Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Bandung Kembali Pinjamkan Al Hamra Hehanussa

Selasa, 11 Agustus 2026 10:33 WIB

Diincar Sanksi FIFA Registration Ban, Manajemen Persib Ungkap Kasus Sebenarnya

Selasa, 11 Agustus 2026 10:30 WIB

Bikin Syok! Bukan Cuma Dikenal Sultan, Indra Priawan Ternyata Punya Silsilah Tak Sembarangan!

Selasa, 11 Agustus 2026 09:55 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Bandung Kembali Pinjamkan Al Hamra Hehanussa
  • Diincar Sanksi FIFA Registration Ban, Manajemen Persib Ungkap Kasus Sebenarnya
  • Bikin Syok! Bukan Cuma Dikenal Sultan, Indra Priawan Ternyata Punya Silsilah Tak Sembarangan!
  • Kecewa Tiga Kali Antre Tak Kebagian Bensin, Ibu Muda di Tasikmalaya Ngamuk di SPBU
  • Remaja Ini Tuli Mendadak Usai 4 Jam Dengarkan Suara Jangkrik
  • Baru Rilis! Kode Redeem FF 11 Agustus 2026, Ada Skin SG2 M1887 dan Emote Langka
  • Igor Tolic Bongkar Alasan Persib Pilih Bali, Ada Misi Penting Hadapi Sabah FC
  • Jangan Ngaku Foodie Kalau Belum Coba 5 Burger Favorit di Bandung Ini
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 11 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Bikin Syok! Bukan Cuma Dikenal Sultan, Indra Priawan Ternyata Punya Silsilah Tak Sembarangan!

By SusanaSelasa, 11 Agustus 2026 09:55 WIB10 Mins Read
Indra Priawan dan Nikita Willy. Foto: Instagram @indrapriw.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Nama Indra Priawan Djokosoetono semakin dikenal publik sejak menikah dengan aktris Nikita Willy. Kehidupan rumah tangga pasangan ini kerap menjadi sorotan, mulai dari cara Indra mendampingi sang istri, pola pengasuhan kedua anak mereka, hingga aktivitas keluarga saat berada di luar negeri.

Statusnya sebagai salah satu pewaris keluarga besar Bluebird Group juga membuat Indra kerap dipandang sebagai sosok yang lahir dari keluarga berada. Namun, jika hanya melihat Indra Priawan dari sisi kekayaan dan bisnis, ada bagian penting dari kehidupannya yang tidak kalah menarik, yakni latar belakang pendidikan dan keluarga yang memiliki jejak panjang di bidang akademik, hukum, kepolisian, serta dunia usaha.

Di tengah sorotan sebagai suami Nikita Willy dan pengusaha muda, Indra ternyata tumbuh dalam lingkungan keluarga yang memiliki tradisi pendidikan cukup kuat.

Ayahnya, almarhum Brigjen Pol (P) Dr. H.K.R.H. Chandra Suharto Djokosoetono, merupakan seorang dokter polisi yang pernah bertugas di Rumah Sakit Polri. Sementara sang kakek, Prof. R. Djokosoetono, S.H., dikenal sebagai akademisi yang memiliki peran dalam perkembangan pendidikan hukum dan kepolisian di Indonesia.

Latar belakang tersebut ikut mewarnai perjalanan pendidikan Indra hingga kemudian ia menempuh studi di Universitas Indonesia (UI) dan melanjutkan pendidikan bisnis internasional di Amerika Serikat.

Pendidikan Indra Priawan Dimulai dari SMA Labschool Jakarta

Sebelum dikenal sebagai pengusaha dan suami Nikita Willy, Indra Priawan lebih dulu menempuh pendidikan di SMA Labschool Jakarta.

Menariknya, masa sekolah tersebut juga menjadi bagian dari cerita awal pertemuan Indra dengan Nikita Willy.

