bukamata.id – Kapten Persib Bandung, Adam Alis, memilih melihat perjalanan timnya di Piala Presiden 2026 dari sisi positif. Meski gagal membawa pulang trofi setelah kalah dari Persebaya Surabaya melalui drama adu penalti di laga final, Adam menilai perjuangan Maung Bandung sepanjang turnamen patut mendapatkan apresiasi.
Persib harus puas menjadi runner-up Piala Presiden 2026 setelah kalah 5-6 dalam babak adu penalti melawan Persebaya pada pertandingan final yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026). Kedua tim sebelumnya bermain imbang 1-1 hingga babak tambahan waktu.
Bagi Adam Alis, hasil akhir bukan satu-satunya ukuran keberhasilan Persib di turnamen pramusim tersebut. Ia justru melihat banyak hal positif yang berhasil dibangun oleh tim, terutama dari sisi mental, kekompakan, dan munculnya pemain-pemain muda potensial.
Adam Alis Apresiasi Perjuangan Persib di Piala Presiden 2026
Menurut gelandang bernomor punggung 18 tersebut, keberhasilan Persib melaju hingga partai final merupakan buah kerja keras seluruh elemen tim.
Persib menghadapi Piala Presiden 2026 dengan sejumlah tantangan. Selain waktu persiapan yang relatif singkat, skuad Maung Bandung juga belum berada dalam kondisi lengkap.
Namun, situasi tersebut tidak menghalangi Persib untuk tampil kompetitif dan mampu bersaing hingga pertandingan terakhir.
“Selamat buat Persebaya yang sudah juara di Piala Presiden. Saya tidak ada kecewa sama sekali karena saya bangga pada teman-teman sudah sampai di titik ini, sejauh ini,” ujar Adam Alis, dikutip dari laman resmi Persib, Jumat (7/8/2026).
Adam menilai para pemain telah menunjukkan karakter kuat dan semangat pantang menyerah dalam setiap laga.
Persib Tampilkan Pemain Muda dan Wajah Baru
Salah satu catatan positif Persib di Piala Presiden 2026 adalah keberanian memberikan kesempatan kepada pemain muda untuk tampil di level kompetitif.
Di tengah jadwal pertandingan yang padat dan kondisi tim yang belum sepenuhnya ideal, Maung Bandung tetap mampu menunjukkan performa konsisten.
Persib berhasil menyapu bersih tiga pertandingan fase grup sebelum melangkah ke semifinal dan menyingkirkan rivalnya, Persija Jakarta, untuk memastikan tiket ke partai final.
Bagi Adam Alis, pengalaman tersebut menjadi modal penting bagi perjalanan tim menghadapi kompetisi resmi musim 2026/2027.
Runner-up Piala Presiden Jadi Modal Hadapi Musim Baru
Adam menilai perjalanan Persib di Piala Presiden 2026 menjadi fondasi penting untuk membangun kekuatan tim.
Menurutnya, pengalaman menghadapi pertandingan dengan tekanan tinggi akan membantu para pemain meningkatkan kesiapan, terutama menghadapi kompetisi yang lebih panjang dan penuh tantangan.
Kebersamaan yang terbentuk selama turnamen juga diyakini akan memperkuat chemistry antar pemain, baik pemain senior maupun para pemain muda.
“Piala Presiden menjadi pengalaman berharga bagi kami. Banyak hal positif yang bisa diambil untuk persiapan menghadapi musim baru,” ujar Adam.
Persib Alihkan Fokus ke AFC Champions League Two dan Super League
Setelah menyelesaikan perjalanan di Piala Presiden 2026, Persib kini mulai mengalihkan fokus ke agenda berikutnya.
Maung Bandung akan menghadapi babak play-off AFC Champions League Two sebelum menjalani kompetisi Super League 2026/2027.
Adam Alis menegaskan seluruh pemain harus segera melupakan hasil final dan menatap tantangan berikutnya dengan optimisme.
“Kita fokus ke depan lagi untuk ACL dan Liga. Sampai bertemu di Liga,” pungkas Adam Alis.
Meski gagal meraih gelar Piala Presiden 2026, perjalanan Persib tetap memberikan sinyal positif. Mental juang, munculnya pemain muda, serta kekompakan tim menjadi modal penting bagi Maung Bandung untuk menghadapi musim kompetisi yang lebih berat.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News








