Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Persib Bandung

Persib Kuasai Timnas Indonesia! 11 Pemain Maung Bandung Dipanggil untuk ASEAN Championship 2026

Rabu, 8 Juli 2026 11:14 WIB

Kebongkar Semua! Ini Alasan Logis Kenapa Peziarah Gunung Kawi Mendadak Kaya Raya

Rabu, 8 Juli 2026 10:04 WIB

Bansos Juli 2026 Cair! Simak Cara Cek Kategori Desil Agar Bantuan Tepat Sasaran

Rabu, 8 Juli 2026 09:49 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Kuasai Timnas Indonesia! 11 Pemain Maung Bandung Dipanggil untuk ASEAN Championship 2026
  • Kebongkar Semua! Ini Alasan Logis Kenapa Peziarah Gunung Kawi Mendadak Kaya Raya
  • Bansos Juli 2026 Cair! Simak Cara Cek Kategori Desil Agar Bantuan Tepat Sasaran
  • Bukan Pengobatan Biasa, Ini Rahasia Kesehatan Holistik yang Bikin Bos Koi Hartono Soekwanto Terpukau
  • Argentina Lolos ke Perempatfinal Piala Dunia 2026 Usai Taklukkan Mesir dalam Laga Penuh Drama
  • Update Kode Redeem FF 8 Juli 2026: Klaim Hadiah Langsung ke Vault Anda!
  • Gantikan Andrew Jung, Striker Timnas Montenegro Ini Bawa Catatan Mengerikan ke Persib
  • Bansos PKH BPNT Tahap 3 Juli 2026 Mulai Cair! Cek Nama Penerima Sekarang Pakai NIK KTP
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 8 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bupati Bandung Minta ASN Jadi Orang Tua Angkat untuk Cegah Kenaikan Stunting

By Putri Mutia RahmanSenin, 20 November 2023 20:26 WIB2 Mins Read
Foto/Ilustrasi Stunting. (Lihat Jambi)
ADVERTISEMENT

bukamata.id– Bupati Bandung Dadang Supriatna berencana  menjadikan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bandung sebagai Bapak atau Ibu angkat dari anak yang divonis Stunting.

Dadang menjelaskan, wacana tersebut akan dilaksanakan setelah data base terkait persentase anak stunting di Kabupaten sudah jelas.

“Ya nanti kita lihat jumlah dulu. Berapa jumlah keseluruhan, lokasinya dimana, apakah cukup jumlah ASN kita, misalnya,” ucapnya d di kegiatan Pelatihan Penurunan Stunting, Jatinangor, pada Senin (20/11/2023).

Adapun upaya penurunan persentase stunting di Kabupaten Bandung terus diupayakan. Salah satunya dengan menambah anggaran stunting pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2024.

Baca Juga:  Hari Gizi Nasional, Pemkot Bandung Berikan Vitamin A untuk Cegah Stunting pada Balita

Dadang melanjutkan, jika anggaran dari APBD tidak mencukupi untuk menurunkan persentase stunting di Kabupaten Bandung, maka upaya untuk menjadikan ASN sebagai Bapak atau Ibu bagi anak Stunting akan dilaksanakan. 

“Kalau misalnya APBD kita sudah ketok palu ternyata tidak ada anggaran, saya meminta kesadaran kepada para ASN untuk menjadi bapak angkat memberikan gizi. Dengan memberikan makanan bergizi, terus memberikan uang Rp 50 ribu per bulan, misalkan. Tapi titik sasarannya jelas,” jelasnya.

Baca Juga:  Kota Bandung Kenalkan Stunting Lewat Gebyar Bandung Tangkas Tangkis Tengkes

Dadang melanjutkan, penanganan stunting di Kabupaten Bandung mesti menggunakan sistem kolaborasi. Adanya wacana ASN diangkat menjadi Bapak atau Ibu bagi anak stunting merupakan implementasi dari  wacana tersebut.

“Nah berapa bulan diberikan bantuan sebagai bapak angkatnya, maka nanti akan kelihatan peningkatan pengurangan stunting. Saya optimis kalau ini bisa dilakukan secara kolaborasi, bisa beres,” jelas dia.

Dadang mengklaim, persentase stunting di Kabupaten Bandung memiliki tren positif dan mengalami penurunan. Ia menargetkan, 2024 mendatang persentase stunting bisa ditekan mencapai 16 persen.

Baca Juga:  Pemkot Bandung Beri Layanan KB Gratis untuk Cegah Stunting

“Tahun 2021 itu 31 persen, dan data terakhir 2022 itu 25 persen. Trennya ini menurun, tentu ini positif, artinya sudah ada 6 persen yang menurun. Sementara target kita di tahun 2024 ini di angka 16 persen. Tetapi kalau pola ini diubah, saya optimis bisa terjadi penurunan minimal sekitar 10 persen. Kalau misalnya ini lebih fokus lagi, saya yakin bisa zero stunting,” jelasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ASN Jabar Cegah Stunting Kasus Stunting
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kebongkar Semua! Ini Alasan Logis Kenapa Peziarah Gunung Kawi Mendadak Kaya Raya

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos PKH BPNT Tahap 3 Juli 2026 Mulai Cair! Cek Nama Penerima Sekarang Pakai NIK KTP

Heboh Mantan Istri Singgung ‘Santet dan Perempuan Agresif’, Sindir Bupati Gowa dan Basri Kajang?

Sengketa Lucky Square Mall Memanas: Klaim Kepemilikan Tanah hingga Kejanggalan Lelang

Manipulasi Absensi Pakai Fake GPS, Ratusan ASN Pemkab Cirebon Terancam Sanksi Disiplin

Dinamika Pimpinan Kota Bandung Disorot, Erwan Setiawan: Jangan Korbankan Rakyat Demi Ego!

Terpopuler
  • Link Live Pagi Ini: Portugal vs Kroasia 32 Besar Piala Dunia 2026, Siapa Lolos?
  • Bagan Resmi 16 Besar Piala Dunia 2026: Peta Persaingan Fase Gugur Menuju Semifinal
  • Retaknya Panca Curiga di Tanah Purwakarta: Di Mana Batas ‘Heureuy’ Sunda Saat Tubuh Perempuan Jadi Bahan Jenaka?
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    Bansos Juli 2026 Cair! PKH, BPNT, PIP hingga Beras 20 Kg Masuk Tahap 3
  • Bansos
    Ada yang Cair Rp600 Ribu Sekaligus, Ini Daftar 5 Bansos Pemerintah yang Cair Juli 2026
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.