Nikita pernah menceritakan bahwa dirinya dan Indra sudah pernah bertemu ketika masih duduk di bangku SMA. Saat itu, Nikita datang ke sekolah Indra untuk mengikuti perlombaan olahraga rugby.

Pertemuan tersebut memang belum langsung berkembang menjadi hubungan asmara. Namun, beberapa tahun kemudian keduanya kembali bertemu hingga akhirnya menjalin hubungan dan menikah.

Perjalanan pendidikan Indra kemudian berlanjut ke salah satu perguruan tinggi ternama di Indonesia.

Kuliah Teknik Sipil di Universitas Indonesia

Pada 2010, Indra Priawan melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Indonesia.

Ia memilih Fakultas Teknik dan mengambil Departemen Teknik Sipil. Pilihan tersebut menunjukkan bahwa perjalanan akademik Indra pada awalnya tidak langsung berkaitan dengan bisnis atau manajemen.

Berdasarkan informasi pendidikan yang tercatat di PDDikti, Indra menyelesaikan pendidikan sarjananya pada 2014 dan memperoleh gelar Sarjana Teknik.

Sementara dalam profil profesionalnya, Indra juga mencantumkan bahwa dirinya menyelesaikan pendidikan tersebut dengan predikat Cum Laude dan IPK 3,52.

Dengan demikian, perjalanan akademik Indra tidak hanya dibangun dari privilege sebagai anak keluarga pengusaha. Ia juga memiliki rekam pendidikan formal yang cukup kuat sejak bangku sekolah hingga perguruan tinggi.

Tak Berhenti di Teknik, Indra Priawan Lanjut S2 ke Amerika Serikat

Setelah menyelesaikan pendidikan di Universitas Indonesia, Indra Priawan tidak langsung berhenti pada gelar sarjana.

Pada 2015, ia melanjutkan pendidikan ke Amerika Serikat.

Indra memilih Hult International Business School, sebuah institusi pendidikan yang fokus pada bidang bisnis internasional. Di sana, ia mengambil program yang berkaitan dengan bisnis internasional dengan spesialisasi Project & Risk Management.

Setahun kemudian, pada 2016, Indra berhasil menyelesaikan pendidikannya dan memperoleh gelar Master of International Business (M.I.B.).

Pilihan melanjutkan pendidikan di bidang bisnis ini kemudian menjadi relevan dengan perjalanan profesional Indra yang terjun ke dunia usaha dan investasi.

Dengan bekal teknik sipil dari Universitas Indonesia serta pendidikan bisnis internasional di Amerika Serikat, Indra memiliki kombinasi latar akademik yang cukup unik.

Ia tidak hanya memahami bidang teknis, tetapi juga mendapatkan pendidikan mengenai bisnis, manajemen proyek, hingga pengelolaan risiko.

Bukan Sekadar Anak Pengusaha, Indra Tumbuh dari Keluarga dengan Tradisi Pendidikan Kuat

Di balik nama besar keluarga Djokosoetono, terdapat sejarah keluarga yang tidak hanya berkaitan dengan bisnis.

Indra merupakan putra dari almarhum Brigjen Pol (P) Dr. H.K.R.H. Chandra Suharto Djokosoetono dan Karlina Damiri.

Dalam sejumlah kesempatan, Indra pernah menceritakan bahwa ayahnya merupakan seorang dokter polisi yang bertugas di lingkungan Rumah Sakit Polri.

Menariknya, perjalanan ayahnya juga bersinggungan dengan sejarah awal bisnis keluarga.

Indra pernah menceritakan kisah tersebut dalam podcast Money Language. Menurutnya, bisnis taksi keluarga bermula ketika sang ayah masih kuliah.

Pada masa itu, ayahnya memiliki mobil yang kemudian digunakan sebagai kendaraan untuk menghasilkan uang.

“Jadi punya mobil tapi karena at that time enggak tahu mau diapain akhirnya jadi supir. (Waktu itu namanya) belum Bluebird. Waktu itu masih Chandra Taksi namanya,” kata Indra dalam podcast tersebut.

