Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Prediksi Final Persib vs Persebaya: Duel Dua Raksasa Perebutkan Trofi Piala Presiden 2026

Kamis, 6 Agustus 2026 09:35 WIB

Pohon Gasibu Ditebang, Klaim Dedi Mulyadi soal Ukuran Berbeda dengan Data Visual

Kamis, 6 Agustus 2026 09:07 WIB

Hilang Empati di Ruang Digital! Saat Jempol Jahat Oknum Nakes Berbalik Hancurkan Karier Sendiri

Kamis, 6 Agustus 2026 08:52 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Prediksi Final Persib vs Persebaya: Duel Dua Raksasa Perebutkan Trofi Piala Presiden 2026
  • Pohon Gasibu Ditebang, Klaim Dedi Mulyadi soal Ukuran Berbeda dengan Data Visual
  • Hilang Empati di Ruang Digital! Saat Jempol Jahat Oknum Nakes Berbalik Hancurkan Karier Sendiri
  • Dana Bansos Belum Masuk? Simak Penyebab dan Cara Cek PKH-BPNT Agustus 2026
  • Persib, Persija, Persebaya Langsung Diuji! Ini Jadwal Perdana Super League 2026/2027
  • Bansos Agustus 2026 Cair! PKH, BPNT hingga Beras 30 Kg Siap Disalurkan, Cek Nama Anda Sekarang
  • Saldo DANA Gratis Hari Ini 6 Agustus 2026: Klaim Cepat Lewat Tautan Resmi Sebelum Kuota Habis
  • Klaim Sekarang! Deretan Kode Redeem FF Terbaru 6 Agustus 2026, Buruan Ambil Hadiah Gratisnya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 6 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pohon Gasibu Ditebang, Klaim Dedi Mulyadi soal Ukuran Berbeda dengan Data Visual

By Mulki AlbarKamis, 6 Agustus 2026 09:07 WIB3 Mins Read
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Foto: bukamata.id/ Mulki Albar.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akhirnya buka suara terkait polemik penebangan sejumlah pohon di kawasan Gasibu, Kota Bandung, yang belakangan menuai sorotan publik. Dedi menegaskan pohon yang ditebang bukan merupakan pohon besar, melainkan pohon angsana berukuran kecil yang telah diganti dengan jumlah lebih banyak.

Pernyataan tersebut disampaikan Dedi usai menghadiri rapat di Gedung DPRD Jawa Barat, Rabu (5/8/2026).

Menurut Dedi, penebangan pohon di kawasan Gasibu merupakan bagian dari penataan ruang, bukan pengurangan ruang hijau. Ia mengklaim setiap satu pohon yang ditebang telah diganti dengan 50 pohon baru yang kini telah ditanam di kawasan belakang Gedung Sate.

“Oh iya pohonnya, pohon kecil, bukan pohon besar. Pohonnya pohon angsana, dan diganti dengan pohon yang lebih banyak lagi dan sudah ditanam. Jadi satu pohon diganti oleh 50 pohon. Dicek tuh pohonnya udah hidup sekarang di belakang Gedung Sate,” ujar Dedi.

Dedi juga menjelaskan alasan pemilihan jenis pohon pengganti. Menurutnya, pohon angsana dinilai kurang sesuai ditanam di tepi jalan karena memiliki karakteristik yang tidak mendukung fungsi ekologis yang diharapkan.

“Angsana itu menurut saya malah harus diganti. Ketika angsana itu ada di pinggir jalan, dia menyerap air, bukan menghasilkan air. Dan burung itu nggak bisa tinggal di angsana,” katanya.

Sebagai gantinya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat memilih menanam pohon asam jawa yang dinilai lebih mendukung ekosistem perkotaan.

“Makanya sekarang diganti oleh kita. Kita banyak tanam pohon asem jawa sekarang,” ucapnya.

Meski demikian, penjelasan tersebut belum sepenuhnya meredam pertanyaan publik. Klaim bahwa pohon yang ditebang hanya berukuran kecil memunculkan perbedaan persepsi dengan kondisi visual kawasan sebelum penataan dilakukan.

Berdasarkan penelusuran terhadap Google Maps Street View pada kawasan Gasibu sebelum proyek penataan berlangsung, deretan pohon yang berada di sisi kawasan tersebut tampak memiliki batang dan tajuk yang sudah berkembang. Secara visual, pohon-pohon tersebut lebih tepat dikategorikan sebagai pohon berukuran sedang, bukan pohon kecil sebagaimana yang disampaikan Dedi Mulyadi. Bahkan, jumlah pohon yang ditebang diketahui mencapai 10 pohon.

Perbedaan antara penjelasan pemerintah dan dokumentasi visual yang masih dapat diakses publik tersebut menjadi sorotan, mengingat Gasibu merupakan salah satu ruang terbuka hijau sekaligus kawasan ikonik di Kota Bandung. Sejumlah pihak mempertanyakan dasar penebangan serta alasan penggantian jenis pohon, meskipun Pemprov Jawa Barat menyatakan telah melakukan penanaman pohon pengganti dengan rasio 1:50.

Dedi meminta masyarakat melihat penataan kawasan secara menyeluruh. Menurutnya, tujuan pemerintah bukan sekadar mengganti pohon, melainkan menghadirkan ruang publik yang lebih tertata dengan tetap menjaga keseimbangan lingkungan melalui penanaman pohon pengganti dalam jumlah lebih banyak.

Meski demikian, polemik penebangan pohon di Gasibu diperkirakan masih akan menjadi perhatian publik. Selain menyangkut aspek estetika kawasan, isu tersebut juga berkaitan dengan transparansi kebijakan penataan ruang dan pelestarian ruang hijau di pusat Kota Bandung.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi Gasibu pohon
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Hilang Empati di Ruang Digital! Saat Jempol Jahat Oknum Nakes Berbalik Hancurkan Karier Sendiri

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Dana Bansos Belum Masuk? Simak Penyebab dan Cara Cek PKH-BPNT Agustus 2026

Bansos Agustus 2026 Cair! PKH, BPNT hingga Beras 30 Kg Siap Disalurkan, Cek Nama Anda Sekarang

16 Bakal Calon Presidium MW KAHMI Jabar Jalani Verifikasi, Siapkan Pemimpin Baru Periode 2026-2031

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Kabar Baik! 33 Juta Warga Bakal Terima Bantuan Beras 30 Kg, Cek Apakah Anda Termasuk

Begal

Nekat Beraksi Demi Susu Anak, Pasutri Jambret HP di Panyileukan Bandung

Terpopuler
  • FOTO: Dedikasi Tanpa Batas Tim Medis Mengawal Keselamatan Laga Piala Presiden 2026
  • Pengelola Harian SixNine Buka Suara soal Dugaan Penebangan Pohon di Jalan Riau: Kami Hanya Jalankan Operasional
  • 16 Bakal Calon Presidium MW KAHMI Jabar Jalani Verifikasi, Siapkan Pemimpin Baru Periode 2026-2031
  • Cara Nonton Link Live Streaming Persib vs Tampines Rovers Malam Ini di Piala Presiden 2026
  • Gebrakan atau Kontroversi? Polemik Hadiah Tangkap Begal ala Dedi Mulyadi di Tengah Resah Warga Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.