Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Heboh Cut Salwa Trending, Benarkah Ada Video Full Durasi? Ini Fakta yang Terungkap

Kamis, 18 Juni 2026 04:00 WIB

7 Klub Indonesia Kena Sanksi FIFA, Persib dan PSM Masuk Daftar Larangan Transfer

Kamis, 18 Juni 2026 03:00 WIB

Masih Fresh! Klaim Kode Redeem FC Mobile 18 Juni 2026, Amankan Hadiah Gems dan Player Pack Gratis

Kamis, 18 Juni 2026 02:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Heboh Cut Salwa Trending, Benarkah Ada Video Full Durasi? Ini Fakta yang Terungkap
  • 7 Klub Indonesia Kena Sanksi FIFA, Persib dan PSM Masuk Daftar Larangan Transfer
  • Masih Fresh! Klaim Kode Redeem FC Mobile 18 Juni 2026, Amankan Hadiah Gems dan Player Pack Gratis
  • Masih Aktif! Klaim Kode Redeem FF 18 Juni 2026, Amankan Reward Bundle dan Diamond Gratis
  • Ramai Dicap Ilusi, Ini Deretan Kampus yang Masuk Daftar BEM Bersatu
  • Akhirnya Rilis di iOS! Cara Pakai Dua Nomor WhatsApp Sekaligus dalam Satu iPhone
  • Update Besar-besaran! Android 17 Resmi Meluncur, Ini Deretan Fitur Baru dan HP yang Kebagian Pertama
  • Link Streaming dan Jadwal Lengkap Mobile Legends Timnas Indonesia di Kualifikasi Asian Games 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 18 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bey Sebut Penanganan Stunting Perlu Pengawasan Secara Harian

By Putra JuangSelasa, 26 November 2024 19:10 WIB2 Mins Read
Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin. (Foto: Biro Adpim Jabar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin optimistis rangkaian proses pelaksanaan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) dapat menggambarkan penurunan prevalensi stunting dalam upaya penurunan angka stunting di Jabar.

Hal itu disampaikan Bey Machmudin saat menghadiri acara Aksi Stunting Award (ASA) di Hotel Holiday Inn, Kota Bandung, Selasa (26/11/2024).

“Upaya kita di Jawa Barat sudah masif, seperti pemberian makanan tambahan juga pengawasannya melalui kerja sama dengan berbagai pihak, di antaranya mahasiswa, masyarakat, dan kader-kader,” ucap Bey.

Pada acara bertema Merajut Asa untuk Jawa Barat itu, Bey mengatakan, ini merupakan salah satu upaya Pemprov Jabar dalam menekan angka stunting juga memberikan apresiasi kepada pemda kabupaten dan kota yang telah melakukan inovasi dalam menekan stunting.

Baca Juga:  Cegah Pungli, Bey Minta Kawasan Wisata Dijaga Ketat Selama Libur Nataru

“Ini upaya Pemda Provinsi Jabar untuk menekan angka stunting. Saya yakin bagi yang tidak mendapatkan apresiasi pasti juga melakukan gerakan penurunan stunting,” ujarnya.

“Melihat usaha yang dilakukan, saya optimistis (angka stunting ) akan turun,” lanjutnya.

Dalam menangani stunting, Bey mengatakan, diperlukan kerja sama berbagai pihak dari level bawah hingga atas karena stunting perlu diawasi detail secara harian.

Baca Juga:  Pemadatan Lahan, Zona 1 TPA Sarimukti Siap Tampung 80 Ribu Ton Sampah Terpilah

“Penanganan stunting harus dilakukan pengawasan dan pendampingan (secara) harian, itu yang harus dilakukan oleh kita semua,” ungkapnya.

“Jadi harus lebih detail lagi, tidak bisa dengan melepas begitu saja. Banyak hal yang perlu diinformasikan dan diedukasi kepada masyarakat,” tambahnya.

Bey berharap, dengan adanya penghargaan itu seluruh pemda kabupaten kota se-Jabar dapat melakukan banyak inovasi untuk menurunkan angka stunting.

“Kami semua sudah sepakat dengan seluruh Bupati dan Wali Kota. Semua setuju bahwa stunting betul-betul merupakan upaya bersama dan harus dilakukan bersama. Itu kuncinya,” katanya.

Baca Juga:  7 Kampus di Jabar Terancam Ditutup, Bey Minta Nasib Mahasiswa Diperhatikan

“Bersama-sama tidak hanya di level pemerintah, tapi juga sampai level bawah, serta mereka harus turun ke bawah, baik bupati, wali kota, camat, lurah, dan kepala desa harus turun ke masyarakat,” sambungnya.

Selain itu, Bey mengapresiasi pula Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Provinsi dan Kabupaten Kota atas capaian dan kontribusi nyata dalam upaya penurunan stunting di Jabar.

“Mari kita tingkatkan sinergi, kolaborasi, dan komitmen untuk memastikan generasi penerus Jawa Barat tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bey Machmudin Pemprov Jabar Stunting
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ramai Dicap Ilusi, Ini Deretan Kampus yang Masuk Daftar BEM Bersatu

Kecelakaan Maut di Bandung! Motor Terseret Bus Damri di Jalan Dr Djunjunan, Satu Korban Tewas

Kapolda Jabar Apresiasi Aksi Mahasiswa di DPRD Jabar Berjalan Tertib dan Kondusif

Gaduh Subsidi Sekolah Swasta Jabar: Klaim Pemprov Dibantah BMPS, Sebut Anggaran Tidak Masuk Akal

Krisis SPMB 2026 di Jabar Memanas! BMPS Sebut Sistem Semrawut dan Tak Transparan

Mahasiswa Bandung Raya Gelar Aksi Indonesia Darurat di DPRD Jabar, Bawa Replika Guillotine dan Tujuh Tuntutan

Terpopuler
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Heboh Video Cut Salwa Viral! Warganet Penasaran, Sebenarnya Isinya Apa?
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.