memiliki kemampuan ekonomi yang cukup mandiri.
Baca Juga:  Kabar Gembira! Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Cair April 2026, Cek Jadwal dan Daftar Penerimanya

Kendati demikian, penetapan ini tidak serta-merta menutup seluruh peluang program bantuan pemerintah lainnya. Kebijakan kepesertaan sangat bergantung pada syarat khusus dan regulasi dari tiap-tiap program yang sedang berjalan.

Panduan Mengecek Tingkat Desil Secara Mandiri via HP

Masyarakat dapat memantau status desil dan data kepesertaan bansos secara cepat langsung melalui smartphone.

1. Lewat Aplikasi Resmi “Cek Bansos”

  • Pasang aplikasi Cek Bansos di HP Anda.
  • Buat akun baru atau login jika sudah mendaftar.
  • Masuk ke opsi Cek Bansos.
  • Ketikkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai KTP.
  • Tekan tombol Cari Data untuk melihat hasil analisis sistem.

2. Lewat Laman Resmi Kemensos

  • Buka peramban (browser) dan akses situs resmi Cek Bansos Kemensos.
  • Masukkan NIK KTP Anda pada kolom yang tersedia.
  • Ketik kode verifikasi (captcha) yang muncul di layar.
  • Pilih Cari Data untuk menampilkan rincian informasi sosial ekonomi Anda.
Baca Juga:  Bansos Agustus 2026 Cair! Cek NIK KTP Anda Sekarang Lewat HP Pakai Cara Ini

Cara Mengajukan Sanggah Jika Data Tidak Sesuai

Tingkat desil seseorang bersifat fleksibel dan dapat berubah seiring waktu. Jika kondisi ekonomi keluarga mengalami penurunan—misalnya karena PHK atau musibah—data tersebut bisa diperbarui melalui mekanisme Usul Sanggah.

Langkah-langkah pengajuan pembaruan data secara online:

  1. Buka aplikasi Cek Bansos dan masuk ke akun Anda.
  2. Cari dan pilih fitur Usul Sanggah atau Pembaruan Data.
  3. Klik pada menu pengajuan perbaikan data.
  4. Isi data terbaru yang menggambarkan kondisi ekonomi riil saat ini.
  5. Lampirkan dokumen atau foto pendukung yang diminta.
  6. Kirim formulir dan tunggu proses verifikasi lapangan oleh petugas.

Selain melalui aplikasi, proses pemutakhiran data ini juga bisa diurus secara luring (offline) dengan mendatangi kantor kelurahan, perangkat desa, atau Dinas Sosial setempat. Penyesuaian desil nantinya ditentukan berdasarkan hasil verifikasi dan validasi faktual di lapangan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bantuan Pemerintah cek bansos
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

7 Kuliner Legendaris Khas Bandung Barat, Wajib Mampir ke Sentra Pembuatannya!

Bikin Kalap! 5 Restoran AYCE Bandung dengan Korean BBQ hingga Shabu-Shabu

Keindahan Curug Cimahi, destinasi utama Wisata Cimahi dengan udara sejuk dan pemandangan mempesona

Lagi Cari Tempat Liburan? Ini 10 Destinasi Wisata Paling Populer dan Instagramable di Bandung Barat

Gandeng MANDALAS dan Yayasan Habibie & Ainun, JNE Beri Promo Spesial di Hari Batik Nasional 2026

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Stabil, Antam Rp2,613 Juta dan UBS Rp2,530 Juta per Gram

Mojang Bandung Gita Puspita: Aktif Berorganisasi, Mengajar, dan Terus Bertumbuh Mengejar Masa Depan

Terpopuler
  • Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand: Momentum Garuda Rebut Trofi di Rumah Sendiri
  • Eksa Silika Resmi Jadi Plt, KORMI Bandung Bersiap Pilih Ketua Baru
  • Polemik Data Center AI Jatiluhur: AMDAL Belum Rampung tapi Proyek Sudah Dimulai, Apakah Ruang Koreksi Masih Ada?
  • Antara Regulasi dan Realita: Menguak Karut-Marut Anggaran Publikasi Rp250 Juta di Diskominfo Purwakarta
  • Aturan Dibuat untuk Dilanggar? Menguliti Tiga Dosa Administratif Pengadaan Publikasi Purwakarta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.