Dari cerita sederhana itu, kemudian berkembang sebuah bisnis transportasi yang pada akhirnya menjadi salah satu perusahaan taksi terbesar di Indonesia.

Kakek Indra Priawan Bukan Orang Sembarangan di Dunia Pendidikan

Jika melihat lebih jauh ke generasi sebelumnya, latar belakang keluarga Indra menjadi semakin menarik.

Kakeknya, Prof. R. Djokosoetono, S.H., merupakan seorang akademisi yang memiliki kiprah dalam dunia pendidikan hukum dan kepolisian.

Indra sendiri pernah menjelaskan mengenai sosok kakeknya dalam podcast Money Language.

“Pak Djokosoetono itu dulu memang akademisi, dia adalah salah satu orang yang buat FH UI, orang yang ngebuat PTIK Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian dan salah satu orang yang ngebuat PTHM Perguruan Tinggi Hukum Militer,” ujar Indra.

Jejak tersebut membuat nama Djokosoetono tidak hanya melekat dalam dunia bisnis, tetapi juga memiliki hubungan dengan perkembangan pendidikan hukum dan kepolisian di Indonesia.

Keterkaitan keluarga dengan dunia pendidikan tersebut menjadi sisi lain dari kehidupan Indra yang jarang menjadi sorotan ketika publik membicarakan dirinya.

Selama ini, nama Indra lebih sering muncul karena statusnya sebagai pengusaha sekaligus bagian dari keluarga pemilik Bluebird serta suami Nikita Willy.

Padahal, ia tumbuh dalam keluarga yang memiliki rekam jejak akademik dan profesional lintas bidang.

Kebiasaan Mengatur Uang Sudah Ditanamkan Sejak Kecil

Selain pendidikan formal, Indra juga pernah menceritakan bagaimana keluarganya mengajarkan pengelolaan keuangan sejak dirinya masih kecil.

Dalam podcast Money Language, Indra juga mengungkapkan bahwa dirinya tidak terbiasa menerima uang jajan setiap hari.

Orangtuanya justru memberikan uang secara bulanan.

Cara tersebut membuat Indra harus belajar mengatur pengeluaran agar uang yang diberikan dapat mencukupi kebutuhan selama satu bulan.

“Karena supaya gue bisa manage selama satu bulan hidupnya harus gimana. Semakin lama (tanggalnya) semakin sulit, jadi juga spending-nya harus diatur selama satu bulan,” kata Indra.

Menurut Indra, kebiasaan tersebut kemudian memberikan pengaruh terhadap cara dirinya mengelola keuangan ketika dewasa.

Ia mengibaratkan pengalaman tersebut dengan kondisi seorang investor yang memperoleh penghasilan atau hasil investasi secara berkala sehingga perlu mengatur penggunaan dana dalam jangka panjang.

Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa pendidikan yang diterima Indra tidak hanya berasal dari bangku sekolah dan perguruan tinggi.

Pola pengelolaan keuangan yang ditanamkan sejak kecil juga menjadi bagian dari pendidikan keluarga yang kemudian terbawa dalam kehidupan profesionalnya.

Pernah Tinggal di Amerika, Indra Juga Mengalami Tantangan sebagai Muslim

Sisi lain kehidupan Indra Priawan kembali menjadi perhatian ketika dirinya berada di Kanada bersama Nikita Willy.

Pada Sabtu, 1 Agustus 2026, pasangan tersebut menghadiri peresmian Masjid Al-Ikhlas Centre di Edmonton, Alberta, Kanada.

Kehadiran mereka turut menjadi perhatian karena Indra kemudian dipercaya memimpin salat Jumat di masjid tersebut.

Momen tersebut semakin menarik perhatian setelah Indra melantunkan ayat suci Al-Qur’an dengan khusyuk.

