Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Semangkuk cuanki hangat di Cuanki Serayu

Hangatkan Tubuh di Tengah Cuaca Dingin Kota Kembang: 7 Rekomendasi Kuliner Berkuah Khas Bandung yang Wajib Dicoba

Sabtu, 31 Oktober 2026 21:29 WIB

Mengenang 7 Hari Wafatnya Fathan Subchi, PKB dan Masura Kabupaten Bandung Gelar Doa Bersama

Sabtu, 31 Oktober 2026 20:36 WIB

Viral Foto AI Presiden Prabowo di Padalarang, Petinggi KCIC Diserbu Netizen

Sabtu, 31 Oktober 2026 20:23 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Hangatkan Tubuh di Tengah Cuaca Dingin Kota Kembang: 7 Rekomendasi Kuliner Berkuah Khas Bandung yang Wajib Dicoba
  • Mengenang 7 Hari Wafatnya Fathan Subchi, PKB dan Masura Kabupaten Bandung Gelar Doa Bersama
  • Viral Foto AI Presiden Prabowo di Padalarang, Petinggi KCIC Diserbu Netizen
  • Persib Dapat Angin Segar Jelang Jamu Isenmulang FC, Teja Paku Alam Comeback?
  • Aksi Nekat Pemuda Bandung Berujung Maut, Lansia 64 Tahun Gugur Pertahankan Ayam Kesayangan
  • Jatuhnya Sultan Andara! Kena Boikot Parah, Saham Ambruk, Raffi Ahmad Diambang Kehancuran?
  • Sapa Ribuan Warga di Jalak Harupat, Rajiv NasDem Buktikan Janji Kampanye Bukan Sekadar Pemanis
  • Kemensos Proses Data Penerima Bansos Tahap 4, KPM Wajib Cek Hal Ini Sebelum November
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 1 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Unpad Angkat Bicara Soal Dugaan Pelecehan Dokter Kandungan di Garut

By Aga GustianaSelasa, 15 April 2025 21:27 WIB2 Mins Read
Viral, dokter di Garut diduga lecehkan pasien saar USG. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Universitas Padjadjaran (Unpad) akhirnya memberikan pernyataan resmi terkait maraknya kasus pelanggaran kode etik profesi kedokteran yang melibatkan oknum tenaga medis, termasuk kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang dokter kandungan di Garut yang viral belakangan ini.

Kepala Kantor Komunikasi Publik Unpad, Dandi Supriadi, menyatakan bahwa pihak universitas sangat menyesalkan segala bentuk tindakan yang mencoreng etika profesi kedokteran, di mana pun insiden tersebut terjadi.

“Universitas Padjadjaran menyatakan prihatin sedalam-dalamnya kepada pihak yang menjadi korban. Tidak terbatas pada kasus itu saja, pada prinsipnya Unpad menyayangkan dan tidak menolerir semua tindakan yang terjadi di mana pun, yang telah nyata mencoreng kode etik dan sumpah jabatan profesi kedokteran, seperti yang diduga terjadi,” tegas Dandi, Selasa (15/4/2025).

Baca Juga: Viral! Dokter Kandungan di Garut Diduga Lecehkan Pasien saat USG

Baca Juga:  Tragedi KM Virgo Transport 8: 23 Warga Garut Jadi Korban, 11 Orang Masih Hilang

Menanggapi kabar bahwa oknum dokter kandungan berinisial MSF yang diduga melakukan pelecehan saat USG di Garut merupakan lulusan spesialis obstetri dan ginekologi Unpad, Dandi membenarkan hal tersebut berdasarkan penelusuran awal.

“Hasil penelusuran identitasnya menunjukkan memang benar mengarah ke alumni program spesialis di Fakultas Kedokteran Unpad. Namun demikian, bila merujuk ke video yang beredar yang tidak secara jelas menunjukkan wajah terduga pelaku, Unpad tidak memastikan hal tersebut dan tetap menunggu hasil penyelidikan resmi dan pembuktian dari pihak kepolisian,” jelasnya.

Baca Juga:  Fakta-fakta Kasus Dokter Cabuli Anak Kandung di Bandung: Ditangkap di Bekasi hingga Dugaan KDRT

Dandi menekankan bahwa jika terbukti pelaku adalah alumni Unpad, maka kasus ini sepenuhnya berada di luar wewenang institusi pendidikan karena yang bersangkutan telah lulus dan berpraktik sebagai tenaga profesional.

“Maka untuk masalah tindakan pembuktian, sanksi hukum, maupun sanksi profesi untuk kasus tersebut, Unpad menyerahkan kepada yang berwenang yaitu kepolisian, institusi rumah sakit, dan organisasi profesi setempat untuk melakukan pembinaan,” tegasnya.

Baca Juga: Heboh Dugaan Pelecehan oleh Oknum Dokter Kandungan di Garut, Begini Kata Dinkes

Baca Juga:  Tinjau Korban Terdampak Gempa Garut, Pj Gubernur Jabar: Tak Ada Kepanikan Berlebihan

Meski demikian, Unpad menegaskan komitmennya untuk terus melakukan evaluasi terhadap kurikulum dan peraturan etika pendidikan di lingkungan kampus agar tetap relevan dan responsif terhadap perkembangan zaman.

“Kami meyakinkan agar masyarakat tetap percaya dengan proses pendidikan di Unpad. Selain itu, Unpad memiliki Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) untuk kejadian yang terjadi di kampus,” ungkap Dandi.

Lebih lanjut, Unpad mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan segala bentuk pelanggaran yang terjadi di ranah institusi pendidikan agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dokter garut pelecehan seksual Unpad
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Mengenang 7 Hari Wafatnya Fathan Subchi, PKB dan Masura Kabupaten Bandung Gelar Doa Bersama

Viral Foto AI Presiden Prabowo di Padalarang, Petinggi KCIC Diserbu Netizen

Aksi Nekat Pemuda Bandung Berujung Maut, Lansia 64 Tahun Gugur Pertahankan Ayam Kesayangan

Sapa Ribuan Warga di Jalak Harupat, Rajiv NasDem Buktikan Janji Kampanye Bukan Sekadar Pemanis

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Kemensos Proses Data Penerima Bansos Tahap 4, KPM Wajib Cek Hal Ini Sebelum November

Hanya Lemari Ini yang Utuh! Keajaiban Al-Qur’an Selamat dari Kebakaran Madrasah di Garut

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Berkas Kasus UU ITE Bambang Soeharto Hampir Rampung, Simalango Law Firm Soroti Langkah Tersangka Lapor Balik Saksi
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.