Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Link Video Viral TKW Taiwan: Jangan Asal Klik Jika Tak Ingin Data Dijarah!

Minggu, 24 Mei 2026 02:00 WIB

Viral Video ‘3 vs 1’ TKW Taiwan: Jebakan Link Phishing di Balik Konten Sensasional

Minggu, 24 Mei 2026 01:00 WIB
Persib Bandung

Persib Hattrick Juara, Mariano Peralta Jadi Pemain Terbaik: Inilah Daftar Lengkap Pemenang Musim 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 20:42 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Link Video Viral TKW Taiwan: Jangan Asal Klik Jika Tak Ingin Data Dijarah!
  • Viral Video ‘3 vs 1’ TKW Taiwan: Jebakan Link Phishing di Balik Konten Sensasional
  • Persib Hattrick Juara, Mariano Peralta Jadi Pemain Terbaik: Inilah Daftar Lengkap Pemenang Musim 2026
  • Viral Dugaan Penipuan WO Marwah: Ternyata Sudah Lama Makan Korban, Karyawan Pun Tak Digaji!
  • Drama Tanpa Gol di GBLA: Persib Bandung Resmi Juara, Hattrick Gelar Tercipta!
  • Ramai Dicari! Link Video Viral Guru Bahasa Inggris vs Murid Durasi Panjang, Isinya Mencengangkan!
  • Peringatan Keras di GBLA! Bawa Flare atau Mabuk, Hak Nonton Persib Hari Ini Langsung Dicabut
  • Selangkah Menuju Juara: Link Streaming Persib Bandung vs Persijap Jepara Sore Ini
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 24 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bupati Bandung Minta ASN Jadi Orang Tua Angkat untuk Cegah Kenaikan Stunting

By Putri Mutia RahmanSenin, 20 November 2023 20:26 WIB2 Mins Read
Foto/Ilustrasi Stunting. (Lihat Jambi)
ADVERTISEMENT

bukamata.id– Bupati Bandung Dadang Supriatna berencana  menjadikan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bandung sebagai Bapak atau Ibu angkat dari anak yang divonis Stunting.

Dadang menjelaskan, wacana tersebut akan dilaksanakan setelah data base terkait persentase anak stunting di Kabupaten sudah jelas.

“Ya nanti kita lihat jumlah dulu. Berapa jumlah keseluruhan, lokasinya dimana, apakah cukup jumlah ASN kita, misalnya,” ucapnya d di kegiatan Pelatihan Penurunan Stunting, Jatinangor, pada Senin (20/11/2023).

Adapun upaya penurunan persentase stunting di Kabupaten Bandung terus diupayakan. Salah satunya dengan menambah anggaran stunting pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2024.

Baca Juga:  Hindari Jebakan Ekonomi Digital, Istri ASN Jabar Ikuti Pelatihan Kerajinan Tangan

Dadang melanjutkan, jika anggaran dari APBD tidak mencukupi untuk menurunkan persentase stunting di Kabupaten Bandung, maka upaya untuk menjadikan ASN sebagai Bapak atau Ibu bagi anak Stunting akan dilaksanakan. 

“Kalau misalnya APBD kita sudah ketok palu ternyata tidak ada anggaran, saya meminta kesadaran kepada para ASN untuk menjadi bapak angkat memberikan gizi. Dengan memberikan makanan bergizi, terus memberikan uang Rp 50 ribu per bulan, misalkan. Tapi titik sasarannya jelas,” jelasnya.

Baca Juga:  Gubernur Jabar Terbitkan Surat Edaran tentang Netralitas ASN di Pemilu 2024

Dadang melanjutkan, penanganan stunting di Kabupaten Bandung mesti menggunakan sistem kolaborasi. Adanya wacana ASN diangkat menjadi Bapak atau Ibu bagi anak stunting merupakan implementasi dari  wacana tersebut.

“Nah berapa bulan diberikan bantuan sebagai bapak angkatnya, maka nanti akan kelihatan peningkatan pengurangan stunting. Saya optimis kalau ini bisa dilakukan secara kolaborasi, bisa beres,” jelas dia.

Dadang mengklaim, persentase stunting di Kabupaten Bandung memiliki tren positif dan mengalami penurunan. Ia menargetkan, 2024 mendatang persentase stunting bisa ditekan mencapai 16 persen.

Baca Juga:  Pemkot Tasikmalaya Targetkan Zero Stunting di Tahun 2024 

“Tahun 2021 itu 31 persen, dan data terakhir 2022 itu 25 persen. Trennya ini menurun, tentu ini positif, artinya sudah ada 6 persen yang menurun. Sementara target kita di tahun 2024 ini di angka 16 persen. Tetapi kalau pola ini diubah, saya optimis bisa terjadi penurunan minimal sekitar 10 persen. Kalau misalnya ini lebih fokus lagi, saya yakin bisa zero stunting,” jelasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ASN Jabar Cegah Stunting Kasus Stunting
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bandara Kertajati

Siap-siap Jemput Keluarga! Ini Jadwal Lengkap Kepulangan Haji 2026 Jabar di Bandara Kertajati

Persib Selangkah Lagi Hattrick Juara, Dedi Mulyadi Wanti-wanti Bobotoh Jaga Sikap

Kabupaten Bekasi

El Nino Mengintai Majalengka: Puluhan Desa Terancam Krisis Air Bersih dan Karhutla

Hadiah Fantastis Rp750 Juta Bagi Siapapun yang Temukan Buronan Kasus Paoman

Suarakan Kemanusiaan di Gaza, Kisah Keberanian Jurnalis Thoudy Badai Inspirasi Pihak Keluarga

Menelusuri Sosok Aman Yani, Mantan Bankir yang Dicari Dedi Mulyadi dengan Sayembara Rp750 Juta

Terpopuler
  • Link Video Viral TKW Taiwan 3 vs 1 yang Bikin Penasaran Hingga Banyak Ramai Diburu Netizen
  • Diduga Hina Bos Persib Umuh Muchtar, Pemilik Akun Facebook Ini Diburu Netizen!
  • Video Viral Guru Bahasa Inggris dan Murid Kembali Heboh, Link ‘Full 6 Menit’ Jadi Sorotan
  • Link ‘Guru Bahasa Inggris Viral’ Ramai Dicari, Pakar Ingatkan Bahaya Phishing dan Malware
  • Bikin Penasaran! Video Guru Bahasa Inggris vs Murid Ramai Dicari, Ini Fakta Sebenarnya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.