Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Janji Penguatan UMKM Dipertanyakan di Tengah Masifnya Penertiban PKL Kota Bandung

Senin, 24 Agustus 2026 10:22 WIB

Aturan Tak Melarang Tapi Calon Kadet Dipaksa Lepas Hijab? Teka-Teki Polemik Seragam di Unhan

Senin, 24 Agustus 2026 10:11 WIB

Lepas Saat Dijemur, Pitbull Ngamuk Serang Anak 9 Tahun di Arjasari Bandung

Senin, 24 Agustus 2026 09:40 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Janji Penguatan UMKM Dipertanyakan di Tengah Masifnya Penertiban PKL Kota Bandung
  • Aturan Tak Melarang Tapi Calon Kadet Dipaksa Lepas Hijab? Teka-Teki Polemik Seragam di Unhan
  • Lepas Saat Dijemur, Pitbull Ngamuk Serang Anak 9 Tahun di Arjasari Bandung
  • Banjir Item Gratis! Deretan Kode Redeem Free Fire Terbaru Hari Ini 24 Agustus 2026
  • Harga Emas Antam Hari Ini 24 Agustus 2026 Stabil, 1 Gram Tembus Rp2,78 Juta di Pegadaian
  • Loyalis Fanatik Mulai Tergerus, Warga Makin Berani Kritik Dedi Mulyadi!
  • BPNT Agustus 2026 Cair Rp600 Ribu? Cek Jadwal dan Status Penerima Pakai NIK KTP
  • GBLA Disimpan untuk Liga, Persib Pilih Si Jalak Harupat Kontra Manila Digger di ACL Two
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 24 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bupati Garut Ungkap Penyebab Insiden Tiga Warga Tewas di Pernikahan Anak Gubernur Jabar

By Aga GustianaSabtu, 19 Juli 2025 08:19 WIB3 Mins Read
Tragedi di pernikahan Wabup Garut-Maula
Tragedi di pernikahan Wabup Garut-Maula. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pesta rakyat dalam rangka pernikahan Maula Akbar Mulyadi, putra Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Wakil Bupati Garut Putri Karlina, harus dihentikan sementara menyusul insiden memilukan yang merenggut tiga nyawa dan melukai puluhan lainnya. Kerumunan besar yang memadati acara menyebabkan kekacauan hingga menyebabkan kekurangan oksigen di tengah kepadatan massa.

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin, didampingi Kapolres Garut, mengumumkan penundaan seluruh rangkaian kegiatan lanjutan pesta rakyat, termasuk acara makan gratis yang sebelumnya dijadwalkan.

“Untuk rangkaian (pesta rakyat, makan gratis) kami tadi bersama-sama memutuskan bahwa kegiatan lanjutan itu ditunda atau ditiadakan,” ungkap Syakur saat konferensi pers, Jumat (18/7/2025).

Menurut Syakur, insiden yang terjadi menewaskan tiga orang, di antaranya seorang anak-anak, seorang lansia, dan seorang petugas kepolisian. Salah satu korban yang gugur adalah Bripka Cecep, yang saat itu sedang bertugas mengamankan lokasi.

Baca Juga:  Garut dan Duka di Tengah Pesta: Ketika Euforia Berujung Tragedi

“Jadi kami sampaikan keprihatinan dan belasungkawa sedalam-dalamnya,” ucapnya dengan nada duka.

Dari data yang dihimpun, sebanyak 26 warga mengalami pingsan akibat situasi berdesakan dalam acara yang digelar terbuka untuk umum tersebut. Tiga orang di antaranya dinyatakan meninggal dunia di lokasi.

“Ada 26 orang yang menjadi korban, dan dari 26 itu ada 3 yang wafat di tempat, dan sisanya itu ada yang sudah pulang ke rumah masing-masing, ada yang dirawat,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Garut menyatakan siap menanggung seluruh biaya perawatan para korban. Meski insiden ini memakan korban jiwa, Syakur memastikan belum akan menetapkan kejadian ini sebagai kejadian luar biasa.

Baca Juga:  Tiga Orang Tewas di Acara Pernikahan Anak Dedi Mulyadi, Izin Keramaian Dievaluasi

“Informasi kami terima itu karena kekurangan oksigen karena berdesak-desakan, ada anak kecil juga ibu-ibu yang umurnya 61 tahun. Kalau yang petugas (polisi) tadi, berjaga di depan, terdorong dan jatuh, sampai kemudian terinjak-injak,” jelasnya.

Bupati menilai besarnya antusiasme masyarakat yang hadir di luar perkiraan menjadi salah satu penyebab utama kericuhan. Ribuan warga datang secara bersamaan untuk mengikuti pesta rakyat, menciptakan kepadatan yang sulit dikendalikan.

Sebanyak 29 personel pengamanan dikerahkan untuk mengawal jalannya acara. Namun, kepadatan yang tidak sebanding dengan kapasitas pengamanan membuat situasi cepat memburuk.

Terkait pertanggungjawaban atas insiden ini, pihak Pemkab Garut masih melakukan penelusuran lebih lanjut.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Tak Tahu Ada Pesta Rakyat di Syukuran Pernikahan Maula-Putri

“Dari eksternal, bagian dari rangkaian kegiatan resepsi. (Pertanggungjawaban) Nanti kita tanyakan,” ujar Syakur.

Ia juga menyebut sudah berkomunikasi langsung dengan kedua mempelai dan pihak keluarga. Rasa duka mendalam turut disampaikan oleh pasangan pengantin dan keluarga besar mereka.

“Ya beliau menyampaikan keprihatinan mendalam. Nah ini, Bu Wakil sangat sedih sekali. Tadi juga kami undang, tapi bisa bayangkan lah. Kami segera memutuskan diambil alih Kabupaten Garut, kemudian juga kegiatan selanjutnya kita tunda,” tutup Syakur.

Pemerintah Kabupaten Garut berencana melakukan evaluasi menyeluruh terkait pelaksanaan acara massal ke depan. Soal kemungkinan sanksi terhadap penyelenggara, Syakur menegaskan hal tersebut bukan menjadi kewenangannya secara langsung.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

tragedi garut
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Janji Penguatan UMKM Dipertanyakan di Tengah Masifnya Penertiban PKL Kota Bandung

Aturan Tak Melarang Tapi Calon Kadet Dipaksa Lepas Hijab? Teka-Teki Polemik Seragam di Unhan

Lepas Saat Dijemur, Pitbull Ngamuk Serang Anak 9 Tahun di Arjasari Bandung

Loyalis Fanatik Mulai Tergerus, Warga Makin Berani Kritik Dedi Mulyadi!

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

BPNT Agustus 2026 Cair Rp600 Ribu? Cek Jadwal dan Status Penerima Pakai NIK KTP

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

NIK KTP Bisa Dicek! Begini Cara Cek Bansos Agustus 2026 lewat Situs Resmi Kemensos

Terpopuler
  • Deretan Kode Redeem FF 19 Agustus 2026: Amankan Evolution Stone dan Skin Spesial Kemerdekaan!
  • Mengenang 50 Tahun Kebersamaan, Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung
  • Garena Free Fire
    Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
  • Jabar Masih Dibelit Masalah, Kehadiran Dedi Mulyadi di NTT Dinilai Tak Urgent
  • Inikah Tahun Terparah? 1.487 Titik Api Kepung Kalimantan, Jeritan Warga di Bawah Langit Merah!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.