Kehadiran Indra di masjid tersebut bukan hanya memperlihatkan sisi religiusnya, tetapi juga mengingatkan kembali pada pengalamannya ketika pernah tinggal dan menempuh pendidikan di luar negeri.

Indra pernah bersekolah di California, Amerika Serikat. Pengalaman tersebut membuatnya merasakan secara langsung bagaimana menjalankan kehidupan sebagai seorang Muslim di tengah masyarakat yang mayoritas bukan Muslim.

Indra Priawan: Tinggal di Negara Minoritas Muslim Justru Mengajarkan Makna Rahmat

Dalam kesempatan berbicara bersama Cinta Quran Foundation, Indra mengungkapkan bahwa hidup sebagai Muslim di negara dengan populasi Muslim yang lebih sedikit memang memiliki tantangan tersendiri.

Namun, ia memilih melihat pengalaman tersebut dari sudut pandang yang berbeda.

Menurut Indra, berbagai kesulitan dalam menjalankan ibadah justru dapat menjadi pengingat mengenai pentingnya hubungan manusia dengan Allah SWT.

“Tujuan manusia itu diciptakan untuk ibadah. Rahmat Allah banyak banget apa yang kita bisa rasakan,” ujar Indra.

Ia kemudian menceritakan pengalamannya saat menjalankan ibadah puasa ketika tinggal di California.

Musim panas menjadi tantangan tersendiri karena durasi siang hari yang panjang membuat waktu berpuasa terasa lebih lama dibandingkan di Indonesia.

“Pengalaman saya pernah tinggal di California. Saya sekolahnya juga di California, ternyata kesulitan kita berpuasa di sana summer, kita anggapnya susah. Ternyata kalau kita lihat kembali lagi rahmat dari Allah bahwa puasa 20 jam itu rahmat Allah juga,” tuturnya.

Cara pandang tersebut memperlihatkan sisi lain dari Indra yang tidak selalu terlihat dalam pemberitaan mengenai kehidupan keluarga maupun bisnisnya.

Menutup Aurat di Negara Minoritas Muslim Juga Disebut Sebagai Tantangan

Indra juga menyinggung bagaimana umat Islam harus beradaptasi ketika tinggal di lingkungan yang tidak terbiasa dengan simbol maupun praktik keislaman.

Ia memberikan contoh mengenai perempuan yang memilih menutup aurat dan mengenakan hijab di lingkungan masyarakat non-Muslim.

Menurut Indra, kondisi tersebut mungkin membuat seseorang merasa berbeda atau bahkan mendapat perhatian dari lingkungan sekitar.

Namun, ia justru memandangnya sebagai bentuk rahmat dan pengingat dari Allah.

“Kita bisa ambil rahmatnya itu dan ternyata kemudian syariat-syariat yang kita hidup di tempat non-Muslim, kita melihatnya akan seperti berat, mau menutup aurat dilihat aneh, kenapa pakai hijab, ternyata itu juga rahmatnya Allah,” ungkapnya.

Bagi Indra, tantangan dalam menjalankan agama tidak semestinya menjadi alasan untuk meninggalkan kewajiban.

Sebaliknya, pengalaman tersebut dapat menjadi cara untuk semakin menyadari hubungan manusia dengan Tuhan.

Indra Ingin Tetap Menjalankan Syariat di Mana Pun Berada

Pemikiran tersebut kemudian menjadi prinsip yang ingin terus ia pegang.

Indra mengatakan tempat seseorang tinggal tidak seharusnya menjadi alasan untuk meninggalkan kewajiban sebagai seorang Muslim.

“Karena itu akhirnya saya melihatnya di mana kita hidup, di kota apa pun menjalankan syariatnya Allah adalah rahmatnya. Jadi point of view saya di situ. Sebisa mungkin di mana pun saya tetap akan menjalankan seluruh syariatnya karena saya tahu tujuan manusia diciptakan untuk ibadah,” ujarnya.

