Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Cari Hotel Murah di Bandung? 4 Penginapan Ini Tarifnya di Bawah Rp300 Ribu

Selasa, 22 September 2026 03:00 WIB

Bukan Cuma Kota Pabrik! Ini 8 Wisata Hidden Gems di Bekasi yang Bikin Pikiran Kembali Fresh

Selasa, 22 September 2026 02:00 WIB
Ilustrasi kuliner Cirebon.

Liburan ke Cirebon? Jangan Lewatkan 9 Destinasi Wisata Kuliner Legendaris Ini, Dijamin Ketagihan!

Selasa, 22 September 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cari Hotel Murah di Bandung? 4 Penginapan Ini Tarifnya di Bawah Rp300 Ribu
  • Bukan Cuma Kota Pabrik! Ini 8 Wisata Hidden Gems di Bekasi yang Bikin Pikiran Kembali Fresh
  • Liburan ke Cirebon? Jangan Lewatkan 9 Destinasi Wisata Kuliner Legendaris Ini, Dijamin Ketagihan!
  • Misteri WNA Belanda Tewas di Hotel Bandung, Ditemukan dalam Bathtub
  • Jangan Cuma Jalakotek! Ini 5 Kuliner Legendaris Majalengka yang Wajib Dicoba
  • Investor Dubai Lirik Wisata Bandung Barat, Ada Peluang Investasi Besar di Lembang
  • Isu Karim Benzema hingga Kebutuhan Lini Depan, Begini Respons Tegas Pelatih Persib Bandung
  • Jejak Dakwah Syekh Ibrahim Al Madani, Muazin Masjidil Haram yang Tutup Usia Usai Lantunkan Azan Fajar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 22 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bey Sebut Penanganan Stunting Perlu Pengawasan Secara Harian

By Putra JuangSelasa, 26 November 2024 19:10 WIB2 Mins Read
Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin. (Foto: Biro Adpim Jabar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin optimistis rangkaian proses pelaksanaan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) dapat menggambarkan penurunan prevalensi stunting dalam upaya penurunan angka stunting di Jabar.

Hal itu disampaikan Bey Machmudin saat menghadiri acara Aksi Stunting Award (ASA) di Hotel Holiday Inn, Kota Bandung, Selasa (26/11/2024).

“Upaya kita di Jawa Barat sudah masif, seperti pemberian makanan tambahan juga pengawasannya melalui kerja sama dengan berbagai pihak, di antaranya mahasiswa, masyarakat, dan kader-kader,” ucap Bey.

Pada acara bertema Merajut Asa untuk Jawa Barat itu, Bey mengatakan, ini merupakan salah satu upaya Pemprov Jabar dalam menekan angka stunting juga memberikan apresiasi kepada pemda kabupaten dan kota yang telah melakukan inovasi dalam menekan stunting.

Baca Juga:  Solusi Banjir Bekasi: DPRD Jabar Dorong Penambahan Rumah Panggung di Pondok Gede Permai

“Ini upaya Pemda Provinsi Jabar untuk menekan angka stunting. Saya yakin bagi yang tidak mendapatkan apresiasi pasti juga melakukan gerakan penurunan stunting,” ujarnya.

“Melihat usaha yang dilakukan, saya optimistis (angka stunting ) akan turun,” lanjutnya.

Dalam menangani stunting, Bey mengatakan, diperlukan kerja sama berbagai pihak dari level bawah hingga atas karena stunting perlu diawasi detail secara harian.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Bangun Rusunawa, Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Miskin Ekstrem

“Penanganan stunting harus dilakukan pengawasan dan pendampingan (secara) harian, itu yang harus dilakukan oleh kita semua,” ungkapnya.

“Jadi harus lebih detail lagi, tidak bisa dengan melepas begitu saja. Banyak hal yang perlu diinformasikan dan diedukasi kepada masyarakat,” tambahnya.

Bey berharap, dengan adanya penghargaan itu seluruh pemda kabupaten kota se-Jabar dapat melakukan banyak inovasi untuk menurunkan angka stunting.

“Kami semua sudah sepakat dengan seluruh Bupati dan Wali Kota. Semua setuju bahwa stunting betul-betul merupakan upaya bersama dan harus dilakukan bersama. Itu kuncinya,” katanya.

Baca Juga:  DBD di Jabar Capai 5.653, Bey Instruksikan Rumah Sakit Siaga Antisipasi Lonjakan Kasus

“Bersama-sama tidak hanya di level pemerintah, tapi juga sampai level bawah, serta mereka harus turun ke bawah, baik bupati, wali kota, camat, lurah, dan kepala desa harus turun ke masyarakat,” sambungnya.

Selain itu, Bey mengapresiasi pula Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Provinsi dan Kabupaten Kota atas capaian dan kontribusi nyata dalam upaya penurunan stunting di Jabar.

“Mari kita tingkatkan sinergi, kolaborasi, dan komitmen untuk memastikan generasi penerus Jawa Barat tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bey Machmudin Pemprov Jabar Stunting
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Misteri WNA Belanda Tewas di Hotel Bandung, Ditemukan dalam Bathtub

Investor Dubai Lirik Wisata Bandung Barat, Ada Peluang Investasi Besar di Lembang

Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor

Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership

RS Premier Bintaro Gunakan Robotic Navigation untuk Bedah Tulang Belakang Lebih Presisi

Investasi Rp800 Miliar Pasar Baru Bandung Ditinjau Ulang, Pemkot Buka Opsi Investor Baru

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.