Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Link Video Viral TKW Taiwan: Jangan Asal Klik Jika Tak Ingin Data Dijarah!

Minggu, 24 Mei 2026 02:00 WIB

Viral Video ‘3 vs 1’ TKW Taiwan: Jebakan Link Phishing di Balik Konten Sensasional

Minggu, 24 Mei 2026 01:00 WIB
Persib Bandung

Persib Hattrick Juara, Mariano Peralta Jadi Pemain Terbaik: Inilah Daftar Lengkap Pemenang Musim 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 20:42 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Link Video Viral TKW Taiwan: Jangan Asal Klik Jika Tak Ingin Data Dijarah!
  • Viral Video ‘3 vs 1’ TKW Taiwan: Jebakan Link Phishing di Balik Konten Sensasional
  • Persib Hattrick Juara, Mariano Peralta Jadi Pemain Terbaik: Inilah Daftar Lengkap Pemenang Musim 2026
  • Viral Dugaan Penipuan WO Marwah: Ternyata Sudah Lama Makan Korban, Karyawan Pun Tak Digaji!
  • Drama Tanpa Gol di GBLA: Persib Bandung Resmi Juara, Hattrick Gelar Tercipta!
  • Ramai Dicari! Link Video Viral Guru Bahasa Inggris vs Murid Durasi Panjang, Isinya Mencengangkan!
  • Peringatan Keras di GBLA! Bawa Flare atau Mabuk, Hak Nonton Persib Hari Ini Langsung Dicabut
  • Selangkah Menuju Juara: Link Streaming Persib Bandung vs Persijap Jepara Sore Ini
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 24 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pemkot Tasikmalaya Targetkan Zero Stunting di Tahun 2024 

By Putri Mutia RahmanSabtu, 13 Januari 2024 19:49 WIB2 Mins Read
Stunting. (Foto: rsudmangusada)
ADVERTISEMENT

bukamata.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya, Jawa Barat, terus berusaha menurunkan angka dengan target zero di tahun 2024 stunting melalui program satu aparatur sipil negara (ASN) satu anak stunting di 69 kelurahan tersebar di 10 kecamatan.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Suryaningsih, mengatakan  gerakan yang dilakukan melalui program satu ASN satu anak tujuannya untuk menurunkan angka stunting yang masih tersisa dan semua unsur seperti Dinas Sosial, Keluarga Berencana (KB), Baznas, Babinsa, Polsek agnia dan Posyandu harus terlibat.

“Dalam mengentaskan angka stunting di Kota Tasikmalaya yang dilakukan melalui gerakan satu ASN satu anak stunting dan semua elemen masyarakat termasuk pemberian makan tambahan (PMT) yang diberikannya. Pemberian makanan pada anak harus berimbang seperti masak sayur sop, nasi, telur, daging, bubur kacang ijo, susu dan jeruk supaya berat badan bertambah serta tinggi badan juga meningkat,” jelasnya, Sabtu (13/1) dikutip dari Metro Tv News.

Ia juga mengatakan, angka stunting di wilayahnya mulai mengalami penurunan secara bertahap setelah dilakukan gerakan melalui program satu aparatur sipil negara (ASN) satu anak. Namun gerakan yang dilakukan harus ditangani supaya penanganan anak stunting kembali normal seperti biasa.

Baca Juga:  Hari Gizi Nasional, Pemkot Bandung Berikan Vitamin A untuk Cegah Stunting pada Balita

Berdasarkan data tahun lalu angka stunting mencapai 5.800 dan sekarang data terakhir 4.767 atau 10,75 persen dan tinggal 4,6 persen dituntaskan.

“Alhamdulillah, program one ASN one anak stunting di Kota Tasikmalaya sudah 691 anak dalam kondisi sudah normal seperti biasa tapi mereka tetap harus dibantu terutama dalam asupan gizi supaya tidak stunting lagi. Akan tetapi, untuk sisanya masih terus dilakukan agar mereka sembuh dari stunting dan paling utama tetap asupan gizi termasuk orang tuanya,” katanya.

Baca Juga:  Bupati Bandung Minta ASN Jadi Orang Tua Angkat untuk Cegah Kenaikan Stunting

Suryaningsih berharap, anak stunting di Tasikmalaya bisa normal kembali dengan adanya program satu ASN satu anak stunting. Meskipun beberapa anak masih terkendala dengan penyakit bawaan (komorbit).

“Mudah-mudahan tahun ini anak stunting bisa normal lagi dan bisa new zero di wilayah Kota Tasikmalaya. Akan tetapi, program satu ASN satu anak masih terdapat kendala terutama ketika anak balita stunting memiliki penyakit bawaan (komorbit) misalnya TB tapi mereka semuanya akan dituntaskan melalui gerakan satu ASN satu anak,” jelasnya.

Baca Juga:  Hari Gizi Nasional, Pemkot Bandung Berikan Vitamin A untuk Cegah Stunting pada Balita

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Cegah Stunting Pemkot Tasikmalaya
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bandara Kertajati

Siap-siap Jemput Keluarga! Ini Jadwal Lengkap Kepulangan Haji 2026 Jabar di Bandara Kertajati

Persib Selangkah Lagi Hattrick Juara, Dedi Mulyadi Wanti-wanti Bobotoh Jaga Sikap

Kabupaten Bekasi

El Nino Mengintai Majalengka: Puluhan Desa Terancam Krisis Air Bersih dan Karhutla

Hadiah Fantastis Rp750 Juta Bagi Siapapun yang Temukan Buronan Kasus Paoman

Suarakan Kemanusiaan di Gaza, Kisah Keberanian Jurnalis Thoudy Badai Inspirasi Pihak Keluarga

Menelusuri Sosok Aman Yani, Mantan Bankir yang Dicari Dedi Mulyadi dengan Sayembara Rp750 Juta

Terpopuler
  • Link Video Viral TKW Taiwan 3 vs 1 yang Bikin Penasaran Hingga Banyak Ramai Diburu Netizen
  • Diduga Hina Bos Persib Umuh Muchtar, Pemilik Akun Facebook Ini Diburu Netizen!
  • Video Viral Guru Bahasa Inggris dan Murid Kembali Heboh, Link ‘Full 6 Menit’ Jadi Sorotan
  • Link ‘Guru Bahasa Inggris Viral’ Ramai Dicari, Pakar Ingatkan Bahaya Phishing dan Malware
  • Bikin Penasaran! Video Guru Bahasa Inggris vs Murid Ramai Dicari, Ini Fakta Sebenarnya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.