Ia juga menilai hubungan manusia dengan Allah menjadi bagian penting dalam menjalani kehidupan.

“Karena saya menyadari connection saya kepada Allah untuk ibadah dan connection Allah kepada saya itu semuanya rahmat. Jadi saya menjalani itu dengan lapang dada dan senang hati,” pungkasnya.

Dari Teknik Sipil, Bisnis Internasional hingga Kehidupan Keluarga

Perjalanan Indra Priawan memperlihatkan bahwa sosok yang dikenal publik sebagai suami Nikita Willy tersebut memiliki latar belakang yang jauh lebih beragam daripada sekadar status sebagai pewaris bisnis keluarga.

Ia pernah menempuh pendidikan di SMA Labschool Jakarta, kemudian mengambil Teknik Sipil di Universitas Indonesia dan melanjutkan pendidikan bisnis internasional di Amerika Serikat.

Di sisi keluarga, Indra tumbuh dari lingkungan yang mempertemukan dunia kedokteran kepolisian, akademik, hukum, hingga bisnis.

Sang ayah merupakan dokter polisi, sedangkan sang kakek merupakan akademisi yang memiliki keterkaitan dengan perkembangan pendidikan hukum dan kepolisian.

Sementara dari sisi bisnis, keluarga Djokosoetono memiliki sejarah panjang dalam perkembangan bisnis transportasi melalui Bluebird.

Kombinasi tersebut membuat perjalanan hidup Indra tidak berhenti pada label “sultan” atau “pewaris perusahaan”.

Ada pendidikan formal, tradisi intelektual keluarga, pengalaman hidup di luar negeri, pembelajaran finansial sejak kecil, serta perjalanan spiritual yang membentuk cara pandangnya.

Kini, setelah menikah dengan Nikita Willy dan dikaruniai dua putra, Issa Xander dan Nael Idrissa, kehidupan Indra kembali menjadi perhatian publik.

Namun, di balik kemewahan yang kerap terlihat, ada cerita panjang tentang bagaimana seorang Indra Priawan dibentuk oleh pendidikan dan keluarganya.

Dari bangku SMA Labschool, Universitas Indonesia, hingga Hult International Business School di Amerika Serikat, perjalanan akademiknya berjalan beriringan dengan warisan keluarga yang kuat di bidang pendidikan, kepolisian, hukum, dan bisnis.

Tak mengherankan jika sosok Indra Priawan kemudian tidak hanya dikenal sebagai suami Nikita Willy atau pewaris Bluebird, tetapi juga sebagai figur yang membawa kombinasi pendidikan, bisnis, keluarga, dan nilai religius dalam kehidupan sehari-harinya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Indra Priawan Indra Priawan suami Nikita Willy keluarga Indra Priawan pendidikan Indra Priawan profil Indra Priawan suami Nikita Willy
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Remaja Ini Tuli Mendadak Usai 4 Jam Dengarkan Suara Jangkrik

Game Free Fire

Baru Rilis! Kode Redeem FF 11 Agustus 2026, Ada Skin SG2 M1887 dan Emote Langka

Jangan Ngaku Foodie Kalau Belum Coba 5 Burger Favorit di Bandung Ini

Begini cara dapat saldo DANA gratis, awas hati-hati kena tipu.

Klaim Saldo DANA Gratis Hari Ini 11 Agustus 2026: Intip Cara Berburu Ratusan Ribu via DANA Kaget!

Kode Redeem FF Hari Ini 11 Agustus 2026: Klaim Reward Skin Lengendaris dan SG2 Gratis!

Mantan Aktris Cilik Dea Imut Resmi Menikah dengan Mazaki Ahmad, Mahar Rp2.921.996 Viral

Terpopuler
  • Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • 16 Bakal Calon Presidium MW KAHMI Jabar Jalani Verifikasi, Siapkan Pemimpin Baru Periode 2026-2031
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.