Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Tak Cuma Sunnah, Ini 4 Alasan Kurma Penting untuk Berbuka Puasa

Kamis, 19 Februari 2026 05:00 WIB

THR Rp55 Triliun Cair Minggu Pertama Ramadhan, Ini Komponen Lengkap untuk ASN dan CPNS

Kamis, 19 Februari 2026 04:00 WIB

Jangan Terlewat! Jadwal Imsakiyah Bandung Raya 19 Februari 2026 Lengkap dengan Niat Puasa

Kamis, 19 Februari 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Tak Cuma Sunnah, Ini 4 Alasan Kurma Penting untuk Berbuka Puasa
  • THR Rp55 Triliun Cair Minggu Pertama Ramadhan, Ini Komponen Lengkap untuk ASN dan CPNS
  • Jangan Terlewat! Jadwal Imsakiyah Bandung Raya 19 Februari 2026 Lengkap dengan Niat Puasa
  • Fakta Baru Skandal Video KKN Lombok: Penelusuran Link Masih Melejit
  • Rekomendasi Tempat Sahur 24 Jam di Jakarta: Dari Legendaris Hingga Kekinian
  • Persib Menang Tapi Merana: 7 Keputusan ‘Aneh’ Wasit Majed Al-Shamrani yang Bikin Bobotoh Berang di GBLA!
  • Link Video Viral Chindo Adidas Ada yang Durasi Panjang, Apa Isinya?
  • Sudah Bebas Penjara, Anak Nia Daniaty Masih Terjerat Kewajiban Ganti Rugi Rp8,1 Miliar, Ini Alasannya!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 19 Februari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bukan Puting Beliung, BRIN Klaim Angin Kencang Rancaekek-Sumedang Merupakan Badai Tornado

By Putri Mutia RahmanKamis, 22 Februari 2024 09:19 WIB2 Mins Read
Foto: @Eyulihastin.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyebut angin puting beliung yang terjadi di Bandung dan Sumedang pada Rabu 21 Februari 2024, merupakan fenomena angin tornado pertama kali di Indonesia.

Pernyataan tersebut diunggah di akun media sosial X oleh salah satu peneliti BRIN @Eyulihastin, dalam postingannya dituliskan extreme event yang terjadi di Bandung dan Sumedang tersebut aplikasi Kamajaya.

“Jadi Bagaimana sudah percaya sekarang kalau badai tornado bisa terjadi di Indonesia? Kamajaya sudah memprediksi extreme event pada 21 Februari 2024,” tulis Peneliti BRIN, Erma Yulihastin.

Erma menjelaskan, angin yang terjadi di Bandung dan Sumedang dikatakan mirip dengan tornado, karena memiliki skala kekuatan angin yang lebih kuat dengan radius dampak yang lebih luas.

Baca Juga:  Asal-Usul Karedok, dari Desa di Sumedang hingga Jadi Ikon Kuliner Sunda

Ia melanjutkan, biasanya puting beliung di Indonesia hanya terjadi sekitar 5-10 menit. Berdasarkan data sejarah, menurutnya, hanya ada satu fenomena puting beliung tak biasa yang terjadi selama 20 menit di Cimenyan pada 2021.

“Angin tornado minimal kecepatan angin mencapai 70 km/jam. Dalam kajian kami di BRIN, angin puting beliung terkuat: 56 km/jam,” katanya lewat akun X miliknya, dikutip Kamis (22/2/2024).

Baca Juga:  Nyoblos di Sumedang, Sekda Herman Imbau Keamanan dan Kesehatan Petugas di Pilkada 2024

“Struktur tornado Rancaekek, Indonesia, dibandingkan dengan tornado yang biasa terjadi di belahan bumi utara, Amerika Serikat. Memiliki kemiripan 99,99% alias mirip bingits!”

Atas kejadian tersebut, Erma mengatakan tim BRIN akan secepatnya melakukan investigasi dan rekonstruksi fenomena tornado Rancaekek.

“Kronologi foto-foto dan video dari masyarakat dan media sangat membantu periset dalam mendokumentasikan extreme event yang tercatat sebagai tornado pertama ini,” tulisnya.

Baca Juga:  Smash Semangat dari sang Bintang: Atlet Dunia Asal Sumedang Gebrak Turnamen Bupati Open

Seperti diketahui, bencana angin puting beliung yang memporak-porandakan wilayah perbatasan Kabupaten Bandung-Kabupaten Sumedang menimbulkan dampak kerusakan bangunan, termasuk korban luka-luka.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar, dampak terparah dirasakan warga di dua kecamatan, yakni Kecamatan Jatinangor dan Cimanggung, Kabupaten Sumedang.

Di Kecamatan Cimanggung, terdapat 10 unit rumah warga yang dihuni 48 jiwa mengalami kerusakan. Lalu, tercatat pula ada dua warga yang terluka dan sudah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Badai Tornado BRIN Puting Beliung Rancaekek Sumedang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

THR Rp55 Triliun Cair Minggu Pertama Ramadhan, Ini Komponen Lengkap untuk ASN dan CPNS

Jangan Terlewat! Jadwal Imsakiyah Bandung Raya 19 Februari 2026 Lengkap dengan Niat Puasa

Perang Sarung

Ramadhan Aman, Polisi Tegaskan Perang Sarung dan Balap Liar di Jabar

Anggaran Ekonomi Jabar Minim, DPRD Dorong Program Pemberdayaan Masyarakat Lebih Kuat

Tangis Pecah Usai 43 Tahun! Pertemuan Dua Sahabat SD Ini Bikin Netizen Ikut Mewek

Anggaran Pendidikan Jabar Dinilai Cukup, Rafael Situmorang Soroti Daya Tampung dan Beasiswa

Terpopuler
  • Apa Isi Video Teh Pucuk 17 Menit? Link No Sensor Bikin Penasaran
  • Beredar! Link Video Teh Pucuk 17 Menit, Full Durasi No Sensor
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?
  • Viral No Sensor Video Teh Pucuk Durasi Panjang 17 Menit, Cek Faktanya!
  • Link Video Viral Teh Pucuk 17 Menit Bisa Jadi Malware, Jangan Asal Klik!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.