Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kejutan Bursa Transfer Persib: Sisa Satu Amunisi Anyar Diumumkan Saat Launching Skuad

Kamis, 6 Agustus 2026 10:51 WIB

BPS Ungkap Fakta Kemiskinan 2026: Jawa Terbanyak, Kalimantan Paling Sedikit

Kamis, 6 Agustus 2026 10:41 WIB

Persib vs Persebaya: Jadwal, Jam Tayang, dan Link Live Streaming Final Piala Presiden 2026

Kamis, 6 Agustus 2026 10:27 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kejutan Bursa Transfer Persib: Sisa Satu Amunisi Anyar Diumumkan Saat Launching Skuad
  • BPS Ungkap Fakta Kemiskinan 2026: Jawa Terbanyak, Kalimantan Paling Sedikit
  • Persib vs Persebaya: Jadwal, Jam Tayang, dan Link Live Streaming Final Piala Presiden 2026
  • Harga Emas Hari Ini 6 Agustus 2026 Melejit! Antam Naik Rp80.000 per Gram
  • Prediksi Final Persib vs Persebaya: Duel Dua Raksasa Perebutkan Trofi Piala Presiden 2026
  • Pohon Gasibu Ditebang, Klaim Dedi Mulyadi soal Ukuran Berbeda dengan Data Visual
  • Hilang Empati di Ruang Digital! Saat Jempol Jahat Oknum Nakes Berbalik Hancurkan Karier Sendiri
  • Dana Bansos Belum Masuk? Simak Penyebab dan Cara Cek PKH-BPNT Agustus 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 6 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

BPJS PBI Dicabut Massal di Bogor, Fetty Anggraeni Minta Pemerintah Bertindak Cepat

By SusanaSenin, 6 Oktober 2025 11:03 WIB2 Mins Read
Ilustrasi BPJS Kesehatan. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi Partai Golkar, Fetty Anggraeni, menyoroti banyaknya peserta BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang bersumber dari APBN dan APBD dinonaktifkan.

Menurutnya, hal ini menimbulkan keresahan di masyarakat, terutama di daerah pemilihannya, Kota Bogor.

Untuk menindaklanjuti keluhan warga, Fetty mengundang Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bogor dalam agenda Pengawasan terhadap Penyelenggaraan Pemerintah Kota Bogor Tahun Anggaran 2025 yang digelar di Gedung Thoha Building, Kecamatan Bogor Barat, Senin (6/10/2025).

“Banyak masyarakat yang mengadu soal BPJS PBI yang tiba-tiba dinonaktifkan. Karena itu, kami mengundang Dinsos untuk menjelaskan penyebab dan solusi ke depan,” ujar Fetty.

APBD Jabar untuk BPJS PBI Hanya Rp700 Juta

Fetty menjelaskan, anggaran BPJS PBI dari APBD Provinsi Jawa Barat kini hanya sebesar Rp700 juta.

Kondisi tersebut terjadi karena adanya penyesuaian terhadap program-program prioritas nasional dari Presiden Prabowo Subianto yang wajib diikuti oleh pemerintah daerah.

“Program seperti Danantara, MBG, dan Koperasi Merah Putih membutuhkan biaya besar. Akibatnya, sektor lain seperti BPJS dan infrastruktur ikut terdampak,” jelasnya.

Meski begitu, Fetty menegaskan bahwa bantuan sosial di sektor kesehatan seharusnya tidak menjadi korban kebijakan anggaran.

“Pelayanan kesehatan ini kebutuhan dasar masyarakat. Jangan sampai dikorbankan,” tegasnya.

Dorong Solusi di Tingkat Provinsi dan Pusat

Fetty memastikan akan terus memperjuangkan agar BPJS PBI tetap berjalan dan terbayarkan. Ia berencana mendorong pembahasan tambahan anggaran melalui Banggar DPRD Jabar dan menjalin komunikasi dengan wakil rakyat di DPR RI.

“Kami akan dorong di provinsi dan pusat agar alokasi untuk BPJS PBI diperbesar. Saat ini bantuannya terlalu kecil, kasihan Pemkot Bogor,” ujarnya.

Dinsos Kota Bogor Jelaskan Basis Data DTSEN

Sementara itu, Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin dan Jaminan Sosial Dinsos Kota Bogor, Yosep Berliana, menjelaskan bahwa pihaknya kini menggunakan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai acuan dalam penyaluran berbagai bantuan sosial, termasuk BPJS PBI, PKH, dan BSM.

“DTSEN ini masih dalam proses perbaikan dan ground checking. Tujuannya agar data penerima bantuan benar-benar tepat sasaran,” katanya.

Yosep menyebut, jumlah penerima BPJS PBI yang bersumber dari APBD Kota Bogor saat ini sekitar 180 ribu orang, sementara penerima PKH mencapai 80 ribu orang.

“Kami sudah instruksikan seluruh operator kelurahan untuk melakukan verifikasi data hingga akhir Oktober. Hasilnya nanti akan menjadi basis data utama,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bpjs kesehatan bogor bpjs pbi dinonaktifkan dinsos kota bogor DPRD Jawa Barat fetty anggraeni
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

BPS Ungkap Fakta Kemiskinan 2026: Jawa Terbanyak, Kalimantan Paling Sedikit

Pohon Gasibu Ditebang, Klaim Dedi Mulyadi soal Ukuran Berbeda dengan Data Visual

Hilang Empati di Ruang Digital! Saat Jempol Jahat Oknum Nakes Berbalik Hancurkan Karier Sendiri

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Dana Bansos Belum Masuk? Simak Penyebab dan Cara Cek PKH-BPNT Agustus 2026

Bansos Agustus 2026 Cair! PKH, BPNT hingga Beras 30 Kg Siap Disalurkan, Cek Nama Anda Sekarang

16 Bakal Calon Presidium MW KAHMI Jabar Jalani Verifikasi, Siapkan Pemimpin Baru Periode 2026-2031

Terpopuler
  • FOTO: Dedikasi Tanpa Batas Tim Medis Mengawal Keselamatan Laga Piala Presiden 2026
  • Pengelola Harian SixNine Buka Suara soal Dugaan Penebangan Pohon di Jalan Riau: Kami Hanya Jalankan Operasional
  • 16 Bakal Calon Presidium MW KAHMI Jabar Jalani Verifikasi, Siapkan Pemimpin Baru Periode 2026-2031
  • Cara Nonton Link Live Streaming Persib vs Tampines Rovers Malam Ini di Piala Presiden 2026
  • Gebrakan atau Kontroversi? Polemik Hadiah Tangkap Begal ala Dedi Mulyadi di Tengah Resah Warga Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.